JawaPos.com–Bayern Munchen asuhan Vincent Kompany akan melanjutkan penampilan menawan mereka diawal musim Bundesliga 2025/2026. Mereka bakal menjamu tim promosi Hamburger SV di Allianz Arena pada Sabtu (13/9) tengah malam WIB.
Seharusnya ini akan menjadi pertandingan mudah bagi Bayern mengingat perbedaan materi skuad dan kualitas individu setiap pemain yang mencolok. Trio lini depan Harry Kane, Luis Diaz, dan Michael Olise akan tetap menjadi andalan Kompany.
Kane membuka musim ini dengan hattrick, berhasil mencetak enam gol dari empat laga di semua kompetisi. Diaz mengoleksi tiga gol dan dua asis, sedangkan Olise membukukan empat gol.
Die Roten menang di dua pertandingan awal liga dengan berhasil mencetak total sembilan gol saat menghajar RB Leipzig 6–0 di pertandingan pembuka, kemudian unggul tipis 3–2 ketika bertandang ke markas Augsburg.
Bayern juga menjuarai Piala Super DFL setelah mengalahkan VfB Stuttgart sebelum Bundesliga dimulai serta menang mudah di putaran pertama Piala DFB atas Wehen Wiesbaden.
Kini rekor-rekor kemenangan serta catatan individu tersebut akan menjadi modal Die Roten untuk melumat Hamburger SV yang berada di peringkat ke-15 dengan sekali kalah dan imbang.
Dalam lima pertemuan terakhir Bayern dengan Rothosen anak asuhan Kompany memenangkan semua laga dengan skor meyakinkan, 8–0 pada 2017 dan 6–0 pada 2018 sebelum Hamburger SV sempat degradasi saat itu.
Berikut Prediksi Starting Line-up Bayern Munchen asuhan Kompany (4-2-3-1)
Manuel Neuer (GK: Penjaga Gawang)
Di usianya yang sudah menginjak 39 tahun, Neuer masih menjadi pilihan utama di skuad Bayern sepanjang karir panjangnya. Jonas Urbig dan Leon Klanac sebagai wonderkid yang digadang-gadang menjadi yang terbaik belum bisa menggeser sang ikon.
Bahkan jabatan kapten saat ini masih jadi miliknya. Sayangnya pada pertandingan melawan Augsburg Neuer gagal mencetak clean sheet keduanya di musim ini, tetapi ia akan tetap menjadi starter di laga lawan Hamburger SV nanti.
Konrad Laimer (RB: Bek Kanan)
Berposisi asli sebagai gelandang bertahan, Laimer tiba-tiba disulap berperan sebagai bek sayap kanan ketika berpindah ke Bayern dari Leipzig di musim panas 2023 lalu. Dia mengisi kekosongan yang ditinggalkan Joshua Kimmich yang digeser sebagai gelandang bertahan.
Laimer bersaing dengan Sacha Boey yang penampilannya belum teruji dan belum konsisten. Itulah alasan mengapa Kompany lebih memilih memainkan bek Austria 28 tahun ini di susunan sebelas pemain utamanya.
Dayot Upamecano (CB: Bek Tengah)
Setelah tampil gemilang bersama timnas Prancis di jeda internasional bulan September, Upamecano akan kembali ke skuad Bayern dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Kepemimpinannya di lini belakang akan tetap diandalkan.
Pilar berusia 26 tahun ini berhasil menggeser Eric Dier hingga memutuskan pindah secara gratis ke AS Monaco. Caranya dalam bertahan memang tak perlu diragukan lagi, tetapi peningkatan dalam melakukan progresi umpan perlu diapresiasi.
Jonathan Tah (CB: Bek Tengah)
Upamecano akan tetap menjadi rekan duet Tah sepanjang 2025/2026. Sejak kedatangannya ke Allianz Arena bekas pemain andalan Xabi Alonso di Bayer Leverkusen ini menggeser Kim Min-jae ke bangku cadangan.
