← Beranda
Florentino Perez Siap Penuhi Tuntutan Vinicius dengan Satu Syarat Ini
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 9 September 2025 | 05.32 WIB
Florentino Perez Siap Penuhi Tuntutan Vinicius dengan Satu Syarat Ini

JawaPos.com - Real Madrid tengah menghadapi situasi pelik terkait masa depan Vinicius Jr. Negosiasi kontrak baru sang winger Brasil masih berjalan lambat, meski statusnya sebagai pemain kunci tidak pernah diperdebatkan.

Menurut laporan dari SPORT, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tidak menutup kemungkinan menjadikan Vinicius sebagai pemain dengan gaji tertinggi di skuad. Namun, ada satu batasan yang tidak bisa diganggu: struktur gaji klub yang selama ini menjaga stabilitas finansial Los Blancos.

Musim panas ini sempat dipenuhi rumor soal masa depan Vinicius. Beberapa spekulasi bahkan menyebutkan kemungkinan hengkang, tetapi faktanya pemain tidak pernah meminta pergi, dan klub juga tidak pernah menerima tawaran resmi untuk melepasnya. 

Dengan demikian, situasinya masih sama: pembicaraan perpanjangan kontrak tetap berlangsung, tapi tanpa kemajuan berarti.

Baca Juga: Prediksi Starting Line-up Timnas Brasil vs Chili di Kualifikasi Piala Dunia Zona Conmebol: Tanpa Vinicius Junior dan Rodrygo

Ambisi Vinicius

Vinicius sadar betul peran vitalnya dalam tim. Ia ingin pengakuan penuh dalam bentuk kontrak baru yang merefleksikan statusnya, termasuk ambisi menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Madrid. Perez terbuka pada hal itu, tapi hanya selama angka yang diajukan tidak merusak keseimbangan gaji yang telah ditetapkan.

Setelah musim lalu yang dinilai mengecewakan, Vinicius harus kembali membuktikan diri di lapangan. Baginya, performa adalah satu-satunya jalan untuk meyakinkan manajemen dan juga fans, yang sebagian masih terpecah dalam menilai kontribusinya.

Real Madrid berdiri teguh pada prinsip: tidak ada pemain, seberapa pun pentingnya, yang boleh mengganggu disiplin finansial klub. 

Baca Juga: Kebuntuan Kontrak Vinicius Junior dan Real Madrid Memanas, Arab Saudi Siapkan Tawaran Fantastis Bernilai Besar

Itulah alasan mengapa negosiasi berjalan hati-hati. Kontrak Vinicius sendiri masih berlaku hingga 2027, memberi ruang waktu yang cukup untuk mencari jalan tengah.

Namun membiarkan kontrak itu berjalan terlalu lama tanpa solusi bisa berisiko. Kehilangan salah satu aset terpenting tanpa kompensasi jelas bukan skenario yang diinginkan Madrid.

Kini, semua tergantung pada Vinicius. Jika ia mampu tampil konsisten di level tertinggi, status yang ia tuntut mungkin saja akan diberikan. Tetapi jika tidak, Perez tidak akan mengorbankan struktur gaji yang telah lama menjadi fondasi keuangan Real Madrid.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho