JawaPos.com - Brahim Diaz kembali jadi sorotan. Laporan terbaru dari Fichajes mengungkapkan bahwa gelandang serang berusia 26 tahun itu mulai merasa tidak puas dengan situasinya di Real Madrid.
Musim lalu, Brahim menutup kompetisi dengan performa solid. Banyak yang memperkirakan ia akan mendapat peran lebih besar di bawah arahan pelatih baru, Xabi Alonso.
Namun, kenyataan di awal musim justru berbalik arah. Kebangkitan luar biasa Franco Mastantuono dalam hitungan minggu telah mengubah peta persaingan di lini serang Los Blancos.
Baca Juga: Real Madrid Siapkan 15 Juta Euro untuk Boyong Bek Liverpool di Bursa Transfer Januari
Tergusur oleh Bintang Baru
Mastantuono, dengan bakat mentah, kedewasaan di usia muda, dan kepribadian yang kuat, langsung merebut hati staf pelatih dan para pendukung. Alonso pun memberi kepercayaan penuh kepadanya.
Akibatnya, Brahim mendapati dirinya terpinggirkan. Dari ekspektasi sebagai pemain inti, ia kini lebih sering duduk di bangku cadangan.
Di usia 26 tahun, Brahim sadar bahwa ia memasuki fase penting dalam kariernya. Minimnya waktu bermain bisa berarti jalan buntu bagi perkembangan yang ia butuhkan. Beberapa rekan bahkan menilai, menit bermain berharga miliknya kini terbuang sia-sia.
Situasi ini membuat masa depannya di Bernabéu penuh tanda tanya. Real Madrid memang masih melihatnya sebagai aset penting, tetapi kini klub memprioritaskan talenta muda kembali menjadi penghalang bagi pemain yang sudah mapan.
Jika kondisinya tak berubah, Brahim bisa dipaksa memikirkan opsi hengkang. Baik bursa transfer musim dingin maupun musim panas berpotensi menentukan arah langkah berikutnya, terlebih karena tawaran dari klub lain diyakini mulai berdatangan.
Untuk saat ini, nasib Brahim bergantung pada satu hal: apakah ia mampu meyakinkan Alonso bahwa dirinya layak mendapat peran lebih besar. Jika tidak, pilihannya jelas. Yakni meninggalkan Santiago Bernabéu demi menghidupkan kembali statusnya sebagai pemain kunci.
Baca Juga: Revolusi Teknologi dalam Sepakbola: Real Madrid Manfaatkan AI untuk Meminimalkan Cedera Pemain