JawaPos.com–Sekali lagi, Tottenham Hotspur akan menghadapi ujian dari tim kuda hitam Liga Inggris. Spurs bertandang ke markas West Ham United di Stadion Olimpiade London pada Sabtu (13/9) malam WIB.
Pekan lalu, Spurs harus tumbang dari kuda hitam Liga Inggris yang kualitasnya lebih baik, yaitu Bournemouth. Itu menjadi kekalahan pertama Thomas Frank saat memimpin The Lilywhites di musim 2025/2026 ini.
Tottenham akan berusaha keras bangkit di derby London panas melawan West Ham, yang merupakan musuh bebuyutan mereka. Spurs memiliki rekor buruk saat berjumpa The Hammers dalam lima pertemuan terakhir yang selalu berakhir dengan tensi tinggi.
The Lilywhites hanya menang sekali dengan dua kali imbang, dan sisanya harus mengakui keunggulan rival abadi mereka. Spurs mendapat senjata baru setelah berhasil mendaratkan Xavi Simons ke Stadion Tottenham Hotspur menjelang penutupan bursa transfer.
Tottenham berhasil membajak Simons yang selangkah lagi bergabung dengan Chelsea kala itu dengan harga EUR 60 juta membuat RB Leipzig tak banyak berpikir untuk melepas bintangnya ke pelukan Thomas Frank.
Berikut prediksi starting line-up Tottenham Hotspur dengan memasukkan Simons ke skuad utama Spurs dengan skema andalan Frank (4-2-3-1).
Guglielmo Vicario (GK: Penjaga Gawang)
Baru kebobolan sekali dalam tiga pertandingan awal liga menjadi modal berharga untuk membangkitkan kepercayaan diri Vicario beserta rekan setimnya untuk bangkit dan memperbaiki rekor melawan rival abadi mereka.
Praktis Vicario akan mendapat ancaman dari jajaran lini depan West Ham yang akan diisi Lucas Paqueta, Nicola Fullkrug dan Jarred Bowen, tetapi bek-bek Spurs tak akan melepas mereka begitu saja dengan bebas untuk mengancam kiper asal Italia ini.
Pedro Porro (RB: Bek Kanan)
Determinasi menyisir kelebaran lapangan dari belakang hingga depan di sebelah kanan akan menjadi faktor penting dalam derby London kali ini. Porro juga bisa menjadi poros serangan Tottenham dengan kualitas umpan lambung dan progresinya ke kotak pinalti lawan.
Baca Juga: Mikel Arteta Pastikan Pemain Baru Piero Hincapie Siap Beraksi di Laga Arsenal vs Nottingham Forest
Tetapi, dia juga tidak boleh lupa menjaga ke dalaman, mengingat duel yang akan dihadapinya adalah Lucas Paqueta, pemain paling subur di sisi West Ham dengan catatan tiga golnya di awal musim ini.
Cristian Romero (CB: Bek Tengah)
Il Capitano The Lilywhites akan menjadi tulang punggung di lini belakang tim asuhan Frank yang baru kebobolan sekali. Meski sempat diisukan meninggalkan London utara, tetapi Romero memilih menetap berseragam Spurs untuk musim ini.
Bahkan penampilannya tak menurun walau sempat terjadi cekcok dengan jajaran manajemen tim. Dia membuktikan bahwa kepemimpinan serta kedewasaannya bisa membawa Tottenham tampil lebih baik setidaknya kembali ke papan atas Liga Inggris.
Micky van de Ven (CB: Bek Tengah)
Masuk jajaran pemain tercepat Liga Inggris, Frank memanfaatkan kemampuan van de Ven untuk membuat bek tengahnya ini menekan pemain-pemain lawannya hingga jauh. Dia juga memanfaatkan atribut bertahan dalam melakukan itu.
Sehingga ketika lawan Tottenham akan membangun serangan dari belakang, akan merasa terganggu dengan pergerakan van de Ven, seorang bek yang merebut bola ke depan memanfaatkan kelajuannya.