Bahkan dia sempat dikabarkan akan merapat ke Barcelona, tetapi tekadnya untuk bermain di Bundesliga, membuat Tah memilih bergabung dengan Bayern Munchen. Ketahanan fisiknya mungkin akan ditakuti striker-striker Liga Jerman untuk beberapa tahun ke depan.
Josip Stanisic (LB: Bek Kiri)
Bek serba bisa satu ini mengarungi perjalanan pasang surut bersama Bayern. Sempat tak terpakai dan dipinjamkan ke Leverkusen, kini Stanisic menjadi pilihan utama di skuad Kompany setelah mereka kehilangan Alphonso Davies karena robek ligamen krusiatum.
Tetapi penampilannya masih perlu dipertanyakan lagi soal konsistensi, dan kesempatan bermain bisa memperbaiki tentang kelemahannya ini. Bisa jadi, ia berpotensi menggeser Davies secara jangka panjang jika bintang asal Kanada itu terus dihantui cedera.
Joshua Kimmich (DM: Gelandang Bertahan)
Dari bek kanan kini beralih menjadi gelandang bertahan. Berkat etos kerja serta keberaniannya dalam melakukan duel-duel keras dengan pemain lawan, membuat Kimmich harus berganti posisi menjadi petarung di lini tengah.
Sebenarnya potensi ini sudah ia tunjukkan sejak awal kariernya, tetapi baru beberapa tahun terakhir kelebihannya tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan menemukan peran barunya di skuad Die Roten.
Leon Goretzka (DM: Gelandang Bertahan)
Goretzka akan memimpin Kimmich menjaga keseimbangan permainan di tengah. IQ bermain serta pengambilan keputusan yang cemerlang sebagai gelandang pengangkut air, telah membuat pemain Jerman ini menjadi pilihan utama di Allianz Arena.
Sayangnya di empat laga awal tim asuhan Kompany ini, pesepak bola 30 tahun ini belum tampil maksimal, bahkan ia masih puasa gol dan asis. Tetapi kehadirannya di lini tengah sangat berpengaruh terhadap stabilitas permainan Bayern.
Michael Olise (RW: Sayap Kanan)
Winger cepat yang datang ke Bundesliga pada musim panas 2024 lalu ini, masih menunjukkan taringnya di musim kedua ini dengan catatan empat golnya dalam empat laga yang telah ia jalani di semua kompetisi.
Peningkatannya tak hanya terjadi di level klub, bersama timnas Prancis asuhan Didier Deschamps pemain yang masih berusia 23 tahun ini berhasil menjadi pilihan utama untuk berduet dengan Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.
Serge Gnabry (AM: Gelandang Serang)
Memiliki fleksibilitas dalam penempatan posisi, memudahkan untuk Kompany menempatkan Gnabry di susunan skuad utamanya. Bahkan bermain di winger dan ujung tombak utama pun pernah ia lakukan untuk Bayern.
Di usianya yang sudah 30 tahun ini, Gnabry kembali menjadi andalan sebagai starter setelah sempat dua musim lalu, eks pemain Arsenal ini kariernya meredup di Allianz Arena.
Luis Diaz (LW: Sayap Kiri)
Datang dari Merseyside dengan banderol harga GBP 65,5 pemain berkebangsaan Kolombia ini langsung membuktikan kualitas terbaiknya di hadapan dunia. Aksi-aksinya serta kontribusinya sangat layak membuatnya disematkan sebagai “rekrutan terbaik musim ini.”
Konsistensinya di lapangan masih patut ditunggu mengingat baru empat laga awal bersama Bayern dan ia sudah menyumbang tiga gol dan dua asis di empat laga resmi semua kompetisi yang telah dimainkan musim 2025/2026.
Harry Kane (ST: Striker)
Ketajaman Kane di usia 32 tahun belum luntur setelah berhasil membukukan enam gol dan dua asis. Kapten timnas Inggris ini terus menunjukkan kegemilangan ketika memainkan peran sebagai deep-lying forward.
Ketajaman serta keklinisannya di depan gawang tak perlu diragukan lagi, tetapi visi bermain, akurasi umpan, serta kemampuannya dalam menjemput bola ke lini tengah membuat Kane menjadi salah satu striker dengan atribut terlengkap di era modern ini.