← Beranda
7 Pemain Terbaik di Pekan Keempat Liga Inggris: Erling Haaland Menjadi yang Teratas
Bramasta JPSelasa, 16 September 2025 | 19.52 WIB
Erling Haaland menjadi pemain paling bersinar di pekan keempat Liga Inggris. (Dok Manchester City)
 

JawaPos.com – Setelah jeda internasional pada September, Liga Inggris kembali bergulir melaksanakan pekan keempatnya sejak Sabtu (13/9), dibuka dengan kemenangan 3 – 0 Arsenal atas Nottingham Forest dan ditutup Derbi Manchester pada Minggu (14/9) malam WIB.

Jadwal yang semakin padat pekan ini karena beberapa tim mempersiapkan diri untuk menjalani laga pembuka di kompetisi Eropa, pemain-pemain mulai menunjukkan penampilan terbaik mereka guna menatap pertandingan pertengahan minggu.

Yang paling menonjol pada pekan keempat Liga Inggris ini, yaitu penampilan gemilang Manchester City dalam upaya mereka meraih gelar juara lokal dengan mengalahkan rival sekota Manchester United dengan skor telak 3–0.

Selain itu, salah satu tim promosi, Sunderland, menempatkan penjaga gawang mereka masuk ke dalam daftar ini setelah penampilannya yang membuat namanya pantas sebagai pemain terbaik di pekan keempat Liga Inggris.

Melansir rating versi FotMob, berikut tujuh pemain terbaik dari pekan keempat Liga Inggris musim 2025/2026.

7. Lucas Bergvall – Tottenham Hotspur (rating 8.4)

Wonderkid berusia 19 tahun kelahiran Swedia ini masuk jajaran ini dengan rating 8.4, termasuk setelah mencetak gol perdananya di Liga Inggris ketika membawa Tottenham menang atas rival abadi mereka, West Ham United, dengan skor 3–0.

Bergvall tampil gemilang di musim debutnya dan terus menunjukkan potensinya di awal musim 2025/2026 dengan kehadiran pelatih baru, Thomas Frank. Sundulan melengkungnya berhasil menaklukkan Mads Hermansen, sekaligus menjadi penyelesaian yang luar biasa.

Selain satu gol tersebut, Bergvall juga berkontribusi satu asis untuk gol penutup Micky van de Ven ketika, tusukannya menuju kotak penalti West Ham tak terbendung, dengan mudah mengirim umpan kepada bek Spurs yang sering membantu serangan tersebut.

Tendangan kaki kanan Van de Ven menusuk ke pojok bawah kiri yang tak bisa dihentikan sekali lagi oleh kiper The Hammers, Hermansen, yang memungut bola untuk ketiga kalinya saat gol tersebut.

6. Phil Foden – Manchester City (rating 8.4)

Phil Foden dilatih dengan perlahan oleh Pep Guardiola sejak usia 19 tahun, dan kini menjelma menjadi pesepak bola yang berkembang, salah satu kunci Man City meraih berbagai gelar dan ia juga meraih penghargaan individu Pemain Terbaik PFA pada 2024.

Ambang batas superstar telah lama terlampaui, tetapi sudah lama sejak melihat Foden tampil memukau ia tunjukkan lagi ketika Derbi Manchester di Stadion Etihad, Minggu (14/9). Ia membuka skor dengan sundulan yang terarah setelah memanfaatkan assist Jeremy Doku.

Pemain yang kini berusia 25 tahun itu tampil dengan semangat yang tampaknya telah hilang darinya selama 12 bulan terakhir. Ia juga mendapatkan motivasi ekstra setelah kepergian petinju legendaris dari kota kelahirannya, Stockport, Ricky Hatton, pagi hari sebelum laga.

5. Jeremy Doku – Manchester City (8.7)

Selain Foden yang tampil ciamik, ada pula Doku sang kreator serangan The Citizens yang menyumbang dua assist dari tiga gol pasukan Guardiola ke gawang Manchester United yang dijaga Altay Bayindir.

Pemain internasional Belgia ini merepotkan lawan-lawannya memanfaatkan kelebaran lapangan. Assist pertamanya untuk Foden datang dari ruang tengah sisi kanan, dan pergerakannya untuk melewati Luke Shaw di tepi kotak penalti patut diapresiasi setinggi-tingginya.

Doku mencetak assist kedua dengan umpan akurat ke belakang pertahanan Man United yang disambut dengan matang oleh Erling Haaland dan penyelesaian akhir yang ciamik membuat striker Norwegia itu berhasil menggandakan keunggulan Man City.

4. Robin Roefs – Sunderland (8.8)

Sunderland termasuk di antara tim Liga Inggris tersibuk di bursa transfer musim panas, dengan mengamankan pemain-pemain underrated seperti Granit Xhaka, Nordi Mukiele, dan Lutsharel Geertruida.

Namun, transfer terbaik mereka kemungkinan besar adalah kiper baru yang tampil heriok, Robin Roefs, akuisisi termurah kedua mereka seharga GBP 9 juta.

Roefs langsung menggeser Anthony Patterson kiper utama Sunderland sebelumnya, dan ia langsung mencatatkan rekor gemilang dengan dua kali clean sheet dalam empat pertandingan pertamanya di Liga Inggris.

Pada laga melawan Crystal Palace yang berakhir dengan skor 0–0, Roefs melakukan enam penyelamatan gemilang yang membuat The Black Cats meraih satu poin lagi. Penyelamatannya untuk menggagalkan upaya Daichi Kamada dari jarak jauh paling menjadi sorotan.

3. Martin Zubimendi (Arsenal)

Maestro baru telah ditemukan di Stadion Emirates. Zubimendi langsung membawa The Gunners unggul atas Forest dengan penyelesaian gemilang di akhir pekan, saat ia melepaskan tendangan voli yang luar biasa dari tepi kotak penalty yang gagal diselamatkan Matz Sels.

Sang gelandang berusia 26 tahun ini kemudian mencetak brace pertamanya sepanjang karier sepak bola seniornya melalui sundulan di babak kedua ketika umpan lambung Leandro Trossard berhasil ia sambut dengan kepala.

Selain gol-golnya yang menentukan, penampilan Zubimendi sarat dengan sentuhan jenius, saat Arsenal mendominasi tim tamu di pertandingan pertama Ange Postecoglou sebagai pelatih untuk pasukan The Tricky Trees.

2. Antoine Semenyo (Bournemouth)

Semenyo melanjutkan awal musim yang gemilangnya bersama The Cherries ketika melawan Brighton & Hove Albion, dengan golnya melalui titik penaltinya. Pemain sayap Bournemouth ini sekali lagi menunjukkan performa yang menunjukkan kekuatannya sebagai winger cepat.

Kelebihan dan kemampuannya tersebut dimanfaatkan dengan mudah untuk menaklukkan lawan saat sendirian satu lawan satu di sisi lapangan. Ia menjadi pemain terbanyak yang menyelesaikan dribel daripada pemain di lapangan sebanyak tiga kali.

Selain sumbangannya dari tendangan penalti, Semenyo juga mencatatkan satu assist untuk gol pembuka Alex Scott. Kontrol ciamiknya ketika umpan panjang Senesi berhasil ia control, kemudian menggeser bola kepada gelandang timnas Inggris U21, tendangan dari jarak 18 meter membobol gawang Bart Verbruggen.

1. Erling Haaland (Manchester City)

Dua gol Erling Haaland di laga derbi membuatnya kini hanya terpaut tiga gol dari rekor Derbi Manchester milik Wayne Rooney, yaitu 11 gol yang selama ia sudah pensiun belum ada yang memecahkannya.

Haaland sangat senang mencetak sebuah gol ketika harus berhadapan dengan Man United. Performa impresifnya sejak jeda membela Timnas Norwegia masih terasa hingga laga di Liga Inggris. Brace striker berusia 25 tahun ini itu membawa tim asuhan Ruben Amorim tertunduk di akhir laga.

Kedua golnya tersebut ia catatkan di babak kedua, dan keduanya merupakan penyelesaian apik satu lawan satu seorang penyerang kelas dunia yang berhadapan dengan Altay Bayındır memungut bola dari gawangnya di dua sudut berbeda.

Meskipun Haaland kini menjelma menjadi striker yang efisien dalam melakukan kombinasi dengan rekan satu timnya, kemampuan mencetak golnya yang luar biasa belum luntur dan sekali lagi terbukti menjadi pembeda bagi Man City yang masih belum konsisten sejak musim lalu.

EDITOR: Edi Yulianto