JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menyebut saat ini lebih dari 1.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih telah mulai beroperasi. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan karena usia operasional koperasi yang masih relatif baru.
“Tentunya baru satu setengah bulan beroperasi banyak kekurangan. Ada yang belum listriknya belum baik, ada yang airnya belum baik, ada yang belum dapat internet dan sebagainya,” kata Prabowo dalam taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7).
Meski masih menghadapi berbagai kekurangan, Prabowo mengaku menerima laporan bahwa pembangunan Kopdes merah putih dapat dipercepat hingga mencapai puluhan ribu unit pada akhir tahun ini.
“Tapi dalam waktu dekat saya mendapat laporan akhir tahun ini kita bisa selesaikan 30.000 koperasi desa dan kelurahan merah putih 30.000,” ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Singgung Ramalan Indonesia Kolaps: Ternyata Semakin Kuat di Tengah Dunia yang Sedang Perang
Prabowo menilai pencapaian tersebut akan menjadi langkah besar karena koperasi yang dibangun bukan hanya berbentuk badan hukum, tetapi juga memiliki fasilitas yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
“Saya kira ini juga jarang ada negara yang berhasil membuat 30.000 koperasi dalam satu setengah tahun karena koperasi ini adalah koperasi operasional. Bukan koperasi di atas kertas,” tegasnya.
Ia menjelaskan setiap koperasi akan dilengkapi gudang dan fasilitas penyimpanan berpendingin (cold storage) untuk menampung hasil panen petani. Dengan demikian, hasil produksi pertanian tidak mudah rusak dan dapat disimpan lebih lama.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sarana pendukung lainnya seperti armada angkutan, gerai usaha, layanan obat generik murah, hingga bengkel perbaikan alat dan mesin pertanian (alsintan).
“Tiap koperasi akan punya dua truk. Sekarang mungkin baru satu dan akan datang secara bertahap. Tiap koperasi akan punya gerai-gerai. Tiap koperasi akan menjual obat generik murah. Tiap koperasi akan punya bengkel untuk memperbaiki alsintan,” katanya.
Prabowo menambahkan, koperasi juga akan menjadi saluran distribusi berbagai barang subsidi pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, ia menegaskan barang subsidi tidak boleh diperjualbelikan untuk kepentingan pihak tertentu.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Percepat Reformasi Birokrasi, Dorong Single National Identity Card
“Tiap koperasi akan menyalurkan semua barang-barang subsidi. Barang subsidi adalah milik rakyat, tidak boleh diperdagangkan,” pungkasnya.