← Beranda
Khofifah Doakan Emil Jadi Komandan Jawa Timur Saat Hadiri Musda Demokrat
Ardini PramithaMinggu, 30 Agustus 2026 | 14.10 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Musda ke-7 Demokrat di Surabaya. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendoakan Emil Elestianto Dardak untuk menjadi komandan di Provinsi Jawa Timur. 

Doa itu disampaikan Khofifah saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-7 Partai Demokrat Jawa Timur di Novotel Samator, Surabaya, Sabtu (29/8). 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menilai Partai Demokrat memiliki peran dalam membangun pemerintahan sekaligus menjalankan kerja-kerja politik hingga tingkat akar rumput.

Baca Juga: Wamenaker: Anak Muda Tak Perlu Takut AI, Jadikan Alat untuk Permudah Pekerjaan

“Ini sudah pada tahun ketujuh. Saya bisa merasakan bagaimana suasana kesejukan dengan penuh produktivitas yang bisa kita bangun bersama,” kata Khofifah.

Menurut dia, proses demokrasi di internal partai juga perlu terus dibangun dengan memberikan ruang bagi partisipasi dari bawah.

“Saya rasa nuansa Partai Demokrat di sangat banyak lini adalah partai yang produktif, tapi dibangun dengan penuh kesejukan. Bagaimana sesungguhnya bottom-up participation itu tetap dilakukan dengan sangat baik,” ujarnya.

Khofifah kemudian menyinggung perjalanan politiknya bersama Emil Dardak. Keduanya telah dua kali berpasangan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur dan mendapat dukungan dari Partai Demokrat.

Baca Juga: 3.160 Maba Untag Surabaya Dikukuhkan, Robot Owly Dikenalkan hingga Xaviera Beri Motivasi

“Dua kali kami berproses, saya dan Pak Emil. Dan kepada semuanya, kami berproses tanpa mahar. Tanpa mahar,” tegasnya.

Di hadapan para kader Demokrat, Khofifah kemudian mengajak untuk memberikan dukungan dan doa bagi Emil. Ia berharap Emil dapat menjadi komandan di Jawa Timur. 

“Saya rasa kita bersama-sama untuk bisa menyengkuyung, menguatkan, dan mengantarkan Pak Emil Elestianto Dardak pada saatnya dari Musda ke-7, tujuh ini pitulungan. Allah menurunkan pertolongan untuk bisa menjadi komandan nomor satu di Provinsi Jawa Timur ini,” tuturnya.

Khofifah tidak menjelaskan secara rinci maksud istilah “komandan nomor satu” yang disampaikannya, apakah merujuk pada posisi di pemerintahan maupun kepemimpinan partai.

Sementara itu, Emil Dardak menjadi calon tunggal dalam Musda ke-7 Partai Demokrat Jawa Timur setelah memenuhi dukungan suara dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

EDITOR: Bintang Pradewo