← Beranda
Lagi-lagi Nyungsep, Ini 4 Pemain yang Jadi Biang Kerok Kekalahan AC Milan atas Lazio, Salah Satunya Terkena Kartu Merah
Yoga Radyan NalendraSelasa, 4 Maret 2025 | 05.53 WIB
Penyerang AC Milan Santiago Gimenez hanya sanggup melihat pemain Lazio merayakan gol. (X/@SerieA)

JawaPos.com - AC Milan dipaksa bertekuk lutut saat menjamu Lazio dalam laga lanjutan Serie A 2024/2025. Bermain di San Siro, Senin (3/3) dini hari WIB, mereka menyerah 1-2 atas sang lawan.

Laga tersebut sempat diwarnai para Ultras Milan yang melakukan aksi mengosongkan tribun hingga menit ke-15 sebagai bentuk protes atas penampilan klub, namun mereka kembali tepat melihat tim tamu unggu lewat gol Mattia Zaccagni di menit 28.

Adam Marusic yang melepaskan tembakan keras mampu digagalkan oleh kapten Milan, Mike Maignan, namun Zaccagni mencetak gol rebound dalam penampilan ke-150-nya untuk Lazio di menit ke-28. 

Tugas Milan untuk menyamakan kedudukan menjadi semakin sulit di menit ke-67 ketika Strahinja Pavlovic menerima kartu merah langsung atas tekel buruknya terhadap Gustav Isaksen. 

Namun, dengan tujuh menit tersisa, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Samuel Chukwueze lewat sundulan usai memanfaatkan assist dari Rafel Leao di menit 84.

Pertandingan tampaknya akan berakhir imbang sampai Lazio mendapat hadiah penalti di menit akhir setelah Isaksen dijatuhkan oleh Maignan, yang kemudian diberikan tendangan penalti setelah tinjauan VAR oleh wasit.

Dan Pedro melangkah maju untuk mengeksekusi dengan tenang dari jarak 12 yard, membuat Maignan salah langkah di menit 90+8 dan membawa Lazio naik ke peringkat empat dan tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen, Napoli. 

Hasil ini membuat Milan telah menelan tiga kekalahan beruntun di Serie A untuk pertama kalinya sejak antara Januari dan Februari 2023, sementara ini adalah kekalahan kedelapan mereka musim ini.

Anak asuh Sergio Conceicao sejatinya menguasai sepanjang pertandingan dengan mencatatkan 61% ball possesion. Namun demikian, terjadi beberapa kesalahan dari penggawa Rossoneri di laga ini.

Siapa sajakah mereka yang menjadi biang kerok kekalahan kubu Milan? Dilansir dari laman Whoscored, berikut empat pemain Rossoneri yang tampil buruk saat melawan Lazio.

Youssouf Fofana

Pemain pertama yang gagal memberikan performa terbaik saat Milan dipermalukan atas Lazio adalah Youssouf Fofana. Dia tidak sanggup menjadi pengubung serangan serta rapuh saat melakoni bertahan.

Fofana juga tidak menghasilkan umpan-umpan bagus di laga ini, sehingga serangan Milan terlihat mandek dan sirkulasi bola menjadi lambat. Dia hanya mengemas 46 sentuhan dan 4 umpan kunci.

Pemain asal Prancis ini kemudian hanya diberi kesempatan bermain selama 70 menit sebelum digantikan oleh Malick Thiaw. Dengan performa minornya melawan Lazio, dia diganjar rating sebesar 6,1 oleh Whoscored.

Matteo Gabbia

Meski sanggup mempertontokan performa yang cukup oke, Matteo Gabbia juga tidak luput dari sorotan. Dia terlihat beberapa kali kesulitan mengawal Loum Tchaouna maupun Boulaye Dia.

Gabbia hanya tampil selama 83 menit dan mencatatkan statistik 1 sapuan, 1 intersep, nol tekel kunci, dan 2 kali kalah duel. Berkat performa melempemnya, pemain asal Italia ini diberi rating 6,4 oleh Whoscored. 

Alex Jimenez

Alex Jimenez tampil sangat mengerikan dalam hal pertahanan di laga melawan Lazio, kalah dalam setiap duel satu lawan satu dengan Nuno Tavares dan juga gagal mengantisipasi gol Zaccagni.

Pemain asal Spanyol ini kemudian hanya diberi kesempatan bermain selama 45 menit babak pertama sebelum digantikan oleh Kyle Walker di babak kedua.

Jimenez hanya mengemas statistik nol sapuan maupun intersep, 2 kali menang duel, dan 4 kali kalah duel. Performa minornya di babak pertama membuatnya diberi rating 6,2 oleh Whoscored.  

Strahinja Pavlovic

Pemain asal Serbia ini bertanggung jawab atas pelanggaran yang sangat buruk sebelum gol pembuka Lazio dan kemudian membunuh permainan dengan kartu merahnya, meskipun Milan berhasil menyamakan kedudukan setelahnya. 

Pavlovic mungkin sangat menyesali keputusan gegabahnya yang berakibat fatal bagi Rossoneri. Mengingat sepanjang pertandingan, timnya memiliki potensi untuk memenangkan laga.

Selain mengemas 1 kartu merah, bek berusia 23 tahun ini mencatat 1 sapuan, nol intersep, dan 2 kali kalah duel. Berkat performa buruk yang ia tunjukkan, Whoscored memberinya rating 5,8 untunya.

 

EDITOR: Edy Pramana