JawaPos.com - Kekhawatiran Arsenal atas potensi kepergian William Saliba ke Real Madrid membuat manajemen The Gunners mulai bergerak cepat. Klub asuhan Mikel Arteta itu dilaporkan telah melakukan kontak awal dengan bek muda Rennes, Jeremy Jacquet. Langkah ini disebut sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk mengamankan lini pertahanan, seiring kemungkinan hengkangnya beberapa bek senior dari Emirates Stadium.
Jeremy Jacquet, yang baru berusia 20 tahun, kini menjadi salah satu target masa depan Arsenal. Meski belum ada negosiasi resmi, pendekatan yang dilakukan memperlihatkan keseriusan Arsenal dalam menyiapkan regenerasi lini belakang mereka.
Menurut laporan dari jurnalis Fabrizio Romano, Arsenal telah menghubungi pihak Rennes untuk menyampaikan minat mereka terhadap Jeremy Jacquet. Meski baru bersifat pendekatan awal, ini menjadi sinyal kuat bahwa Jacquet masuk dalam radar utama Arteta dan direktur olahraga Andrea Berta.
Jacquet dipandang sebagai opsi yang menarik karena fleksibilitasnya bermain di dua posisi: bek tengah dan bek kanan. Posturnya yang mencapai 191 cm membuatnya tangguh dalam duel udara, sementara kecepatannya juga mendukung peran sebagai fullback modern.
“Arsenal telah menyatakan ketertarikan awal kepada Jeremy Jacquet, meski belum ada pembicaraan lanjutan,” tulis Romano dalam laporan terbarunya, seraya menambahkan bahwa sang pemain bisa menjadi opsi serius jika ada bek yang hengkang dari skuad utama.
Profil Jacquet: Muda, Serbaguna, dan Penuh Potensi
Jeremy Jacquet merupakan produk akademi Rennes yang bergabung sejak tahun 2019. Ia menjalani debut senior pada musim 2023/2024, sebelum dipinjamkan ke Clermont Foot di kasta kedua Liga Prancis. Selama masa pinjaman itu, Jacquet tampil dalam 24 pertandingan dan mencetak dua gol serta dua assist.
Performa impresif di Clermont membuatnya kembali ke Rennes dan dipercaya tampil dalam 11 laga Ligue 1 musim lalu. Atas kontribusinya, Jacquet baru saja meneken kontrak baru hingga akhir musim 2028/2029.
Tak hanya bersinar di level klub, Jacquet juga mulai menembus tim nasional Prancis U-21. Ia mencatatkan dua caps perdana pada Maret lalu, menandakan bahwa namanya mulai diperhitungkan dalam peta pertahanan Prancis masa depan.
Situasi Saliba: Ancaman dari Real Madrid Terus Membayangi
Ketertarikan Arsenal terhadap Jacquet tidak bisa dilepaskan dari ketidakpastian masa depan William Saliba. Kontrak bek asal Prancis itu akan habis pada 2027 dan hingga kini belum ada tanda-tanda perpanjangan.
Real Madrid, yang sebelumnya sempat mengincarnya musim panas ini, dikabarkan masih memantau situasi Saliba dari jauh. Musim panas ini, Los Blancos memang memutuskan merekrut Dean Huijsen dari Juventus, namun bukan berarti minat mereka terhadap Saliba padam sepenuhnya.
Dugaan kuat beredar bahwa Real Madrid akan menunggu hingga musim panas 2026, saat Saliba hanya menyisakan satu tahun kontrak. Jika tidak diperpanjang, mereka berpotensi mendapatkannya dengan harga miring, atau bahkan gratis setahun setelahnya.
Langkah Preventif Arteta: Rombak Lini Belakang Sejak Dini
Arsenal sejatinya sudah memulai proses peremajaan skuad. Pada jendela transfer musim panas ini, mereka sudah mendatangkan bek muda Spanyol U-21, Cristhian Mosquera, dari Valencia. Mosquera telah menjalani debut saat Arsenal kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur dalam laga pramusim.
Selain Mosquera, lima pemain anyar juga telah merapat ke Emirates: Viktor Gyokeres, Martin Zubimendi, Kepa Arrizabalaga, Noni Madueke, dan Christian Norgaard. Namun Mikel Arteta belum puas. Ia disebut masih menginginkan tambahan pemain, terutama jika Saliba benar-benar memutuskan hengkang atau jika Jakub Kiwior dilepas ke klub lain.
Adapun Takehiro Tomiyasu sudah lebih dulu dilepas setelah kontraknya diputus karena masalah cedera berkepanjangan. Artinya, secara kuantitas dan kualitas, lini belakang Arsenal memang masih butuh penambahan pemain.
Potensi Transfer Jacquet: Musim Ini atau Musim Depan
Meskipun kontak awal telah dilakukan, transfer Jeremy Jacquet kemungkinan belum akan terjadi dalam waktu dekat. Fabrizio Romano menyebut bahwa Arsenal bisa saja menahan diri hingga musim depan, sambil melihat perkembangan kontrak Saliba dan performa para pemain bertahan yang ada.
Namun jika tawaran menarik datang untuk Jakub Kiwior, atau Saliba menolak memperpanjang kontrak, maka langkah cepat akan diambil. Jeremy Jacquet bisa langsung menjadi target utama untuk diboyong ke London Utara.
Selain Arsenal, beberapa klub Eropa juga dikabarkan tertarik pada Jacquet. Namun belum ada laporan konkret selain minat awal dari The Gunners, yang disebut memiliki keunggulan dalam proyek pengembangan pemain muda di bawah Arteta.
Kedatangan Jeremy Jacquet ke Arsenal, jika terwujud, bukan hanya sebagai pelapis atau opsi cadangan. Ia berpotensi besar menjadi pilar masa depan The Gunners, terutama jika William Saliba benar-benar hengkang ke Spanyol.
Dengan usia muda, pengalaman kompetitif di dua level berbeda, serta performa menjanjikan di Rennes dan timnas Prancis U-21, Jacquet bisa menjadi aset berharga jangka panjang. Jika Arsenal mampu mendatangkannya lebih cepat, maka proses adaptasi dan pengembangan bisa dimulai sebelum tekanan datang.
Kini semua tergantung bagaimana kelanjutan negosiasi, situasi kontrak Saliba, dan keputusan akhir Arteta dalam menata ulang skuadnya. Namun satu hal jelas: Arsenal tidak ingin kecolongan dan harus bersiap sejak dini menghadapi ancaman kehilangan salah satu bek terbaik mereka.