Djed Spence (LB: Bek Kiri)
Berhasil debut menjadi pemain muslim pertama yang bermain di timnas Inggris, kini Spence akan kembali berseragam Spurs dan menampilkan aksi-aksi terbaik dalam derby London yang panas ini.
Piawai dalam berlari, membaca pergerakan, serta duel-duel keras dengan winger lawan, bek kiri 25 tahun ini akan menghadapi ujian dengan menjaga pemain paling tajam The Hammers, Jarred Bowen.
Joao Palhinha (DM: Gelandang Bertahan)
Kembali ke Liga Inggris dengan berseragam Tottenham setelah tersingkirkan dari skuad Vincent Kompany bersama Bayern Munchen, Palhinha sempat menjadi bintang lapangan saat Spurs berhasil menundukan Manchester City pada (23/8).
Pada laga melawan West Ham kali ini, The Lilywhites sangat butuh gelandang pekerja keras untuk setidaknya membantu memenangkan duel bola di tengah serta pengalaman juga bisa bermanfaat untuk tim asuhan Frank mengatur tempo permainan.
Pape Matar Sarr (DM: Gelandang Bertahan)
Kedatangan Xavi Simons, membuat Sarr harus kembali ke posisi aslinya sebagai gelandang bertahan, yang sebelumnya pemain tengah serba bisa kebangsaan Senegal ini memainkan peran nomor 10 di belakang striker.
Tetapi fleksibilitasnya di lapangan juga dapat dimanfaatkan, membuat namanya tidak akan tersingkir dari starting line-up. Rodrigo Bentancur yang akan mengalah di bangku cadangan, tetapi bisa jadi ia dimasukkan di babak kedua melakukan penyegaran dua pivot Spurs ini.
Mohammed Kudus (RW: Sayap Kanan)
Kudus akan pulang ke rumah lamanya sekaligus bereuni dengan rekan setimnya di West Ham setelah memutuskan hengkang dari Stadion Olimpiade itu dengan mahar GBP 55 juta, tetapi dia akan dimusuhi dan dibenci setiap orang yang berada di sisi The Hammers.
Rivalitas abadi nan sengit ini membuatnya akan dicap sebagai orang jahat oleh penggemar West Ham. Tetapi, gelandang kreatif asal Ghana ini harus menjawab semua kebencian dari fans lawan dengan kontribusi berupa gol dan asis di lapangan di laga Sabtu (13/9) malam.
Xavi Simons (AM: Gelandang Serang)
Sang debutan akan mengisi posisi kesukaan, gelandang serang. Pemain kreatif dan mampu membongkar pertahanan lawan memanfaatkan ruang-ruang sempit, akan dia tunjukkan dalam pertandingan pertamanya di Liga Inggris yang langsung menghadapi derby London yang panas.
Visi bermain dan kecepatannya juga bisa merepotkan lini belakang West Ham yang diprediksi akan bermain dua bek tengah dalam formasi 4-3-3 seperti yang mereka tunjukkan pada pertandingan sebelumnya.
Brennan Johnson (LW: Sayap Kiri)
Pemain kebangsaan Wales berusia 24 tahun ini telah membukukan dua gol untuk Spurs. Kerja kerasnya untuk menembus tim utama, terbayar di musim ini setelah kedatangan Thomas Frank yang memberikan kepercayaan lebih kepada Johnson.
Tetapi lawan mereka memiliki dua bek kanan dengan cara bertahan yang kuat, Aaron Wan-Bissaka dan Kyle Walker-Peters. Ini adalah ujian bagi Brennan untuk setidaknya membuktikan kualitas sesungguhnya yang ia miliki.
Richarlison (ST: Striker)
Tampil menawan di laga pembuka melawan Burnley saat berhasil mencetak brace, Richarlison kemungkinan besar masih akan menjadi andalan sebagai ujung tombak utama daripada Dominik Solanke dan pemain baru, Randal Kolo Muani.
Tetapi jika penyerang asal Brasil ini gagal memenuhi ekspektasi sang pelatih, kemungkinan Kolo Muani akan menjalani debutnya berseragam Tottenham dari bangku cadangan dan memberikan persaingan menarik untuk menjadi yang utama di skuad The Lilywhites.