JawaPos.com - Kekalahan 0-1 Manchester United oleh Aston Villa di Premier League akhir pekan lalu (25/9) mengungkit kembali kelemahan kiper David de Gea dalam mengantisipasi situasi set pieces.
Gol Villa yang tercipta pada menit ke-88 via bek tengah Kortney Hause adalah buktinya.
Nah, Villarreal CF yang dihadapi United di Old Trafford dini hari nanti tentu tersenyum dengan situasi tersebut.
Sebab, gol El Submarino Amarillo di final Liga Europa musim lalu juga lahir dari situasi bola mati yang dimanfaatkan Gerard Moreno.
Striker Villarreal CF itu memang sudah dikonfirmasi absen dini hari nanti. Namun, entrenador Villarreal CF Unai Emery tetap berkesempatan mengeksploitasi kelemahan De Gea dengan materi pemain yang dimilikinya.
Apalagi, pertahanan United kehilangan bek tengah sekaligus kapten tim Harry Maguire dan bek kiri Luke Shaw. Dua pemain yang paling menonjol di sektor pertahanan The Red Devils sejak musim lalu.
Bagi De Gea, melawan Villareal CF sekaligus membangkitkan memori buruk sebagai penyebab kekalahan United di final Liga Europa musim lalu.
Gara-gara gagal sebagai penendang saat adu penalti, United masih puasa gelar sejak memenangi Liga Europa 2016–2017.
”Para pemain tidak ingin mengingat hal itu lagi (final Liga Europa, Red) dan yang menjadi concern kami adalah tidak mengulang kesalahan yang sudah-sudah,” ujar pelatih Ole Gunnar Solskjaer kepada MUTV.