← Beranda
5 Pengkhianat pada Laga AS Roma vs Lazio: Masih Ada 3 Orang yang Ikut di Derby della Capitale Dinihari Nanti
M Wanda SyafiiMinggu, 5 Januari 2025 | 23.46 WIB
Tensi tinggi kerap mewarnai laga antara AS Roma versus Lazio. (Istimewa)

JawaPos.com - AS Roma vs Lazio akan menutup Liga Italia pekan ke-19. Derby della Capitale berlangsung di stadion Olimpico, Senin (6/1) dinihari WIB.

Sebagai derbi terpanas Italia, kerusuhan antarsuporter dan permainan keras para pemain di lapangan menjadi pemandangan biasa. Kendati begitu ada satu hal menarik dari Derby della Capitale.

Panasnya persaiangan mereka dan saling benci para suporternya tidak menghalangi para pemain untuk berkhianat. Hampir tidak terhitung jumlah pemain yang membelot untuk membela tim pesaingnya.

Bahkan perpindahan pemain dari AS Roma ke Lazio atau sebaliknya kerap terjadi di kelompok umur. Di level profesional beberapa pemain mampu memberikan yang terbaik untuk keduanya.

Tidak semua dari mereka pindah secara langsung. Ada yang pergi ke klub lain terlebih dulu baru berlabuh di Lazio.

JawaPos.com telah merangkum para pengkhianat pada laga AS Roma vs Lazio. Berikut lima di antaranya:

1.       Pedro Rodriguez

Salah satu pemain yang berstatus pengkhianat dan masih ambil bagian di Derby della Capitale dinihari nanti adalah Pedro Rodriguez. Ia sekaligus jadi pemain terakhir yang pindah langsung dari AS Roma ke Lazio.

Keputusan berani tersebut ia ambil musim panas 2021-2022. Performa pemain asal Spanyol di Roma sejatinya tidak buruk, namun dia tidak puas dengan situasi klub saat itu.

Akhirnya dia pindah ke Lazio dan telah mencatatkan 152 penampilan, mencetak 27 gol serta 16 assist. Yang unik dari Pedro adalah dia pernah mencetak gol pada laga AS Roma vs Lazio untuk masing-masing tim.

Musim 2020-2021 saat masih memperkuat Il Lupi, ia mencetak gol ke gawang I Biancoceleste. Setahun berselang eks Barcelona kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini gol ia persembahkan untuk Lazio.

2.       Alessio Romagnoli

Pengkhianat kedua yang masih tersisa adalah Alessio Romagnoli. Bedanya, sang bek tidak langsung membelot seperti Pedro Rodriguez.

Romagnoli merupakan jebolan akademi AS Roma. Dia juga sempat memperkuat Il Lupi di Serie A dengan 14 penampilan.

Masalahnya, ketika masih berstatus pemain Roma sang bek secara terang-terangan mengaku sebagai fan berat Lazio. Ia juga pernah mengunggah foto memakai jersey Elang Ibu Kota,

Akibat tindakan itu Romagnoli langsung ditendang. Ia pindah ke Sampdoria lalu menjadi kapten di AC Milan. Dan sejak 2022 pemain 29 tahun akhirnya memperkuat klub idola masa kecilnya.

3.       Aleksandar Kolarov

Berbeda dengan dua nama di atas, Aleksandar Kolarov lebih dulu berseragam Lazio. Ia datang ke ibu kota 2007 silam dan tampil apik di sana.

Performa bagus itu membawanya ke tim bertabur bintang Inggris, Manchester City. Sepuluh tahun berselang ia kembali ke ibu kota Italia.

Kali ini bukan Lazio yang dipilih. Aleksandar Kolarov menerima pinangan AS Roma. Hebatnya, dia masih mampu menunjukkan performa apik kendati sudah kepala tiga.

Catatannya pun lebih mentereng bersama Sang Serigala daripada Sang Elang. Total 132 penampilan dengan 19 penampilan dan 21 assist dibuat.

Sementara di Lazio, Kolarov membuat 104 laga dan mengoleksi 11 gol serta sembilan assist. Dan hanya bersama I Biancoceleste ia mendapat kartu merah. Bukan cuma sekali, tapi tiga kali.

4.       Sinisa Mihajlovic

Sinisa Mihajlovic adalah bagian dari generasi emas Serbia. Dia juga anggota Red Star Belgrade saat merengkuh Piala Champions musim 1990-1991.

Kesuksesan besar itulah yang membawanya ke Serie A. Roma jadi tujuan pertama dan bermain selama dua musim sampai 1994.

Miha kemudian melegenda bersama Lazio. Di klub peraih dua scudetto inilah namanya masuk dalam buku sejarah Serie A.

Sinisa Mihajlovic jadi bek pertama yang bikin hattrick lewat tendangan bebas. Ironisnya, tiga gol bersejarah itu dia cetak ke gawang mantan klub, Sampdoria, 1998 silam.

5.       Luca Pellegrini

Nama terakhir adalah Luca Pellegrini. Saat ini ia masih tercatat sebagai pemain Lazio, yang berarti namanya juga terpampang di Derby della Capitale nanti.

Pellegrini merupakan produk akademi AS Roma. Sejatinya ia tidak mau jadi pengkhianat ketika klub melegonya.

Pada 2019 lalu ia pindah ke Juventus dengan mahar EUR 23 juta. Persaingan ketat di Juve membuatnya dipinjamkan ke beberapa klub.

Musim lalu, Juventus akhirnya meminjamkan Pellegrini ke Lazio. Sampai saat ini Elang Ibu Kota jadi klub yang paling sering dia bela dengan 50 penampilan.

EDITOR: Banu Adikara