JawaPos.com–Jerman akan berjuang untuk memulai kualifikasi Piala Dunia 2026 grup A dengan bertandang ke markas Slovakia di Stadion Tehelne Pole pada Jumat (5/9) dini hari WIB.
Beberapa tim nasional sudah memulai perjalanan kualifikasi terlebih dahulu, sedangkan di grup A, duel Slovakia vs Jerman akan menjadi pertandingan pembuka yang menarik dengan masing-masing negara pastinya ngotot untuk meraih tiga angka.
Di tahun ini merupakan perjalanan paling sulit bagi timnas Slovakia, karena mereka belum pernah menang sama sekali dalam empat pertandingan sejauh ini dengan catatan kalah tiga kali dan imbang sekali.
The Falcons seri tanpa gol di babak playoff UEFA Nations League melawan Slovenia sebelum kalah 1-0 di leg kedua dan tetap berada di Liga C. Kemudian mereka tumbang pada dua laga uji coba 4-1 kalah dari Yunani dan mengakui keunggulan Israel 1-0.
Sama seperti Slovakia, timnas Jerman juga berada dalam kondisi kurang bagus, setelah menelan kemalangan dalam dua laga terakhirnya di Liga Negara UEFA, kalah 2-1 di babak semifinal dari Portugal dan mengalah 2-0 melawan timnas Prancis pada perebutan peringkat ketiga.
Hal ini membuat duel The Falcons melawan Die Mannschaft akan menjadi lebih seru karena kedua tim sudah haus akan merebut kemenangan demi bisa segera keluar dari rentetan kekalahan pada tahun 2025 ini.
Slovakia
Pelatih Francesco Calzona yang sudah lama memimpin The Falcons saat ini menghadapi beberapa masalah kebugaran jelang menjamu tim kuat seperti Jerman. Pemain andalan mereka, Lukas Haraslin mengalami cedera kaki pada pertandingan terakhir Slovakia.
Sementara itu, Calzona juga mengkhawatirkan kondisi kebugaran Ivan Schranz, Laszlo Benes, Ondrej Duda, dan Matus Bero. Keempat pemain ini mungkin bisa tampil, tetapi sangat berisiko jika dipaksakan.
Tetapi Duda dan Bero adalah pilar penting bagi skuad Slovakia selama ini, jika ada opsi lain, mungkin jajaran pemain yang diragukan ini akan memulai pertandingan masuk dari bangku cadangan.
Calzona akan menerapkan formasi 3-4-3 dengan menempatkan Marek Rodak di bawah mistar gawang. Jajaran tiga bek yang melindungi sang kiper adalah Norbert Gyomber, Milan Skriniar, dan Lubomir Satka.
Sementara Matus Kmet dan David Hancko kemungkinan akan menjadi starter sebagai dua bek sayap. Tetapi sedikit maju, sejajar dengan dua gelandang yang membuat lini tengah akan sedikit padat.
Kmet dan Hancko mengapit duo gelandang jangkar Duda dan Patrik Hrosovsky di lini tengah. Harapan besar bagi jajaran lini tengah The Falcons ini setidaknya meminimalisir kekosongan di dekat kotak penalti yang bisa saja dimanfaatkan Florian Wirtz.
Di lini depan, Robert Bozenik akan memimpin sebagai ujung tombak utama, didukung dengan Matus Bero dan Lubomir Tupta yang menyisir dari kelebaran lapangan. Ketiga penyerang ini akan diuji setelah hanya mencetak satu gol di tahun 2025 ini.
Prediksi starting line-up timnas Slovakia asuhan Francesco Calzona (3-4-3): Marek Rodak (kiper); Norbert Gyomber, Milan Skriniar, Lubomir Satka; Matus Kmet, Patrik Hrosovsky, Ondrej Duda, David Hancko (gelandang); Matus Bero, Robert Bozenik, Lubomir Tupta (penyerang).
Jerman
Berbeda dengan Slovakia, Julian Nagelsmann tidak memiliki masalah mendalam tentang kondisi kesehatan skuadnya menjelang perjalanan tandang ke Stadion Tehelne Pole. Pelatih kepala timnas Jerman ini akan menurunkan skuad terbaiknya pada Jumat (5/9).
Tetapi, Nagelsmann melakukan beberapa perubahan dengan tidak membawa Marc-Andre ter Stegen, Thilo Kehrer, Yann Bisseck, Robin Gosens, Leroy Sane, Aleksandar Pavlovic, Felix Nmecha, Tom Bischof, Deniz Undav, dan Jonathan Burkardt karena absen.
Sementara wajah-wajah baru seperti, Finn Dahmen, Nnamdi Collins, dan Paul Nebel menggantikan beberapa pemain penting tersebut dan dapat melakoni laga debut internasional mereka untuk Die Mannschaft.
Masih dengan formasi terbaik 4-2-3-1, Alexander Nubel kemungkinan besar akan dipercaya mengisi posisi penjaga gawang. Di depannya ada empat bek sejajar dengan Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Antonio Rudiger, beserta David Raum.
Sementara dua gelandang tengah dipastikan milik Pascal Gross dan Leon Goretzka sebagai poros ganda pengatur tempo, pengalir bola, hingga beraksi dengan melakukan duel-duel keras melawan jajaran lini tengah Slovakia.
Florian Wirtz akan kembali mengisi peran nomor 10, dengan Serge Gnabry dan Karim Adeyemi sebagai dua penyerang sayap yang bisa membantu membongkar ketatnya tiga bek tengah yang ditugaskan menjaga striker tunggal mereka.
Nick Woltemade akan menjadi targetman di lini depan. Striker baru Newcastle United ini akan menjawab semua tanda tanya tentang ketajamannya saat banderol harga tinggi diberikan kepadanya sepanjang bursa transfer musim panas ini.
Prediksi starting line-up timnas Jerman asuhan Julian Nagelsmann (4-2-3-1): Alexander Nubel (penjaga gawang); Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Antonio Rudiger, David Raum (bek); Pascal Gross, Leon Goretzka (gelandang tengah); Karim Adeyemi, Florian Wirtz, Serge Gnabry (gelandang serang); Nick Woltemade (penyerang).
Head-to-head Slovakia vs Jerman dalam Tiga Pertandingan Terakhir:
Euro 2016 (26/6) Slovakia 0–3 Jerman
Pertandingan Persahabatan 2016 (29/5) Slovakia 3–1 Jerman
Euro 2007 (7/6) Slovakia 1–2 Jerman
Prediksi Skor
Slovakia 0–2 Jerman
Duo Nick Woltemade dan Florian Wirtz akan mengeksplor lini pertahanan Slovakia secara bergantian mengingat fleksibilitas dimiliki kedua pemain ini. Gnabry dan Adeyemi juga bisa membantu menusuk ke kotak penalti.
Pasukan Die Mannschaft unggul jauh secara kualitas dibanting The Falcons, tetapi perlu diingat bahwa Slovakia juga memiliki senjata serangan balik jika pasukan Nagelsmann tak hati-hati dalam membangun serangan dari belakang.
Jerman masih memiliki senjata andalan di bangku cadangan, yaitu Niclas Fullkrug yang bisa saja berkontribusi terhadap perubahan apabila timnya mengalami kebuntuan untuk membongkar pertahanan lawan.