JawaPos.com - Euforia cukup besar terjadi di kubu Napoli sebelum mereka menghadapi Real Madrid di laga 16 besar Liga Champions. Banyak yang yakin dan percaya diri mereka bisa membuat kejutan.
Sayangnya, I Partenopei malah kalah 1-3 di leg pertama dan pe-er besar pun menanti di San Paolo nanti. Presiden Aurelio De Laurentiis sempat mengkritik timnya.
Dia menganggap Napoli tak punya hasrat bertarung yang cukup dan mempertanyakan taktik pelatih Maurizio Sarri yang lebih memilih Dries Mertens sebagai false nine ketimbang memainkan Arkadiusz Milik yang baru sembuh dari cedera lutut.
Milik memang akhirnya bermain sebagai pemain pengganti. Tapi, tak bisa berbuat banyak pada laga ini. Sarri pun langsung membalas komentar De Laurentiis.
"Saya yang berada di sesi latihan setiap hari dan saya yang memiliki hak untuk memilih pemain. Presiden boleh mengekspresikan idenya. Tapi, sebaiknya dia mengatakan itu langsung kepada saya, karena pada akhirnya saya yang memilih," ujarnya pada konferensi pers.
"Kami memiliki Milik di bangku cadangan karena kami tahu kondisinya dan sang pemain belum mampu tampil lebih dari 10 atau 11 menit. Ketika kami melakukan banyak kesalahan, sulit untuk tampil berani. Kami melakukan banyak passing yang tak akurat," pungkas dia. (rap/JPG)