← Beranda
Profil Singkat Sembilan Pimpinan MPR RI Periode 2024-2029
Muhammad RidwanJumat, 4 Oktober 2024 | 00.06 WIB
Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra resmi dilantik sebagai Ketua MPR RI pada rapat paripurna di Kompleks Parlemen di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, pada Kamis (3/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani telah resmi dilantik sebagai Ketua MPR RI periode 2024-2029, dalam sidang Rapat Paripurna MPR RI ke-3 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10). Muzani didampingi bersama delapan Wakil Ketua MPR RI dari fraksi partai politik dan DPD RI.

Mereka di antaranya, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dari fraksi PDIP, Kahar Muzakir dari fraksi Partai Golkar, Rusdi Kirana dari fraksi PKB, Eddy Soeparno dari fraksi PAN, Hidyaat Nur Wahid dari fraksi PKS.

Kemudian, Lestari Moerdijat dari fraksi Partai Nasdem, Eddy Baskoro Yudhoyono alias Ibas dari fraksi Partai Demokrat dan Abcandra Muhammad Akbar Supratman dari fraksi DPD RI.

Berikut profil singkat ke-9 Pimpinan MPR RI periode 2024-2029:

1. Ahmad Muzani

Ahmad Muzani yang ditetapkan sebagai Ketua MPR RI merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra yang juga merupakan orang kepercayaan Presiden RI terpilih yang juga menjabat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Muzani sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR periode 2019-2024. Serta, Wakil Ketua MPR RI pada periode yang sama.

Muzani juga pernah mendapatkan penghargaan berupa Bintang Mahaputra Nararya pada 14 Agustus 2024, dan Bintang Jasa Utama pada 13 Agustus 2020.

2. Bambang Pacul 

Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dari fraksi PDI Perjuangan telah dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI. Bambang Pacul sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI pada periode 2019-2024.

Bambang Pacul juga saat ini tengah menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Pacul pernah menjadi staf pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) di Kota Gudeg mulai 1993 hingga 1998.

Pada masa itu juga, Pacul turut mendirikan Indonesia Marketing Association (IMA) bersama pakar manajemen Hermawan Kertajaya pada 1996. Pacul lantas memutuskan masuk dunia politik pada 2000 bergabung bersama PDIP.

3. Kahar Muzakir

Kahar Muzakir merupakan politikus Partai Golkar. Kahar terbilang lama duduk di parlemen, sejak 2004 lalu atau telah 20 tahun menjadi legislator dari partai berlambang pohon beringin.

Karier Politik dimulai ketika dia bergabung HMI Cabang Yogyakarta (1967—1974), kemudian dia bergabung di DPD AMPI Sumsel (1984—1989), beliau juga mantan wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel. Kemudian dia terpilih menjadi anggota DPRD Komisi X untuk daerah pemilihan Sumatera Selatan II yang menangani masalah Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Kesenian, Kebudayaan.

4. Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat kembali menjadi Wakil Ketua MPR RI. Politikus Partai Nasdem itu sebelumnya telah duduk di kursi pimpinan MPR RI pada periode 2019-2024.

Lestari Moerdijat juga menjabat Majelis Tinggi Partai NasDem, yang juga menjadi Koordinator Wilayah Jawa Tengah dan Jogja.

Di bidang sosial, Lestari Moerdijat menjabat sebagai Dewan Pembina Yayasan Sukma Bangsa yang mengelola beberapa sekolah unggulan di Bireuen, Pidie dan Lhokseumawe, Aceh. Lestari Moerdijat juga mendirikan Yayasan Dharma Bakti Lestari yang bergerak aktif melakukan kegiatan sosial di bidang kesehatan, pembinaan UMKM, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan kepemudaan.

5. Rusdi Kirana

Rusdi Kirana merupakan pendiri Lion Air yang memperkenalkan penerbangan murah pada Januari 2015. Lion Air Group yang dipimpinnya kini menjadi sebuah perusahaan yang membawahi beberapa anak perusahaan maskapai penerbangan seperti Lion Air, Wings Air, Batik Air, Malindo Air, Thai Lion Air dan Super Air Jet.

Di ranah politik, Rusdi Kirana sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PKB pada periode 2014-2019. Dia juga sempat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) saat Presiden Joko Widodo pertama kali menjabat pada 2015.

Rusdi dilantik sebagai Duta Besar RI di Kuala Lumpur di Istana Negara pada 18 Mei 2017 untuk masa jabatan selama tiga tahun atau hingga 18 Mei 2020. Saat itu, ia memilih mundur dari jabatan Waketum PKB.

6. Hidayat Nur Wahid

Hidayat Nur Wahid alias HNW merupakan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Keempat kalinya, HNW kembali menjadi Wakil Ketua MPR RI untuk periode 2024-2029. HNW telah menjabat sebagai Pimpinan MPR RI sejak 2014.

Karier politiknya dimulai setelah ikut mendeklarasikan berdirinya Partai Keadilan (PK) pada 20 Juli 1998. Kemudian, ia menjadi ketua partai tersebut sejak bulan Mei 2000, dan ikut berperan dalam mentransformasikan PK menjadi PKS pada Juli 2003.

7. Eddy Soeparno 

Eddy Soeparno merupakan seorang politikus berlatar belakang pengusaha. Eddy Soeparno sebelumnya menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, saat ini posisi Sekjen PAN digantikan Eko Hendro Purnomo.

Eddy tercatat sebagai Manajer Capital Markets, Jardine Fleming & Co Ltd., Hong Kong dan berlanjut sebagai Senior Manager, Head of Corporate Finance, Credit Lyonnais Indonesia.

Kariernya makin moncer usai ia didapuk menjadi Director and Head of Energy Indonesia ABN AMRO Bank pada 2000 hingga 2004.

Ia juga sempat menjadi Direktur South East Asia Global Investment Banking, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) hingga Direktur Investment Banking Group Asia Pacific, Merrill Lynch, Indonesia (2005 - 2008).

Baca Juga: TAP MPR Pemecatan Gus Dur Dicabut, Cak Imin: Beliau Guru Bangsa, Jangan Dicap Inkonstitusional

8. Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas

Selain menjabat Ketua Fraksi, Ibas kini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. Ibas tercatat pernah menjabay Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, dan Olah Raga periode 2010-2015.

Selain aktif di Parlemen, Ibas juga dipercaya oleh Partai Demokrat, sebagai Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat periode 2015-2020.

9. Abcandra Muhammad Akbar Supratman 

Abcandra Muhammad Akbar Supratman merupakan Pimpinan MPR termuda, yang usianya 26 tahun. Abcandra terpilih sebagai Pimpinan MPR RI setelah DPD RI melakukan voting.

Abcandra merupakan anak dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas. Ia tercatat sempat menduduki jabatan direktur dan komisaris di salah satu perusahaan.

Abcandra menjabat sebagai direktur di PT Celebes Elaeis Indonesia pada 2017, kemudian jabatan komisaris di perusahaan PT Alat Kesehatan Indah Jaya pada 2018.

 

EDITOR: Kuswandi