← Beranda
Starting XI Timnas U-23 Indonesia vs Korea Selatan U-23: Jens Raven Dicadangkan, Gerald Vanenburg Berani Ambil Risiko
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 10 September 2025 | 02.38 WIB
Pelatih Timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg memberikan arahan kepada pemainnya saat bertanding melawan Timnas U-23 Laos. (Antara/Sigid Kurniawan)

 


JawaPos.com — Timnas Indonesia U-23 menurunkan susunan pemain terbaiknya untuk menghadapi Korea Selatan U-23 pada laga terakhir Grup J Kualifikasi AFC U-23 2026. Namun, nama penyerang muda Jens Raven tidak masuk starting XI dan hanya berada di bangku cadangan.

Pelatih Gerald Vanenburg membuat kejutan dengan merombak beberapa posisi penting. Ia memilih Cahya Supriadi sebagai penjaga gawang utama pada duel hidup mati di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9) malam.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Garuda Muda jika ingin melangkah ke putaran final di Arab Saudi tahun depan. Hasil seri apalagi kalah akan menutup peluang karena jalur runner-up terbaik sudah tak mungkin diraih.

Indonesia saat ini baru mengumpulkan empat poin dari dua laga. Sebelumnya, Hokky Caraka dkk menang 5-0 atas Makau lalu ditahan imbang Laos 0-0.

Situasi berbeda dialami Korea Selatan yang tampil sangat superior. Negeri Ginseng mengalahkan Makau 5-0 lalu menghancurkan Laos 7-0 tanpa ampun.

Catatan itu membuat posisi Indonesia semakin terjepit. Satu-satunya jalan adalah menang agar bisa menggeser Korea Selatan dan merebut status juara grup.

Vanenburg tampak berani mengambil risiko dengan menurunkan formasi penuh tenaga muda. Kapten tim Kadek Arel dipercaya memimpin barisan pertahanan bersama Dony Tri Pamungkas.

Di lini tengah, kreativitas Arkhan Fikri dan Zanadin Fariz menjadi kunci untuk membongkar pertahanan lawan. Keduanya ditopang Muhammad Rayhan Hanan serta Rahmat Arjuna Reski yang diharapkan mampu menyeimbangkan permainan.

Sektor serangan kembali menjadi sorotan karena Jens Raven tidak diturunkan sejak menit awal. Vanenburg lebih memilih duet Hokky Caraka dan Rafael Struick untuk menggedor gawang Korea Selatan.

Kehadiran dua penyerang itu memang memberi variasi serangan berbeda. Hokky dikenal agresif dan cepat menusuk, sementara Struick lebih mengandalkan ketenangan dan penyelesaian akhir.

Di sisi lain, Korea Selatan tetap menurunkan komposisi terbaiknya sejak awal. Kapten Lee Seungwon menjadi motor permainan di lini tengah dengan sokongan Park Seungho dan Joung Jihun.

Lini belakang mereka diperkuat Kim Ji-soo yang sudah berpengalaman di level Eropa. Sementara di depan, Jeong Jaesang siap menjadi ancaman serius bagi pertahanan Garuda Muda.

Perbedaan kualitas individu antara kedua tim memang cukup jauh. Namun, Vanenburg menegaskan bahwa anak asuhnya siap memberikan perlawanan maksimal di hadapan puluhan ribu suporter di Sidoarjo.

Dukungan publik Jawa Timur diharapkan bisa menambah motivasi para pemain muda Indonesia. Atmosfer stadion yang penuh tekanan bisa menjadi senjata tambahan untuk meruntuhkan mental Korea Selatan.

Sejumlah nama baru juga diproyeksikan sebagai pembeda di babak kedua. Jens Raven masih bisa diturunkan sebagai supersub jika situasi membutuhkan tenaga segar di lini depan.

Vanenburg sendiri menilai kehadiran Raven tetap penting meski harus memulai dari bangku cadangan. Penyerang berdarah Belanda-Indonesia itu dianggap mampu memberikan efek kejut dengan daya jelajah dan insting golnya.

Indonesia sudah berulang kali membuktikan bisa tampil mengejutkan ketika tidak diunggulkan. Mentalitas itu kembali diharapkan muncul malam ini agar peluang ke putaran final tetap terbuka.

Di laga lain, Korea Selatan jelas tidak ingin kehilangan poin setelah tampil dominan di dua pertandingan awal. Tim besutan Lee Min Sung ingin memastikan tiket lolos tanpa harus menunggu skenario lain.

Berikut susunan pemain kedua tim.

Indonesia: Cahya Supriadi (GK); Kadek Arel (C), Dony Tri Pamungkas, Muhammad Rayhan Hanan, Arkhan Fikri, Rahmat Arjuna Reski, Zanadin Fariz, Rafael Struick, Hokky Caraka, Mikael Tata, Dion Markx. Pelatih: Gerald Vanenburg.

Korea Selatan: Moon Hyunho (GK); Kang Minjun, Choi Woojin, Choi Seok Hyun, Lee Hyunyong, Hwang Doyun, Park Seungho, Lee Seungwon (C), Joung Jihun, Jeong Jaesang, Kim Ji-soo. Pelatih: Lee Min Sung.

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat sejak awal. Indonesia akan berusaha mematahkan dominasi Korea Selatan yang selama ini dianggap terlalu tangguh di level Asia.

Hasil akhir laga ini akan menentukan nasib Garuda Muda di Kualifikasi AFC U-23 2026. Kemenangan akan membuka jalan menuju putaran final, sedangkan kekalahan berarti mimpi harus pupus di Sidoarjo.

EDITOR: Estu Suryowati