JawaPos.com - Fatih Karagumruk harus menerima kenyataan pahit setelah kalah tipis 3-4 dari tamunya Trabzonspor pada pekan ketujuh Turki Super League. Pertandingan penuh drama ini digelar di Ataturk Olympic Stadium, Minggu (28/9/2025).
Pertandingan ini berlangsung menegangkan hingga menit akhir, terutama ketika David Fofana berhasil mencetak dua gol cepat hanya dalam waktu satu menit di masa perpanjangan waktu.
Trabzonspor tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Mereka bahkan membuka keunggulan lebih dulu lewat Felipe Augusto pada menit ke-19.
Tekanan dari tim tamu membuat lini belakang Karagumruk kewalahan, dan situasi tersebut kembali berbuah gol pada menit ke-35 melalui striker E Onuachu. Pemain asal Nigeria itu bahkan menggandakan koleksinya di babak pertama lewat eksekusi penalti pada menit ke-45+8.
Karagumruk sendiri tak tinggal diam. Tim tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan lewat T Cukur pada menit ke-28. Gol tersebut membuat asa mereka tetap menyala, meski tertinggal 1-3 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih terbuka. Trabzonspor kembali menambah gol melalui D Sikan pada menit ke-88.
Skor menjadi 4-1, dan banyak yang mengira laga sudah berakhir dengan skor telak. Namun, drama sebenarnya baru terjadi di pengujung pertandingan.
David Fofana, penyerang muda yang dipinjam dari Chelsea, menjadi momok menakutkan bagi Trabzonspor.
Dalam kurun waktu hanya satu menit, tepatnya pada menit ke-90+1 dan 90+2, ia sukses menggetarkan gawang Andre Onana sebanyak dua kali.
Aksi brilian Fofana itu membuat skor berubah menjadi 3-4 dan sempat memberi harapan besar bagi Karagumruk untuk mengamankan 1 poin di kandang.
Meski begitu, tidak cukup waktu bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan. Trabzonspor akhirnya pulang dengan tiga poin penting, sementara Karagumruk harus menelan kekalahan menyakitkan di depan pendukung sendiri.
Onana Kebobolan, Tapi Raih Rating Cukup Baik
Salah satu sorotan di laga ini tentu tertuju pada Andre Onana. Kiper yang dipinjam dari Manchester United itu kebobolan tiga gol, termasuk dua kali hanya dalam hitungan detik oleh Fofana.
Kendati demikian, menurut catatan FotMob, Onana masih mencatat rating cukup baik, yakni 6.8. Penilaian tersebut menandakan ia tetap melakukan beberapa penyelamatan penting yang membantu Trabzonspor bertahan dari tekanan Karagumruk.
Kemenangan tipis ini mengangkat posisi Trabzonspor ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Turki. Mereka kini mengoleksi 14 poin hasil dari 4 kali menang, 2 kali imbang, dan sekali kalah.
Hasil ini menjaga tren positif Trabzonspor dalam persaingan papan atas dan membuat mereka terus menempel ketat dua tim di atasnya, Galasataray dan Feberbache.
Bagi Fatih Karagumruk, kekalahan ini tentu mengecewakan. Meski mampu menunjukkan semangat juang hingga menit akhir, lemahnya konsentrasi di lini pertahanan membuat mereka gagal meraih poin saat ini mereka tertahan di peringkat ke 17 dengan 3 poin hasil dari 1 kali menang dan 6 kali kalah.
Namun, performa David Fofana menjadi catatan positif, karena kecepatan dan ketajamannya bisa menjadi senjata utama bagi tim di pertandingan berikutnya.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Liga Turki masih menyimpan banyak kejutan. Gol-gol cepat, drama di menit akhir, hingga performa individu para pemain membuat persaingan semakin menarik untuk diikuti.