JawaPos.com - Rodri, gelandang Manchester City sekaligus peraih Ballon d’Or 2024, ikut menanggapi persaingan penghargaan edisi tahun ini.
Meski namanya tak lagi masuk dalam kandidat akibat cedera panjang yang membuatnya absen hampir sepanjang musim 2024/25, Rodri tetap memberikan pandangan mengenai siapa yang layak menyabet trofi individu paling bergengsi tersebut.
Menurutnya, persaingan tahun ini berbeda dari era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang mendominasi selama hampir dua dekade.
Baca Juga: Rodri Sebut Empat Pemain Favoritnya untuk Memenangkan Penghargaan Ballon d’Or 2025
Kini, banyak pemain muncul dengan klaim kuat. Namun, Rodri menilai hanya ada dua nama yang benar-benar menonjol: Ousmane Dembélé dan Vitinha.
Bagi Rodri, keberhasilan Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions menjadi penentu. Ia melihat performa klub asuhan Luis Enrique terlalu dominan untuk diabaikan, sehingga wajar bila pemenangnya datang dari skuad tersebut.
Rodri memang mengaku ingin melihat pemain muda seperti Lamine Yamal atau Pedri mengangkat trofi, tetapi dari sisi prestasi olahraga, ia menegaskan Dembélé dan Vitinha lebih unggul.
Baca Juga: Ditanya soal Kekalahan Manchester City dari Brighton, Rodri: Saya Tidak Peduli
Dembélé tampil luar biasa sepanjang musim dengan peran barunya sebagai penyerang tengah, mencetak 35 gol dan 16 assist di semua kompetisi. Transformasinya dari winger lincah menjadi finisher tajam membuat PSG tak tergoyahkan di Eropa.
Di sisi lain, Vitinha mungkin tak mencatatkan angka spektakuler, namun perannya sebagai pengatur tempo di lini tengah krusial dalam kesuksesan tim. Selain itu, kontribusinya juga terlihat jelas saat membawa Portugal menjuarai Nations League.
Sementara itu, Yamal tetap dianggap sebagai kandidat serius. Di usia 18 tahun, ia sudah menjadi pilar utama Barcelona dengan kontribusi besar sepanjang musim.
Namun, menurut pandangan Rodri, waktunya mungkin belum tiba sekarang. Ballon d’Or tahun ini kemungkinan besar masih akan jatuh ke tangan pemain PSG.