JawaPos.com – Indonesia menjaga asa untuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, setelah mengalahkan sesama negara Asean, Vietnam, (19/1) di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar.
Gol kemenangan Timnas Indonesia dicetak oleh sang kapten, Asnawi Mangkualam, melalui titik putih, setelah Rafael Struick dijatuhkan di kotak penalti oleh pemain Vietnam, pada menit ke-42.
Beberapa perubahan terjadi, Sandy Walsh dan Egy Maulana Vikri akhirnya diberi kesempatan oleh Shin Tae Yong untuk tampil sebagai starter, setelah di laga sebelumnya baru masuk di menit-menit akhir, dan satu lagi tidak bermain.
Timnas Indonesia bermain dengan formasi 4-3-3 di awal babak pertama, Ernando sebagai kiper, dengan 4 bek diisi oleh Asnawi, Sandy, Amat, dan Arhan.
Di tengah diisi oleh duet Hubner-Jenner, dan Marselino di posisi nomor 10. Sementara sayap kanan ada Sayuri, di kiri ada Egy, dan Rafael sebagai ujung tombak.
Timnas Indonesia bermain dengan spartan di 20 menit awal babak pertama. Vietnam baru bisa mengimbangi ritme pertandingan setelahnya.
Bermain dengan spartan membuat anak asuh Shin Tae Yong melakukan banyak pelanggaran.
Namun, keseluruhan pelanggaran yang dilakukan adalah professional foul, alias pelanggaran yang memang harus dilakukan.’
Sayang bagi Pasukan Bintang Emas. Timnas Indonesia mendominasi dengan 12 pelanggaran, dan Vietnam hanya 4.
Namun 4 pelanggaran yang mereka ciptakan, 1 diantaranya berbuah penalti untuk Skuad Garuda.
Pada akhirnya, kapten tim, Asnawi Mangkualam mengeksekusinya dengan sempurna dan membuat Timnas Indonesia unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Di laga ini, Sandy Walsh bermain dengan baik dan membayar lunas kepercayaan Shin Tae Yong. Ernando Ari juga melakukan penyelamatan penting di bawah mistar.
Sementara Justin Hubner juga bermain sangat solid, baik sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah.
Berikut adalah rating para pemain Timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam, di laga kedua grup D Piala Asia 2023, menurut JawaPos:
ERNANDO ARI (9/10)
Pemain asal Persebaya Surabaya itu melakukan 2 penyelamatan penting saat Indonesia menang atas Vietnam.
Terlebih satu save-nya di akhir laga yang membuat Indonesia mengamankan 3 poin.
ASNAWI MANGKUALAM (8/10)
Asnawi sangat tenang di kanan, ia melakukan 2 tackling untuk menggagalkan serangan Vietnam. Meski ia hanya bermain selama 56 menit, ia menjadi penentu kemenangan Indonesia melalui titik putih.
SANDY WALSH (8.5/10)
Bermain sebagai starter, pemain KV Mechelen itu menjadi sosok yang dewasa di lini pertahanan Indonesia.
Di babak pertama, ia tercatat melakukan 3 kali percobaan serangan, dengan satu diantaranya mengarah ke gawang dan diselamatkan oleh kiper Vietnam.
JORDI AMAT (7.5/10)
Permainan pemain berdarah Spanyol itu jauh lebih membaik dibanding dengan laga kontra Irak. Jordi berhasil menjadi inisiator serangan, dan mampu mengomandoi lini belakang dengan baik. Ia harus ditarik keluar karena benturan di menit ke-70.
PRATAMA ARHAN (8/10)
Lemparan jauh dari Pratama Arhan menjadi menjadi andalan Timnas pada laga ini. Dalam struktur bertahan dan menyerang, suami Azizah Salsha itu mampu menyeimbangkan perannya.
Hal itu bisa lebih sempurna, ketika ia mampu memanfaatkan kemampuan crossing-nya.
IVAR JENNER (7.5/10)
Meski tak se-militan laga sebelumnya, namun penampilan Jenner mampu di-cover dengan baik oleh koleganya, Justin Hubner.
JUSTIN HUBNER (8.5/10)
Justin kembali bermain dalam dua posisi, yakni sebagai gelandang bertahan dan sebagai bek tengah-kiri di akhir babak kedua.
Pemain Wolves itu menjadi pemain pertama yang mematahkan serangan-serangan yang dilakukan oleh Vietnam.
MARSELINO FERDINAN (8/10)
Marselino bermain sebagai nomor 10, yang bisa membagi bola dengan baik. Ia menjadi kreator serangan, sekaligus menjadi pemain yang banyak dilanggar oleh lawan.
Aksi terbaiknya adalah ketika beradu sprint dengan pemain Vietnam di menit ke-90. Pemain KMSK Deinze itu akhirnya dilanggar oleh Le Thanh Phuong, dan sang pemain diganjar kartu kuning kedua.
YAKOB SAYURI (7.5/10)
Sayuri memiliki mobilitas yang tinggi saat bermain dalam laga ini. Ia juga sempat bermain di kanan dan di kiri.
EGY MAULANA VIKRI (7/10)
Egy yang bermain di sayap kiri, kadang masih sering kebingungan dan telat dalam mengambil keputusan.
RAFAEL STRUICK (8/10)
Kembali bermain sebagai false nine, Rafael mengalami peningkatan performa. Ia mampu memperbaiki decision making dan penjagaan bolanya. Ia juga pemain yang dilanggar di kotak penalti, juga sempat melakukan 2 kali percobaan tendangan.
PEMAIN PENGGANTI
WITAN SULAIMAN (7/10)
Menggantikan Asnawi, Witan bermain di sayap kanan. Perannya tak terlalu terlihat dalam laga tadi malam.
ADAM ALIS (7/10)
Bermain sebagai sayap kiri menggantikan Egy, Adam Alis dipercaya untuk mengeksekusi bola-bola mati, meski ia juga tak banyak menunjukkan aksinya.
HOKKY CARAKA (7/10)
Empat kesempatan setidaknya didapatkan pemain PSS Sleman tersebut. Namun pengambilan keputusan Hokky masih perlu ditingkatkan.
RIZKY RIDHO (7.5)
Masuk menggantikan Jordi yang cedera sekaligus menjadi kapten, Ridho mampu bermain lebih tenang dan berhasil mengamankan pertahanan.
Timnas Indonesia kini menempati posisi ke-3 dalam klasmen sementara grup D. Mereka memiliki perolehan poin yang sama dengan Jepang, namun kalah agresivitas gol.
Di klasmen peringkat 3 terbaik, Timnas Indonesia menduduki peringkat pertama untuk sementara.