← Beranda
Alasan Xabi Alonso Akan Bawa Bayer Leverkusen Juara Bundesliga, Tekad Hentikan Dominasi Bayern Munich
Muhammad Zaky DharmawanJumat, 22 Desember 2023 | 02.11 WIB
Xabi Alonso digadang-gadang akan membawa Bayer Leverkusen meraih titel juara Bundesliga. (Bayer Leverkusen)

JawaPos.com - Xabi Alonso saat ditunjuk menjadi pelatih Bayer Leverkusen pada 5 Oktober 2022 menggantikan Seoane, tim asal Jerman tersebut berada di posisi ke-17 dari 18 tim di Bundesliga 2022/2023.

Namun, secara luar biasa, Xabi Alonso mampu membawa Bayer Leverkusen ke posisi enam klasemen akhir dan lolos ke Liga Europa.

Kegemilangan Xabi Alonso masih berlanjut di musim keduanya menukangi Bayer Leverkusen. Hingga pekan ke-16, dia membawa Bayer Leverkusen ke puncak klasemen sementara.

Baca Juga: Chef Haryo Meninggal Dunia, Seminggu Belakangan Alami Demam

Mereka saat ini memperoleh 42 poin, mengungguli Bayern Munich yang memiliki 38 poin.

Belum terkalahkan hingga 16 laga, membuat Xabi Alonso digadang-gadang akan membawa Bayer Leverkusen meraih titel juara Bundesliga, untuk menghentikan dominasi Bayern Munich dalam sepuluh tahun terakhir.

Dilansir dari laman Bundesliga pada Kamis (21/12), inilah lima alasan Xabi Alonso akan membawa Bayer Leverkusen meraih juara Bundesliga.

Baca Juga: Mahfud Minta Polri Hingga KPK Usut Temuan PPATK Soal Transaksi Janggal Pemilu 2024

  1. Awal yang Tidak Terkalahkan

Setelah perjalanan tim asuhan Xabi Alonso dari posisi kedua terbawah hingga keenam pada musim lalu. Terdapat perasaan positif di sekitar BayArena, markas Bayer Leverkusen, untuk menyongsong musim 2023/24.

Bayer Leverkusen membuka perjalanannya di Bundesliga dengan jadwal menghadapi RB Leipzig, Borussia Mönchengladbach, Darmstadt, dan Bayern Munich.

Dalam empat pertandingan itu, Die Werkself, julukan Bayern Leverkusen, mampu meraih sepuluh poin, dengan catatan tiga menang dan sekali seri.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Komitmen Jadikan Milenial Entrepreneur, Bantu Lewat Permodalan Mudah

Setelah empat laga awal itu, Bayer Leverkusen menyapu sembilan laga dengan kemenangan, sebelum akhirnya ditahan imbang VfB Stuttgart.

  1. Skuad yang Ideal

Kinerja Bayer Leverkusen di bursa transfer tidak terlalu disorot, malah kepergian Moussa Diaby, pencetak gol terbanyaknya musim lalu, yang menarik perhatian.

Kepergian Moussa Diaby membawa dana segar bagi Xabi Alonso untuk menyelesaikan empat transfer utamanya.

Baca Juga: Pakar Tata Negara: KPU Wajib Melaksanakan Putusan PTUN Irman Gusman

Bayer Leverkusen berhasil mendatangkan Granit Xhaka, Jonas Hofmann, Alejandro Grimaldo, dan Victor Boniface yang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Europa tahun lalu.

Semua buruan utama telah masuk dan memberikan dampak positif dalam kekompakan tim.

Xabi Alonso memiliki kedalaman skuad yang bagus untuk mengarungi Bundesliga dan Liga Europa. Setiap posisi terdapat pelapis yang sepadan dan menambah persaingan berkualitas bagi tim.

  1. Faktor Kepemimpinan Xabi

Baca Juga: 5 Kali Coba Bunuh Diri Usai Bunuh 4 Anaknya Tapi Tidak Mati-mati, Panca: Kenapa Saya Masih Hidup Aja Sih? Saya Maunya Ikut Anak-anak!

Pengaruh Xabi Alonso saat mengambil alih kepemimpinan Die Werkself pada Oktober 2022, langsung terlihat saat mengalahkan Schalke 4-0.

Namun, dia kemudian gagal memenangkan enam pertandingan berikutnya. Butuh beberapa waktu bagi mantan pelatih muda Real Madrid dan Real Sociedad ini untuk menunjukkan kemampuannya di tim yang sedang terpuruk.

Tim ini baru timbul rasa percaya diri setelah rekor tak terkalahkan selama Maret dan April dan akhirnya membawa mereka ke kompetisi Eropa.

Baca Juga: 5 Kali Coba Bunuh Diri Usai Bunuh 4 Anaknya Tapi Tidak Mati-mati, Panca: Kenapa Saya Masih Hidup Aja Sih? Saya Maunya Ikut Anak-anak!

Setelah 12 bulan lebih menjabat dan memiliki skuad yang sesuai dengan strateginya, Xabi Alonso sudah mampu menanamkan mentalitas dan filosofi bermainnya dalam tim.

  1. Menjadi Tim yang Agresif

Bayer Leverkusen tampil gemilang dalam menyerang sejauh musim ini, dengan mencetak 46 gol setelah menjalani 16 pertandingan.

Selain dua hasil imbang 1-1 dengan Dortmund dan Stuttgart, Die Werkself selalu mencetak dua gol atau lebih di setiap pertandingan liga. Sementara itu hanya empat dari 12 kemenangan Bundesliga yang mereka raih dengan margin satu gol.

Baca Juga: Bawaslu Permasalahkan Bagi-bagi Susu, Kader PAN Ngaku Bingung

Saat ini mereka hanya kalah produktivitas dari Bayern Munich yang total mencetak 49 gol di Bundesliga.

  1. Menguasai Permainan

Saat masih sebagai pemain, Xabi Alonso merupakan playmaker yang bertugas untuk mendominasi permainan. Dia mampu menjadi jantung penghubung antara serangan dan pertahanan.

Dia tahu bahwa jika memiliki kualitas di sepertiga akhir lapangan dan jalur suplai yang konstan, maka gol akan datang.

Baca Juga: KPU Persilakan Kandidat Cawapres Bawa Alat Bantu pada Debat Besok

Butuh sedikit waktu untuk menemukan sistem dan personelnya bagi Xabi Alonso. 

Saat ini dia mendapatkan keseimbangan yang diinginkan dalam formasi 3-4-3, dengan menampilkan lima pemain bertahan dan lima penyerang.

 

EDITOR: Hanny Suwindari