JawaPos.com – Manchester United harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari Piala Liga secara mengejutkan oleh klub divisi empat, Grimsby Town. Bermain di Blundell Park, United kalah lewat adu penalti panjang dengan skor 12-11, setelah laga berakhir imbang 2-2.
Dilansir dari laman Flashscore pada Kamis (28/8), Menchester United sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama akibat performa buruk di lini pertahanan.
Sundulan Harry Maguire pada menit ke-89 sempat menyelamatkan United dengan skor imbang 2-2. Namun, kegagalan Bryan Mbeumo dalam mengeksekusi penalti akhirnya memastikan Grimsby keluar sebagai pemenang.
Pelatih United, Ruben Amorim, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung atas hasil mengecewakan. Ia menilai timnya gagal menunjukkan keseriusan menghadapi lawan dari kasta bawah. Amorim menegaskan bahwa penampilan para pemainnya tidak mencerminkan standar klub sebesar Manchester United.
Amorim juga menyoroti sikap pemain yang menurutnya berbicara sangat lantang di lapangan tentang apa yang mereka inginkan. Ia mengaku sulit menerima kenyataan bahwa para pemain tidak mampu tampil konsisten menghadapi tim divisi empat.
"Segalanya salah sejak awal pertandingan. Saya hanya bisa meminta maaf kepada penggemar," ujar Ruben Amorim.
Tersingkirnya United dari Piala Liga membuat peluang mereka meraih trofi musim ini kini bergantung pada Piala FA.
Amorim menegaskan akan melakukan evaluasi mendalam selama jeda internasional nanti. Namun, ia mengakui banyak masalah di tim tidak bisa diubah dalam waktu singkat.
Penjaga gawang Andre Onana menjadi sorotan setelah melakukan kesalahan pada dua gol Grimsby. Meski demikian, Amorim menolak menyalahkan sang penjaga gawang secara pribadi. Onana menegaskan bahwa kekalahan ini lebih disebabkan oleh kegagalan kolektif tim.
"Ini bukan soal Andre. Tim terbaiklah yang menang, meskipun itu tim divisi empat," tambah Amorim.