JawaPos.com - Sebagai pemenang Liga Inggris dan Liga Champions bersama Liverpool, Mohamed Salah tidak diragukan lagi telah mencapai puncak performa tertinggi dalam karirnya.
Pemain sayap berusia 32 tahun ini telah bersama Liverpool sejak 2017 dan sejak saat itu, telah membuktikan dirinya sebagai salah satu winger terbaik yang pernah bermain di liga tertinggi Inggris.
Mengingat konsistensi Salah dan cara bermain sepak bolanya yang hampir seperti robot, mudah untuk melupakan betapa hebatnya dia karena ia sangat jarang bermain buruk. Pemain berjuluk Raja Mesir ini telah mencatatkan rata-rata gol yang mengejutkan selama di Anfield.
Akibat dari penampilan menawannya tersebut, banyak yang sering memasukkan pemain sayap ini dalam perbincangan tentang pemain-pemain terhebat sepanjang masa di Liga Inggris.
Masa depan Salah masih belum jelas bersama The Reds akhir musim nanti. Ia merupakan satu dari tiga pemain kunci Liverpool, bersama dengan Virgil van Dijk dan Trent Alexander-Arnold, yang kontraknya akan berakhir pada musim panas 2025.
Mantan pemain Chelsea ini berharap untuk tetap bertahan di Anfield, meski tampaknya tidak ada kemajuan dalam pembicaraan kesepakatan perpanjangan kontrak, sementara Alexander-Arnold dilaporkan hampir pindah ke Real Madrid.
Kembali pada tahun 2022, ketika berbicara kepada Sky Sports, Salah pernah menyebutkan empat kiper terbaik yang pernah ia jumpai sepanjang karirnya di liga-liga elit Eropa, mengingat kaliber Salah sendiri sebagai penyerang bintang dunia saat ini.
Iker Casillas
Pertama dalam daftar kiper Salah adalah Iker Casillas. Meskipun kiper tersebut pensiun di Porto, selama 16 tahun bermain di Real Madrid, ia mulai dikenal di mata dunia.
Casillas secara konsisten menunjukkan penampilan terbaik dengan penyelamatan luar biasa saat membela Los Blancos, yang mempersembahkan banyak trofi selama bermain di klub tersebut.
“Untuk karir yang dijalaninya. Saya pernah melawannya ketika membela Porto, bukan Real Madrid. Anda melihatnya ketika berbicara (memimpin) lini belakang,” ujar Salah ketika ditanya tentang mantan kiper terbaik timnas Spanyol itu.
Fakta bahwa Salah bermain melawan Casillas ketika ia di Porto, namun pemain Spanyol itu masih termasuk di antara kiper terbaik yang pernah dihadapi pemain sayap tersebut membuktikan betapa konsistennya penampilannya.
Casillas berusia pertengahan 30-an ketika ia memutuskan untuk pindah ke raksasa Portugal itu sebelum terpaksa gantung sepatu karena masalah kesehatan pada tahun 2020 lalu.
Gianluigi Buffon
Nama berikut yang disebutkan Salah adalah Gianluigi Buffon, salah satu penjaga gawang terhebat sepanjang sejarah. Pemenang Piala Dunia bersama timnas Italia ini baru pensiun pada tahun 2023 setelah dua tahun bersama Parma, klub masa kecilnya.
Sebelumnya sang kiper legendaris Italia ini telah menghabiskan hampir 30 tahun sebagai pemain sepak bola profesional yang kebanyakan ia jalani di Serie A, yang membuat namanya melambung dan terkenal ketika ia bersama Juventus selama dua periode.
Salah saat berseragam Fiorentina pernah berhadapan dengan Buffon lebih dari sekadar jika Liverpool pernah diundi melawan Juventus atau Paris Saint-Germain di kompetisi Eropa.
“Ketika saya bermain melawan Buffon di Italia, ia sangat luar biasa. Perasaan ketika Anda melawannya. Luar biasa. Karir (cemerlang) yang ia miliki, memenangkan segalanya dalam sepak bola, sungguh luar biasa,” puji winger Liverpool ini kepada penjaga gawang legenda Serie A
Sebagai runner-up tiga kali di Liga Champions, Buffon memenangkan 10 gelar Liga Italia bersama Juventus, bersama dengan lima trofi Coppa Italia dan enam trofi Supercoppa Italiana menghiasai lemari prestasi kiper dengan tinggi 193 cm ini.
Pemain kelahiran Carrara ini sangat terkenal dan ditakuti oleh para penyerang karena pergerakannya yang sangat cepat di bawah mistar gawang, baik dalam penyelamatan maupun kecemerlangannya dalam keluar dari garis gawang.
Alisson Becker
Dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di generasinya, tidak mengherankan jika Salah menyebut Alisson sebagai salah satu kiper terhebat yang pernah dihadapinya.
Memang, keduanya jarang sekali saling berhadapan di liga domestik. Salah bermain untuk Roma dari tahun 2015 hingga 2017, dengan Alisson bergabung dengan klub tersebut pada musim keduanya di ibu kota.
Setahun setelahnya Salah memutuskan merantau ke Anfield, Alisson pun mengikuti jejaknya. Pemain asal Brasil tersebut telah bermain untuk Liverpool sejak saat itu dan menjadi bagian penting dalam tim asuhan Jurgen Klopp memenangkan penghargaan-penghargaan besar.
Pemenang Yashin Trophy perdana, Alisson pasti akan dikenal sebagai salah satu kiper terbaik Liverpool di era modern kini.
Kini ia menginjak usia 32 tahun, Alisson mungkin masih memiliki waktu bertahun-tahun di level teratas Eropa, mengingat bahwa penjaga gawang sering kali pensiun di usia yang lebih tua.
Maka, Salah berharap bahwa ia tidak akan berhadapan dengan rekan setimnya ini di tahun-tahun mendatang, mengingat betapa ia sangat menghormati Alisson sebagai benteng yang sangat kuat di bawah mistar gawang.
Manuel Neuer
Nama terakhir dalam daftar kiper terbaik menurut Raja Mesir adalah Manuel Neuer, bintang utama dalam filosofi penjaga gawang yang telah lama dikenal karena kecepatan dan efektivitasnya saat membantu penyerangan dari garis pertahanan.
Sebagai pemenang Piala Dunia bersama timnas Jerman, Neuer telah bermain untuk Bayern Munchen sejak 2011 silam dan telah mempersembahkan banyak trofi bergengsi bersama raksasa Bavaria tersebut.
Salah telah berhadapan dengan Neuer beberapa kali, baik saat ia bermain di Italia maupun Inggris, di ajang Liga Champions. Sebagai pencetak gol yang menakutkan, hanya sedikit yang dapat membuat pemain seperti Salah merasa khawatir.
Pemain kelahiran Gelsenkirchen ini telah memenangkan 11 gelar Bundesliga dan dua Liga Champions sepanjang karirnya yang luar biasa, meski saat ini ia memasuki penghujung masanya di dunia sepak bola karena sudah 39 tahun, ia tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.
"Saya tidak dapat memutuskan satu, jadi saya akan memberikan empat (nama kiper terbaik). Casillas, Buffon, Alisson, Neuer. Saya yakin masih banyak penjaga gawang hebat lainnya, tetapi saat ini saya lupa. Sulit untuk memilih yang mana (sebagai yang terbaik),” ungkap Salah.