← Beranda
Prediksi Starting Line-up Barcelona vs PSG: Lamine Yamal Siap Kembali Jadi Starter
Bramasta JPRabu, 1 Oktober 2025 | 15.50 WIB
Lamine Yamal kembali ke susunan utama skuad Barcelona. (Josep Lago/AFP)

JawaPos.com–Ujian besar pertama Barcelona di Liga Champions untuk musim 2025/2026 datang di pekan kedua fase liga. Barca menantang juara bertahan kompetisi Si Kuping Besar ini, Paris Saint-Germain pada Kamis (2/10) dini hari WIB.

Luka mendalam masih terasa sejak PSG menyingkirkan Barcelona di perempat final dua tahun lalu, dalam pertandingan yang menandai pertama kalinya Luis Enrique memimpin pertandingan melawan mantan klubnya.

Di tahun ini dan memberi dunia kesempatan untuk menyaksikan pertandingan yang dikira banyak orang akan menjadi final Liga Champions musim lalu sebelum Blaugrana tumbang dari Inter Milan.

Hansi Flick ingin menghindari nasib serupa dengan modal kemenangan tandang 2–1 atas Newcastle United pada pertandingan pembuka, sebuah kesuksesan yang terinspirasi oleh brace Marcus Rashford.

PSG tidak diperkuat sejumlah pemain kunci untuk pertandingan ini, termasuk peraih Ballon d’Or 2025, Ousmane Dembele, sehingga Barcelona setidaknya juga memiliki kesempatan untuk memanfaatkan momentum.

Tetapi, Barca juga bakal tidak diperkuat Raphinha, Gavi, Fermin Lopez, serta Joan Garcia karena masih menjadi pasian tetap ruang perawatan. Meski begitu Blaugrana mendapat angin segar dengan kembalinya sang wonderkid, Lamine Yamal.

Runner-up Ballon d’Or ini bakal siap kembali mengisi satu posisi utama di skuad Flick setelah beberapa pekan lalu harus absen karena masalah di pangkal paha, termasuk di pertandingan pertama kompetisi Eropa.

Yamal akan ambil alih peran Raphinha sebagai motor serangan Blaugrana dari sisi kanan. Berikut prediksi starting line-up Barcelona asuhan Flick dengan formasi klasik yang biasa digunakan 4-2-3-1 yang akan mengandalkan sang wonderkid dan Marcus Rashford dari sayap.

Wojciech Szczesny (Penjaga Gawang)

Pemain veteran ini akan menggantikan posisi Joan Garcia yang baru saja menjalani operasi meniscus lutut kirinya, dengan Marc-Andre ter Stegen juga absen panjang hingga pertengahan musim mendatang.

Oleh karena itu, Szczesny yang musim lalu menjadi kiper utama, akan kembali memperelok rekor impresif bersama Barca, hanya kalah dua kali dalam 31 penampilan sebagai starter di bawah mistar..

Jules Kounde (Bek Kanan)

Baru-baru ini, Kounde telah bersuara mengkritik rekan satu timnya karena kurangnya intensitas saat menang 2–1 melawan Real Sociedad. Meski meraih kejayaan menurut bek sayap asal Prancis ini penampilan timnya tak seperti biasa mereka tampilkan.

Dalam pertandingan melawan PSG ini, Kounde akan merayakan caps ke-150 untuk tim asal Catalunya ini setelah mencetak gol kedelapannya untuk klub dalam pertandingan sebelumnya lewat sundulan terarahnya.

Eric Garcia (Bek Tengah)

Garcia tampil gemilang di awal musim, bahkan Flick memainkannya di seluruh posisi lini belakang dari kanan, kiri, hingga tempat terbaiknya sebagai bek tengah. Kemampuannya dalam mengolah bola dan bertahan telah berkembang pesat.

Sejak kepergian Inigo Martinez ke Arab Saudi, menjadikannya dapat meningkatkan perannya secara eksponensial di musim ini. Selain itu, kepercayaan yang mahal diberikan Flick, dibayar tuntas oleh pemain lulusan akademi Manchester City ini.

Pau Cubarsi (Bek Tengah)

Cubarsi telah diistirahatkan di malam melawan Real Sociedad dan seharusnya memiliki banyak tenaga untuk melawan PSG yang tangguh selama 90 menit lamanya. Tetapi Les Parisiens bakal tampil tanpa Dembele Desire Doue, dan Kvicha Kvaratskhelia.

Itu bukan berarti ujian Cubarsi akan terlihat ringan. PSG masih memiliki bintang-bintang lain di lini depan. Goncalo Ramos dan Bradley Barcola bisa jadi ancaman berarti bagi bek berusia 18 tahun ini jika kehilangan fokus.

Gerard Martin (Bek Kiri)

Alejandro Balde hampir pulih sepenuhnya, tetapi Gerard Martin telah membuktikan bahwa ia lebih dari mampu menjaga posisinya di kedalaman sayap kiri Barca untuk memperkuat pertahanan.

Martin akan mencatatkan penampilan keenamnya secara berturut-turut, rekor terpanjang dalam kariernya bersama klub sejak naiknya nama pemain berusia 23 tahun ini ke dalam tim senior.

Frenkie de Jong (Gelandang Tengah)

De Jong tampil sensasional dalam beberapa pertandingan terakhir dan berharap dapat mempertahankan level tersebut melawan salah satu tim dengan trio gelandang terbaik di dunia, Vitinha, Joao Neves, dan Fabian Ruiz.

Ketika pemain Belanda ini dan Pedri berada di gelombang yang sama untuk memainkan tempo permainan di lini tengah, Barcelona hampir mustahil dihentikan dalam menguasai dan memainkan bola.

Pedri (Gelandang Tengah)

Tidak berlebihan jika dikatakan Pedri telah menjadi salah satu pemain terbaik dunia sejak awal musim ini. Sang maestro lini tengah berhasil meredam trio gelandang Newcastle yang mengintimidasi di Eropa terakhir kali dengan mudah.

Harapan bahwa Pedri akan dapat mengulanginya saat melawan trio lini tengah PSG akan menjadi sorotan. Perbandingannya dengan Vitinha akan terjawab semua dalam duel kali ini sebagai pengatur irama permaiann masing-masing tim.

Lamine Yamal (Sayap Kanan)

Pemain nomor 10 Barcelona kembali dari cedera setelah absen sebulan dan hanya butuh satu menit untuk mencatatkan asis ketiganya musim ini ketika membantu Blaugrana mencetak gol kemenangan lewat kepala Robert Lewandowski.

Runner-up Ballon d’Or ini akan bersemangat untuk membuktikan mengapa banyak yang menganggapnya sebagai pemain terbaik dunia melawan sang juara Eropa. Sayangnya, Yamal tak bisa berjumpa dengan sang pemenang penghargaan tersebut, Dembele karena cedera.

Dani Olmo (Gelandang Serang)

Olmo telah menjadi semacam teka-teki di awal musimnya bersama Blaugrana, mampu menciptakan momen-momen magis sekaligus seringkali menunjukkan performa yang tidak konsisten di suatu pertandingan.

Flick telah mengonfirmasi bahwa ia akan menjadi starter Kamis (2/10) dini hari mengingat cederanya Fermin Lopez dan Raphinha dan Barcelona membutuhkannya untuk menemukan form terbaiknya.

Marcus Rashford (Sayap Kiri)

Rashford telah terlibat dalam lima gol dalam jumlah yang sama sejak kompetisi klub dilanjutkan setelah jeda internasional bulan September. Pemain internasional Inggris ini mulai menemukan performa terbaiknya.

Dua golnya membawa Barcelona meraih tiga poin penuh dalam debut mereka di Liga Champions melawan Newcastle. Penampilan tersebut mendapat pujian banyak orang termasuk mantan rekan setimnaya di Manchester United. Pendukung Blaugrana akan sangat menantikan pengulangan itu.

Robert Lewandowski (Striker)

Lewandowski kini berada di posisi ke-20 dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barca. Ia telah mencetak dua gol penentu kemenangan dalam sepekan terakhir dan memimpin tim sebagai topskor dengan empat gol musim ini, meski menjadi pemain pengganti.

Jika pada pertandingan ini memang striker Polandia ini menjadi starter, maka ini adalah yang keempat dari tujuh laga di semua kompetisi yang telah ia jalani. Ferran Torres berpotensi mengancam posisinya jika gagal memberi yang terbaik di lapangan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah