JawaPos.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyerukan gerakan satu juta masker untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
PKB telah memerintahkan jajarannya untuk menjalankan intruksi tersebut. Penyaluran bantuan tahap awal telah dilakukan di berbagai daerah.
Partai memprioritaskan pembagian di wilayah paling membutuhkan. Selanjutnya penyaluran dilakukan secara bertahap.
“Tahap pertama sudah ratusan ribu masker yang kami salurkan, dan akan terus kita lanjutkan secara bertahap. Kita menyesuaikan dengan distributor karena saat ini kebutuhan masker begitu tinggi,” ujar Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto di Jakarta, Sabtu (17/10).
Gerakan ini merupakan bentuk perhatian PKB kepada warga terdampak karhutla. Aksi nyata harus dilakukan untuk meringankan beban warga.
“Ini bukan sekadar gerakan membagikan masker, tetapi gerakan kepedulian. Gus Muhaimin ingin PKB terus hadir untuk saudara-saudara kita yang terdampak karhutla. Jangan sampai masyarakat merasa berjuang sendirian menghadapi musibah ini,” imbuhnya.
PKB akan mengerahkan seluruh kekuatannya dari tingkat DPC dan DPW untuk membantu korban kahutla. Kerja gotong royong diterapkan agar penyaluran bantuan berjalan cepat.
“DPW dan DPC yang daerahnya tidak terdampak pun harus ikut membantu. Jangan hanya bergerak ketika daerah sendiri mengalami musibah. Ketika ada saudara kita yang kesulitan, kita harus ikut merasakan dan turun tangan membantu,” jelasnya.
Ia menegaskan, instruksi Ketua Umum PKB agar seluruh kader mengedepankan gotong royong harus diwujudkan secara konsisten. Gerakan satu juta masker bukan sekadar target jumlah bantuan, melainkan simbol solidaritas dan tanggung jawab sosial PKB terhadap masyarakat.
“Amanat Gus Muhaimin adalah gotong royong. Karena itu, gerakan ini harus terus dilaksanakan. Kader PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar kesulitan mereka, dan membantu sesuai kemampuan. Jangan berhenti hanya karena bantuan tahap pertama sudah disalurkan,” ujar Bambang.
Dia menambahkan, kehadiran PKB di tengah masyarakat harus dibuktikan melalui kerja nyata dan keberlanjutan bantuan. Dalam situasi bencana, masyarakat membutuhkan solidaritas yang konsisten, bukan sekadar kepedulian sesaat.
“Prinsipnya, PKB harus terus hadir. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, selama itu pula kita harus berusaha membantu. Inilah gotong royong yang diajarkan Gus Muhaimin dan harus menjadi semangat seluruh kader PKB,” pungkasnya.