JawaPos.com-PSV Eindhoven akan menghadapi tantangan pertamanya di Liga Champions menghadapi juara Liga Belgia, Union Saint-Gilloise. Laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Philips, Selasa (16/9).
Tim asal kota Eindhoven tersebut sudah tiga kali berturut-turut mengikuti ajang Liga Champions. Namun bagi pelatih PSV Peter Bosz, hal tersebut masih bukan hal yang normal bagi timnya.
"Tidak, itu tidak bagus. Tapi ada satu perbedaan. Tiga tahun lalu, hampir tidak ada orang di sini yang punya pengalaman di level ini, dan sekarang berbeda," ucap Peter Bosz dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi PSV Eindhoven, Selasa (16/9).
Pelatih asal Belanda itu sama sekali tidak meremehkan Union Saint-Gilloise yang merupakan juara Liga Belgia musim lalu. Ditambah lagi, menurut Peter Bosz, sepak bola Belgia telah mengungguli Belanda di sepak bola Eropa.
"Kita tidak boleh meremehkan mereka. Mereka juara Belgia karena suatu alasan, negara yang telah mengungguli Belanda di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Mereka memainkan sepak bola yang khas, dengan tiga bek dan penyerang yang kuat di lini depan," tutur Peter Bosz
"Mereka telah menunjukkan performa yang fantastis selama bertahun-tahun, meskipun kembali menjual banyak pemain musim panas ini. Sungguh mengesankan bahwa mereka kembali ke puncak," kata Peter Bosz.
Di Liga Champions musim ini, PSV akan menghadapi lawan-lawan tangguh di benua Eropa. Dan bagi Peter Bosz, Atletico Madrid dan Newcastle United bakal menjadi lawan berat untuk tim asuhannya.
"Jalan kami berat. Kami akan melawan juara Jerman, Inggris, Italia, Yunani, dan Belgia. Di sisi lain, ada Atlético Madrid dan Newcastle United. Kami berharap bisa membuat kejutan," tandas Peter Bosz.