Jawapos.com - Arsenal kembali membuat kejutan di bursa transfer musim panas ini. Klub asal London Utara tersebut dikutip dari The Guardians dilaporkan mencapai kesepakatan senilai GBP 67,5 juta (sekitar Rp 1,35 triliun) untuk memboyong bintang Crystal Palace Eberechi Eze.
Keberhasilan transfer ini sekaligus menggagalkan keinginan Tottenham Hotspur yang sebelumnya disebut berada di posisi paling depan untuk merekrut penyerang timnas Inggris tersebut.
Bagaimana Arsenal Bisa Menikung Tottenham?
Negosiasi yang dilakukan oleh Arsenal dipicu cedera yang dialami Kai Havertz saat bertanding melawan Manchester United akhir pekan lalu.
Meski belum ada informasi secara pasti mengenai cedera lutut Havertz, Arsenal khawatir jika Havertz harus absen lama.
Situasi itu membuat Mikel Arteta meminta manajemen mempercepat pergerakan di bursa transfer untuk menambah opsi pemain yang memiliki kemampuan menyerang yang baik.
Tottenham sebenarnya sudah melakukan pendekatan kepada Palace dan siap menebus nilai transfer Eze yang bernilai GBP 68 juta.
Namun, negosiasi tiba-tiba deadlock pekan lalu. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Arsenal dengan membawa tawaran yang lebih menarik dan tampak pikir panjang langsung diterima oleh pihak Crystal Palace.
Berapa Nilai Transfer Eze ke Arsenal?
Arsenal kabarnya akan membayar sekitar GBP 60 juta secara tunai, ditambah bonus performa sebesar GBP 7,5 juta.
Kesepakatan ini juga menguntungkan Queens Park Rangers (QPR), klub lama Eze, yang berhak mendapat 15 persen dari keuntungan penjualan berdasarkan klausul transfer mereka saat melepasnya ke Palace pada 2020.
Kesepakatan personal dengan pemain berusia 27 tahun itu diyakini tidak akan menjadi masalah.
Eze bahkan disebut lebih memilih bergabung dengan Arsenal, klub yang sempat melepasnya dari akademi pada usia 13 tahun, dibanding pindah ke rival sekota Arsenal yaitu Tottenham.
Kapan Eze Akan Resmi Gabung?
Sebelum merapat ke Emirates Stadium, Eze dijadwalkan masih tampil bersama Palace di leg pertama playoff Liga Konferensi Eropa pada Kamis malam waktu setempat.
Laga itu diyakini akan menjadi pertandingan terakhir bagi Eze sekaligus perpisahan kepada para pendukung Palace, apalagi ia menjadi pemain kunci The Eagles dan sukses mengantar menjadi Piala FA musim lalu lewat 1 golnya di partai final saat berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0.
Setelah pertandingan tersebut, Eze akan menjalani tes medis sebelum diumumkan secara resmi oleh Arsenal sebagai rekrutan ketujuh di bursa transfer musim panas ini.
Apa Kata Manajer Crystal Palace?
Manajer Palace, Oliver Glasner, memberikan komentar terkait masa depan anak asuhnya.
Ia menilai Eze tetap menunjukkan profesionalisme meski rumor kepindahannya kian menguat.
“Saya masih kecewa dengan dianulirnya gol tendangan bebas dari Eze saat melawan Chelsea karena VAR pemain Palace dianggap melakukan pelanggaran saat terjadi tendangan bebas, tapi di luar dianulirnya golnya, Eze tetap menunjukkan performa luar biasa. Saya yakin di pertandingan selanjutnya Eze akan tampil bagus,” kata Glasner.
Bagaimana Kondisi Lini Depan Arsenal?
Absennya Kai Havertz tentu menjadi pukulan bagi Arsenal. Saat ini, Mikel Arteta hanya bisa mengandalkan pemain baru yang didatangkan dari Sporting Lisbon Viktor Gyökeres.
Sementara itu, Gabriel Jesus masih dalam masa pemulihan cedera lutut dan belum bisa dipastikan kapan bisa kembali bermain.
Musim lalu, Arsenal sempat mengandalkan Mikel Merino sebagai pengganti darurat ketika Havertz mengalami cedera hamstring.
Gelandang asal Spanyol itu tampil impresif dibulan Februari sampai Mei ia berhasil mencetak tujuh gol untuk Arsenal.
Meski demikian, Arteta menilai kedatangan Eze akan menambah variasi serangan Arsenal.
Siapa Eberechi Eze?
Eze merupakan pemain serang serbabisa yang bisa beroperasi sebagai gelandang serang maupun winger.
Ia dikenal memiliki dribel lincah, visi permainan tajam, dan kemampuan eksekusi bola mati yang mematikan. Musim lalu, ia menjadi salah satu motor utama Palace di Premier League maupun Piala FA.
Selain itu, Eze juga tengah menanjak dalam karier internasionalnya. Ia menjadi bagian dari skuad timnas Inggris dan diprediksi bakal bersaing ketat untuk membawa Inggris lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.
Bagaimana Dampaknya Bagi Tottenham?
Keberhasilan Arsenal menyalip Tottenham tentu akan menyakiti hati pendukung Tottenham.
Pasalnya, Eze dianggap sebagai target utama untuk memperkuat sektor depan mereka. Kini, Tottenham harus mencari alternatif lain sebelum jendela transfer resmi ditutup.
Situasi ini juga kembali mempertegas rivalitas panas antar klub di London Utara.
Jika transfer ini resmi diumumkan, Eze akan menjadi simbol “pembajakan” bintang yang memperkuat Arsenal sekaligus akan melemahkan peluang Spurs di Premier League musim ini.
Dengan transfer senilai GBP 67,5 juta, Arsenal semakin menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad juara.
Kehadiran Eberechi Eze diharapkan bisa menambah kreativitas di lini depan, apalagi saat ini para penyerang Arsenal tengah dilanda masalah cedera.
Kini tinggal menunggu waktu sebelum Eze benar-benar diperkenalkan sebagai pemain anyar The Gunners.
Jika semua berjalan lancar, ia diprediksi akan langsung menjadi bagian penting di skuad Arsenal untuk meraih gelar Premier League yang terakhir mereka dapatkan pada musim 2003/2004.