← Beranda
4 Fakta Pertandingan Real Madrid Kontra Kairat Almaty Kazakhstan dalam Liga Champions 2025/26
Risma Azzah FatinRabu, 1 Oktober 2025 | 03.53 WIB
Skuad tim Real Madrid (Instagram @realmadrid)

JawaPos.com - Real Madrid akan menjalani laga menantang di Liga Champions melawan Kairat Almaty, tim debutan asal Kazakhstan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pusat Almaty ini sarat dengan tantangan, mulai dari kondisi perjalanan jauh hingga masalah cedera pemain.

Berikut 4 hal penting yang harus diketahui menjelang duel bersejarah antara Real Madrid berhadapan dengan Kairat Almaty Kazakhstan, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (30/9)

Baca Juga: Banyak Bek Cedera, Xabi Alonso Andalkan Pemain Muda Castilla di Tim Utama Real Madrid

  1. Perjalanan Panjang dan Jadwal Padat

Real Madrid harus menempuh perjalanan hampir 7.000 kilometer menuju Almaty untuk menghadapi Kairat. Kondisi ini menjadi tidak ideal karena Los Blancos juga harus bersiap melawan Atlético Madrid dan Villarreal di LaLiga.

Kekalahan telak 5-2 dari Atlético Madrid di derby menambah beban mental skuad asuhan Xabi Alonso. Oleh karena itu, laga ini menjadi ujian karakter bagi Real Madrid di tengah jadwal padat.

Baca Juga: Ujian Real Madrid Saat Bertandang ke Markas Kairat Almaty di Liga Champions

  1. Masalah Cedera di Lini Pertahanan

Cedera pemain menjadi masalah besar bagi Real Madrid dengan absennya Carvajal, Alexander-Arnold, Rüdiger, Militão, dan Mendy. Kondisi tersebut memaksa Alonso mencari solusi darurat, termasuk opsi memainkan Fede Valverde di posisi bek kanan.

Namun, Valverde menolak peran tersebut dan membuka peluang bagi pemain akademi David Jiménez. Keputusan ini menjadi krusial untuk menjaga kestabilan pertahanan dalam laga tandang yang sulit.

  1. Rotasi di Lini Depan

Di lini serang, Rodrygo diperkirakan akan turun sejak awal untuk memberi waktu istirahat bagi Vinícius Jr. Jude Bellingham kemungkinan tetap menjadi starter demi mengembalikan ritme permainan usai tampil kurang maksimal di derby.

Real Madrid membutuhkan kreativitas lini tengah sekaligus efektivitas di depan gawang. Rotasi ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim dalam laga penting Eropa.

  1. Lawan Debutan dengan Potensi Kejutan

Bagi Kairat Almaty, pertandingan ini adalah yang terbesar dalam sejarah klub setelah menyingkirkan Celtic. Mereka sebelumnya kalah 4-1 dari Sporting Lisbon, tetapi kini diuntungkan dengan waktu istirahat penuh dan dukungan suporter.

Pemain muda Dastán Satpáyev, dijuluki ‘Kazakh Lamine’, menjadi sorotan setelah mencetak sepuluh gol di liga domestik pada usia 17 tahun. Meski begitu, mereka menghadapi tantangan di posisi kiper dengan Kalmurza yang baru berusia 18 tahun.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho