← Beranda
Jadon Sancho Dipinjamkan ke Aston Villa, Senne Lammens Menjadi Kiper Baru Manchester United!
Bramasta JPRabu, 3 September 2025 | 01.57 WIB
Senne Lammens resmi merapat ke Old Trafford. (X/@ManUtd)

JawaPos.com–Bursa transfer musim panas resmi ditutup pada (2/9) pukul 01.00 dini hari WIB, dengan Manchester United sukses berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan dua transfer beberapa jam sebelum forum jual-beli ini berakhir.

Beberapa pekan ke belakang, United sukses merombak lini depan mereka, meskipun harus merogoh kocek dana fantastis, sekitar GBP 200 juta untuk mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko.

Tak sampai disitu, Setan Merah juga sukses mendepak pemain-pemain yang tak terpakai, meski berstatus pemain pinjaman, seperti Marcus Rashford ke Barcelona, Rasmus Hojlund resmi menuju Napoli, dan Anthony kembali berseragam Real Betis.

Sayangnya hingga batas waktu transfer berakhir, United asuhan Ruben Amorim gagal mendatangkan tambahan bala bantuan di lini tengah yang menurut pengamat serta pencinta sepak bola terlihat sangat lemah di beberapa laga pembuka musim 2025/2026.

Tetapi baru-baru ini tim bermarkas di Old Trafford ini berhasil menyelesaikan dua transfer penting beberapa jam sebelum bursa jual-beli ini ditutup. Berikut transfer-transfer yang sudah di selesaikan Manchester United.

Kedatangan Senne Lammens di Bawah Mistar Gawang

Setan Merah telah menemukan solusi untuk kelemahan yang selama ini terjadi di bawah mistar gawang setelah mencapai kesepakatan dengan Royal Antwerp, setelah berhasil mengakusisi Senne Lammens dengan harga GBP 18.2 juta (Rp 405 miliar).

Kebutuhan United untuk upgrade kualitas kiper sangat terlihat sepanjang pramusim dan beberapa laga pembuka yang memperlihatkan kekurangan tim asuhan Amorim ini.

Kiper Belgia berusia 23 tahun ini tampaknya tampak bisa jadi solusi Andre Onana dan Altay Bayındır yang masih kesulitan bersinar di Old Trafford, tetapi muncul pertanyaan apakah Lammens bisa jadi jawaban jangka panjang penerus sah tahta David de Gea?

Hanya waktu yang bisa menjawab itu semua, tetapi jelas Amorim tidak puas dengan performa dua kiper utamanya dengan yang telah diperlihatkan sejauh ini dalam waktu singkatnya di Old Trafford.

Onana dianggap menjadi biang kerok tersingkirnya Manchester United dari putaran kedua Piala Carabao melawan klub divisi empat Inggris, Grimsby Town setelah penjaga gawang asal Kamerun ini melakukan dua kali kesalahan yang membuat Setan Merah imbang 2-2 di waktu normal.

Kemudian, United harus mengakui keunggulan salah satu peserta Liga Kedua Inggris itu lewat adu penalti, dan harus kalah dengan skor 12-11 setelah dua pemain baru, Cunha dan Mbeumo gagal melaksanakan tugasnya.

Kini dengan kedatangan Lammens mungkin bisa menjadi titik terang bagi tim bermarkas di Old Trafford ini untuk lebih klinis menjaga jala gawang mereka menjadi anti kebobolan sepanjang musim 2025/2026.

Menendang Jadon Sancho dari Old Trafford

Binar mata kebahagiaan United mungkin tidak bisa disembunyikan setelah mendengar kabar kepergian Jadon Sancho keluar dari Manchester yang kini kembali dipinjamkan ke Aston Villa untuk musim 2025/2026.

Sancho tampak ditakdirkan menjadi pemain Chelsea secara permanen setelah The Blues rela membayar denda GBP 5 juta demi memulangkan Sancho ke Old Trafford akhir musim lalu meski dianggap tampil impresif di bawah arahan Enzo Maresca.

Kemudian beberapa wakti lalu, winger berpaspor Inggris ini beberapa kali juga dirumorkan kepergiannya secara permanen menuju AS Roma dan raksasa Liga Turki, Besiktas. Tetapi dua pendekatan tersebut ditolaknya secara mentah-mentah karena gaji yang ditawarkan tidak sesuai.

Sekarang, sepertinya Sancho akan menghabiskan satu musim lagi dengan status pinjaman bersama skuad Unai Emery di Villa Park, tempat di mana Marcus Rashford menghabiskan paruh kedua musim lalu yang dianggapnya sebagai rumah.

Kesepakatan ini sangat menguntungkan Setan Merah yang sedikit bermasalah dalam ekonomi, dengan kepindahan Sancho maka United bisa melepas beban gaji Sancho yang dianggap sangat tinggi mencapai GBP 200 ribu setiap pekannya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah