← Beranda
Ujian Real Madrid Saat Bertandang ke Markas Kairat Almaty di Liga Champions
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 1 Oktober 2025 | 03.29 WIB
Ujian Real Madrid Saat Bertandang ke Markas Kairat Almaty di Liga Champions

JawaPos.com - Pertemuan Real Madrid dengan Kairat Almaty di Liga Champions diprediksi menjadi salah satu laga tersulit musim ini. 

Bukan hanya soal kualitas lawan, tetapi juga karena berbagai kondisi unik yang menyertai pertandingan tersebut.

Seperti dilaporkan MARCA, Los Blancos harus menghadapi tantangan perjalanan jauh, kelelahan, hingga penyesuaian situasi yang tidak biasa. 

Baca Juga: Bayern Munich Berusaha Yakinkan Upamecano Perpanjang Kontrak di Tengah Minat Real Madrid

Semua datang di momen ketika tim tengah mencari cara untuk bangkit usai kekalahan di derby melawan Atletico Madrid.

Perjalanan menuju Kazakhstan menjadi ujian pertama. Dengan penerbangan carter delapan jam, plus bagi suporter yang transit bisa memakan waktu 12 hingga 24 jam, rasa lelah jelas tak terhindarkan. 

Selain itu, perbedaan waktu tiga jam juga mengganggu ritme latihan dan pemulihan pemain.

Baca Juga: Lupakan Pembantaian di Derbi Madrid! Xabi Alonso Minta Real Madrid Fokus Liga Champions

Xabi Alonso bersama staf pelatih telah berusaha mengatur jadwal sebaik mungkin agar para pemain tetap berada dalam kondisi optimal. Iklim dan geografi Almaty menambah tantangan. 

Meski suhunya sekitar 15°C, udara kering serta lokasi kota yang berada di dataran tinggi membuat adaptasi fisik semakin penting.

Awalnya Alonso sempat berencana mengistirahatkan beberapa pemain inti untuk menjaga beban fisik. Namun, kekalahan di derby membuat keputusan berubah. 

Ditambah absennya Eder Militao dan Dani Carvajal, akhirnya seluruh pemain yang tersedia tetap dibawa ke Kazakhstan, karena setiap opsi bisa sangat berharga.

Kondisi ruang ganti tetap tenang. Apa yang tadinya dipandang sebagai laga fase grup biasa kini berubah menjadi kesempatan pembuktian. 

Bagi Madrid, kemenangan di tengah perjalanan panjang dan situasi menantang akan menjadi pesan penting: mereka tetap tangguh dan siap mengingatkan Eropa akan reputasi besarnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho