← Beranda
Ruben Amorim Hadapi Tekanan Besar di Awal Musim 2025/2026, Manchester United Hadapi Arsenal di Laga Perdana
Alvin Fahrizal Bayyuni• Senin, 23 Juni 2025 | 02.41 WIB
Ruben Amorim (Dok. Manchester United)

JawaPos.com - Musim baru Premier League belum dimulai, namun pelatih Manchester United, Ruben Amorim, dipastikan akan menghadapi tekanan besar sejak pekan pertama. Hasil analisis terbaru menunjukkan bahwa MU mendapat jadwal pembuka tersulit dibanding tim lain di musim 2025/2026.

Amorim sendiri belum sepenuhnya lepas dari kritik usai musim lalu gagal total — hanya finis di posisi ke-15 liga dan kalah di final Liga Europa. Kini, di musim penuh pertamanya sebagai pelatih Setan Merah, start yang berat bisa kembali memanaskan kursi pelatih asal Portugal itu.

Seberapa berat jadwal awal MU? Bagaimana peluang Amorim bangkit di musim baru? Dan apa target realistis MU musim ini? Berikut ulasannya.

Laga Perdana Langsung Jumpa Arsenal

MU akan membuka musim dengan menjamu Arsenal di Old Trafford, Agustus mendatang. Duel ini dipastikan bakal menguji nyali Amorim dan anak asuhnya.

Tak hanya itu. Usai menghadapi The Gunners, MU langsung dihadapkan pada laga-laga berat melawan Fulham, Burnley, Manchester City, dan Chelsea — semuanya di lima pekan awal.

Berdasarkan data analisis Opta, ini merupakan rangkaian awal musim tersulit dibandingkan seluruh peserta Premier League musim ini.

Catatan musim lalu membuat tantangan ini makin berat. Di liga, Amorim hanya mampu membawa MU menang 7 kali dari 27 laga sejak menggantikan Erik ten Hag pada November 2024.

Sistem 3-4-3 yang Belum Klik

Amorim sejak awal menekankan bahwa butuh waktu agar tim beradaptasi dengan formasi favoritnya, 3-4-3. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Musim lalu, banyak pemain MU tampak kesulitan menjalankan peran yang diminta pelatih. Hasil buruk pun tak terhindarkan. Kritik dari fans dan pundit terus berdatangan.

Meski begitu, performa tim di beberapa laga besar sempat memberi secercah harapan. Di antaranya ketika mengalahkan Manchester City 2-1 pada Desember dan menahan imbang rival sekota itu di laga kedua.

MU juga mampu menyingkirkan Arsenal di Piala FA serta bermain imbang 1-1 dalam pertemuan liga terakhir musim lalu.

Namun menghadapi Chelsea, performa MU justru buruk. Dalam tiga pertemuan terakhir, Setan Merah gagal menang dan menderita dua kekalahan, termasuk 0-1 di bulan Mei.

Dengan jadwal berat di depan mata, seberapa besar tekanan yang bakal dihadapi Amorim di awal musim ini?

Target ke Liga Champions, Tekanan Semakin Tinggi

Tak bisa dipungkiri, target utama Amorim musim ini adalah membawa MU kembali ke Liga Champions. Namun untuk itu, mereka harus minimal finis di lima besar.

Tantangannya? Kompetisi di papan atas makin sengit. Newcastle United dan Chelsea kini konsisten mengincar posisi elit. Sementara Liverpool, Arsenal, dan Manchester City diprediksi tetap dominan musim depan.

Jika MU gagal tampil konsisten sejak awal, mereka bisa tertinggal jauh dalam persaingan perebutan tiket Eropa. Situasi ini jelas bisa membuat posisi Amorim kembali tertekan.

Apalagi manajemen dan fans MU tentu tak ingin mengulang mimpi buruk musim lalu. Awal yang buruk bisa membuat kepercayaan pada Amorim makin menipis.

Musim 2025/2026 jadi ujian sesungguhnya bagi Ruben Amorim di MU. Dengan jadwal pembuka yang super berat, setiap poin di awal musim bakal sangat krusial.

Mampukah Amorim menjawab tantangan? Atau justru akan kembali menghadapi gelombang kritik? Semua tergantung bagaimana Setan Merah memulai musim ini.

Satu yang pasti, semua mata bakal tertuju ke Old Trafford sejak pekan pertama. Amorim butuh start yang meyakinkan jika ingin memperpanjang masa baktinya bersama Manchester United.

EDITOR: Hendra