← Beranda
Gagal Raih Ballon d’Or 2025, Laporta Tetap Dukung Lamine Yamal: Ini Akan Jadi Motivasi
M Shofyan Dwi KurniawanRabu, 24 September 2025 | 23.39 WIB
Gagal Raih Ballon d’Or 2025, Laporta Tetap Dukung Lamine Yamal: Ini Akan Jadi Motivasi

JawaPos.com - Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, tampil penuh senyum saat menghadiri malam penghargaan Ballon d’Or 2025 di Paris. 

Meski Lamine Yamal gagal merebut trofi utama, Barca tetap pulang dengan catatan membanggakan: tiga dari empat penghargaan besar jatuh ke tangan pemain mereka. 

Aitana Bonmatí kembali membuktikan dominasinya dengan meraih Ballon d’Or Wanita, sementara Lamine Yamal dan Vicky López sama-sama dinobatkan sebagai peraih Trofi Kopa untuk kategori putra dan putri.

Bagi Lamine, ini merupakan gelar Kopa kedua secara beruntun, setelah sebelumnya ia juga meraihnya pada 2024. 

Baca Juga: Neymar Heran dengan Peringkat Raphinha di Ballon d’Or 2025

Bahkan, pemain berusia 18 tahun itu berhasil finis di posisi kedua dalam daftar Ballon d’Or, tepat di belakang mantan rekannya, Ousmane Dembélé, yang akhirnya keluar sebagai pemenang.

Laporta Bangga

Usai acara, Laporta berbicara kepada media dengan penuh kebanggaan. Ia menyampaikan betapa istimewanya pencapaian para pemain Barcelona. 

“Kopa kedua Lamine adalah sesuatu yang luar biasa. Saya juga sangat bahagia untuk Aitana. Saat dia naik ke panggung, pidatonya benar-benar menyentuh hati—ia berbicara tentang keluarga, klub, hingga kesetaraan. Itu semua menjadi alasan yang terus memotivasinya untuk berkembang,” ujar sang presiden.

Meski Yamal gagal menggondol Ballon d’Or, Laporta tetap menekankan betapa besar arti keberhasilan menjadi finalis di usia muda. 

“Tidak ada yang punya dua Trofi Kopa. Saya yakin Lamine akan bersaing merebut Ballon d’Or di masa depan. Suasananya tadi begitu emosional—di teater banyak yang meneriakkan nama ‘Ousmane’, tapi kami dari Barcelona membalas dengan ‘Lamine’. Hal ini justru akan jadi motivasi,” tambahnya.

Baca Juga: Nobar Meriah di Evreux FC, Ousmane Dembélé Raih Ballon d’Or 2025 dan Bikin Akademi Bangga

Harapan di Masa Depan

Laporta juga menyinggung soal faktor penting yang membuat Dembele unggul, yakni keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions. Namun, ia optimis waktu akan membuktikan kualitas Lamine. 

“Kami memasukkan beberapa pemain dalam nominasi—Raphinha, Lamine, hingga Pedri. Pada akhirnya Lamine yang jadi finalis bersama Dembele. Memang Liga Champions memberi pengaruh besar. Tapi saya percaya, dengan dua trofi Kopa yang sudah diraih, waktunya akan tiba. Lamine punya kualitas luar biasa,” tegasnya.

Soal target klub musim ini, Laporta menyampaikan bahwa fokus Barcelona tetap pada kerja keras. 

“Tujuannya sederhana: bekerja, bekerja, dan terus bekerja. Kami ingin memberikan kualitas permainan yang tinggi, membangun tim solid bersama Hansi Flick, dan melampaui pencapaian musim lalu. Kami ambisius,” jelasnya.

Laporta tidak lupa memberi pujian pada Vicky López, pemain muda yang mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang meraih Trofi Kopa. 

“Ini kebanggaan tersendiri. Saya bahagia untuk Vicky,” ucapnya. Ia juga mengapresiasi kehadiran Hansi Flick di acara tersebut. 

“Pelatih kami sangat berdedikasi, tidak pernah berhenti bekerja keras. Kehadirannya di gala ini menunjukkan rasa hormat dan kebersamaan.”

Selain itu, Laporta turut memberikan ucapan terima kasih kepada Dembélé yang menyebut nama Barcelona dalam pidatonya sebagai pemenang Ballon d’Or. 

“Dia bermain sangat baik, dan saya menghargai bahwa dia tetap memberi pengakuan kepada Barça,” katanya.

Menutup pernyataannya, Laporta menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung. 

“Untuk semua fans, teruslah percaya pada Barça. Kesabaran dan dukungan kalian benar-benar luar biasa. Kami berutang segalanya kepada anggota dan para penggemar yang tak pernah menyerah,” pungkasnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho