← Beranda
Reaksi Kapten Real Madrid Setelah Kekalahan Telak dari Atletico: “Kami Hancur”
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 28 September 2025 | 22.20 WIB
Reaksi Kapten Real Madrid Setelah Kekalahan Telak dari Atletico: “Kami Hancur”

JawaPos.com - Dani Carvajal tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Real Madrid dipermalukan 5-2 oleh Atletico Madrid. 

Dalam wawancara bersama MARCA pascalaga di pinggir lapangan, sang kapten Los Blancos menyampaikan komentar jujur yang menggambarkan betapa beratnya kekalahan di derby ibu kota tersebut.

Carvajal, yang menjadi salah satu pemain senior dengan pengalaman panjang di klub, mengaku kehabisan kata-kata ketika diminta menilai penampilan timnya. 

Baca Juga: 3 Alternatif William Saliba yang Bisa Dipertimbangkan Real Madrid

Ia menegaskan bahwa Real Madrid benar-benar hancur, dan tak banyak kalimat penghibur yang bisa menggambarkan perasaan skuad usai pertandingan.

Padahal, sebelum laga ini, Real Madrid sedang melaju sempurna dengan tujuh kemenangan beruntun. Namun, di Riyadh Air Metropolitano, semua terlihat berbeda. 

Atletico tampil jauh lebih agresif, mendominasi permainan, dan sukses mengekspos kelemahan pertahanan Madrid. Situasi makin runyam karena Eder Militao harus ditarik keluar lebih awal akibat cedera pergelangan kaki, membuat lubang semakin besar di lini belakang.

Baca Juga: Keputusan Mainkan Bellingham Jadi Starter Dinilai Blunder, Begini Reaksi Xabi Alonso Usai Kekalahan Real Madrid

Carvajal menilai kekalahan ini bisa menjadi pelajaran penting. Ia menekankan bahwa sepak bola bukan hanya soal perhitungan angka atau permainan indah, melainkan juga tentang menghadapi kenyataan. 

Menurutnya, kekalahan seperti ini harus diubah menjadi motivasi positif agar tim bisa bangkit. 

“Pujian memang menyenangkan, tapi terkadang justru membuat kita lengah. Hari ini, kami diberi tamparan bahwa tim masih dalam proses pembangunan, dan ada banyak hal yang harus diperbaiki. Atletico memang tampil lebih baik, dan kami harus belajar serta bekerja lebih keras,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam kompetisi sekeras La Liga, tak ada jaminan untuk menang di setiap pertandingan. Jika tidak tampil dengan intensitas penuh, kata Carvajal, siapa pun bisa kalah. 

“Anda tidak bisa mengira akan memenangkan segalanya. Lawan di liga ini sangat tangguh. Jika tidak bermain 100 persen di setiap lini, kekalahan bisa datang kapan saja,” tegasnya.

Selain membahas performa tim, Carvajal juga menyinggung beberapa keputusan wasit. Ia mengklaim sempat dilanggar Nico Gonzalez, yang menurutnya seharusnya diganjar hukuman lebih berat. 

“Saya belum menonton rekamannya, tapi bekas sepatu di kaki saya jelas terlihat,” ujarnya. 

Ia pun menyoroti insiden Alexander Sorloth yang merayakan gol bersama penonton tanpa menerima kartu kuning kedua. 

“Kami diberitahu bahwa selebrasi ke tribun berisiko memicu lonjakan penonton, tapi tadi mereka bilang tidak ada bahaya. Entah kenapa penjelasan itu berbeda dengan aturan yang sebelumnya disampaikan,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah Real Madrid kalah karena intensitas, Carvajal tak menolak. Ia mengakui Atletico tampil lebih percaya diri, sementara Madrid gagal meningkatkan tempo seperti instruksi pelatih. Itu, menurutnya, menjadi salah satu faktor kunci yang membuat tim kehilangan kendali permainan.

Meski kecewa, sang kapten berusaha menutup dengan nada optimistis. Ia menyebut perannya kini adalah menjaga semangat tim di ruang ganti menjelang periode padat di bulan Oktober. 

“Besok matahari akan terbit, dan kami akan bekerja keras lagi. Biarlah kekalahan ini menyakiti kami, tapi rasa sakit itu harus kami simpan untuk membangkitkan keberanian,” pungkasnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho