← Beranda
Prediksi Starting Line-up Paris Saint-Germain vs Lens: Les Parisiens Diterpa Badai Cedera, Harus Tampil Tanpa Ousmane Dembele, Desire Doue dan Fabian
Bramasta JPMinggu, 14 September 2025 | 14.52 WIB
Ousmane Dembele dan Fabian Ruiz bakal absen untuk PSG. (Dok. Ligue 1)

JawaPos.com – Juara bertahan Liga Prancis sekaligus raja Eropa, Paris Saint-Germain akan kembali bertanding di Parc des Princes pada Minggu (14/9) malam WIB, melawan tim kuda hitam RC Lens.

Menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan mengoleksi 9 poin membuat PSG berada di atas angin untuk memenangkan duel kali ini. Tetapi, Les Parisiens juga tak boleh meremehkan lawannya tersebut. 

Lens sudah memenangkan dua pertandingan musim ini sehingga menduduki peringkat keenam, tim berjuluk Les Sang et Or ini juga pastinya akan mencoba merepotkan raksasa ibu kota Prancis agar terpeleset pada laga ini.

Dalam lima pertandingan terakhir PSG sukses memenangkan empat pertandingan dan ditahan imbang sekali. Hasil tersebut menunjukkan betapa superiornya pasukan asuhan Luis Enrique atas tim pimpinan Pierre Sage.

Berikut Prediksi Starting Line-up Paris Saint-Germain Asuhan Enrique dengan Formasi 4-2-3-1:

Lucas Chevalier (GK: Penjaga Gawang)

PSG saat ini sedang melakukan penyesuaian ketika harus menyingkirkan penjaga gawang terbaiknya Gianluigi Donnarumma ke Manchester City dan kini mendapatkan Chevalier yang profilnya dianggap lebih sesuai dengan skema Luis Enrique.

Baru berusia 23 tahun, perjalanan Chevalier di tim ibu kota Prancis ini masih panjang. Sayangnya di pertandingan terakhir melawan Toulouse, ia harus kebobolan tiga gol, tetapi berhasil menepis satu tendangan penalti.

Achraf Hakimi (RB: Bek Kanan)

Belum berkontribusi maksimal di tiga laga awal, Hakimi masih menjadi favorit untuk mengisi posisi bek kanan, bahkan kini menjabat sebagai wakil kapten. Kemampuannya dalam membantu serangan sangat dibutuhkan Enrique untuk membongkar pertahanan lawan dari kiri.

Tidak ada pesaing lainnya untuk memberi ancaman kepada Hakimi memperebutkan posisi bek kanan. Seharusnya manajemen Les Parisiens mencari pemain baru sebagai pelapis pemain berpaspor Maroko ini untuk menghindari kemungkinan terburuk seperti cedera.

Lucas Beraldo (CB: Bek Tengah)

Enrique di musim ini masih meraba siapakah yang menjadi andalan di jantung pertahanan Parc des Princes. Duet Beraldo dan Zabarnyi menjadi favorit untuk dipertahanan hingga akhir musim karena kedua tampak kokoh ketika berduet bersama.

Beraldo sudah tampil dua pertandingan dibanding duet Marquinhos dan Willian Pacho. Tetapi dua laga tersebut berbeda 180 derajat. Masih diperlukan konsistensi bagi bek tengah berusia 21 tahun ini.

Ilia Zabarnyi (CB: Bek Tengah)

Sementara Zabarnyi yang baru saja didatangkan dari Bounemouth dengan harga GBP 66 juta menjadi mitra duet Beraldo cukup solid. Keduanya sama-sama masih mudah, tenaga serta etos kerjanya sangat dibutuhkan di lini pertahanan Les Parisiens.

Dari dua pertandingan yang sudah dijalani, Zabarnyi juga belum konsisten, sama seperti Beraldo. Ia juga masih butuh waktu untuk melakukan penyesuaian di Liga Prancis yang cenderung bermain dengan tempo lebih rendah daripada Liga Inggris.

Nuno Mendes (LB: Bek Kiri)

Daripada jajaran bek PSG lainnya, Mendes menjadi satu-satunya pemain bertahan Les Parisiens yang tampil menawan dan konsisten dalam tiga pertandingan. Pesepak bola berpaspor Portugal ini sudah menyumbang satu asis.

Tetapi performanya belum secermilang musim lalu saat membawa timnya menjuarai Liga Champions, sekali lagi bek muda tim asuhan Enrique ini perlu waktu untuk kembali beradaptasi setelah ueforia musim penuh juara 2024/2025 lalu.

Joao Neves (CM: Gelandang Tengah)

Neves berhasil mencetak hattrick saat tim ibu kota Prancis ini menang 6-3 atas Toulouse yang menjadikannya sebagai topskor sementara. Berperan sebagai box-to-box, pemain 20 tahun ini mendominasi penguasaan bola di skema Enrique.

Sentuhannya pun mencapai 101 kali pada laga tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa Neves adalah tulang punggung lini tengah sebagai senjata rahasia untuk membongkar pertahanan lawan-lawannya

Vitinha (CM: Gelandang Tengah)

Maestro lini tengah modern, kini mendapat banyak sorotan dari pengamat dan penonton olahraga ini setelah membawa PSG meraih quadruple winner musim lalu, dan kini ia menjadi salah satu favorit pemenang Ballon d’Or 2025.

Kelebihannya dalam mengontrol permainan dengan memiliki visi dan teknik tinggi, Vitinha ditempatkan di tengah lapangan sebagai deep-lying playmaker, membuatnya tak perlu menggunakan banyak tenaga dalam bermain selama 90 menit.

Warren Zaire-Emery (CM: Gelandang Tengah)

Dengan cederanya Fabian Ruiz dan Senny Mayulu, membuat Zaire-Emery akan kembali menempati posisi aslinya di lini tengah setelah sempat dimainkan sebagai bek kanan pada laga pembuka saat Hakimi diistirahatkan.

Keseba-bisaannya itu dimanfaatkan Enrique secara maksimal untuk berpindah-pindah posisi karena ia juga memiliki atribut kecepatan serta memiliki senjata di kaki kanannnya dalam mengirim umpan matang ke lini depan.

Bradley Barcola (RW: Sayap Kanan)

Ketidakhadiran Doue dan Dembele membuka peluang untuk Barcola kembali bersinar setelah tiga pertandingan beruntun dipercaya oleh Enrique mengisi susunan starting line-up, agresivitas dengan tusukan-tusukannya akan menjadi andalan di laga melawan Lens ini.

Sepanjang musim panas, tidur Barcola mungkin tak tenang. Beberapa rumor kepergiannya dari Parc des Princes berhembus kencang yang membuatnya melewatkan banyak pramusim. Tetapi kini penampilannya membuktikan bahwa ia tak akan terdepak dari tim ibu kota Prancis ini.

Kvicha Kvaratskhelia (LW: Sayap Kiri)

Dalam dua pertandingan, Kvara hanya mendapat kesempatan 39 menit bermain mengingat ia dalam tahap penyesuaian setelah libur panjang di pramusim. Penampilan terbaiknya saat berseragam Les Parisiens belum kembali seperti semula.

Tetapi saat membela timnas Georgia, winger 24 tahun ini langsung mencetak dua gol beruntun dalam dua laga di jeda internasional bulan September ini. Itu merupakan modal penting bagi Kvara untuk mengembalikan penampilan terbaiknya.

Goncalo Ramos (ST: Penyerang)

Dengan kepergian Randal Kolo Muani dan cederanya Dembele, striker nomor sembilan PSG hanya tersisa Ramos di skuad Enrique. Harapan besar harus ia bopong di punggungnya untuk menjadi penyerang yang klinis.

Meski bermain di semua laga Les Parisiens musim ini dengan mencatatkan 121 menit, Ramos belum mampu menyumbang kontribusi berupa gol dan asis, penyerang internasional Portugal ini harus segera memperbaiki performanya di saat PSG membutuhkan aksinya.

EDITOR: Banu Adikara
Tags:Lenspsg