JawaPos.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sementara, Nawawi Pomolango mengaku mendapat pesan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Nawawi, dirinya diingatkan untuk berhati-hati dalam menjalankan tugas dalam memberantas korupsi.
"Beliau tadi dengan mimik ini aja kalau membaca, tapi ada satu ucapan hati-hati dalam menjalankan tugas," kata Nawawi di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/11).
Pimpinan KPK berlatar belakang hakim ini memastikan, dirinya bersama tiga pimpinan KPK lainnya yakni Alexander Marwata, Johanis Tanak dan Nurul Ghufron akan bekerja keras mengembalikan kepercayaan publik terhadap KPK.
Ia tak memungkiri, berbagai dinamika yang terjadi setelah Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri menyandang status tersangka, kepercayaan publik terhadap KPK tergerus.
"Terpenting ya itu, bagaimana sedikit dalam tanda kutip sedikit saja memulihkan tergerusnya rasa kepercayaan masyarakat ini kepada lembaga KPK," ucap Nawawi.
Nawawi menyatakan, akan bersama-sama membangun KPK. Mengingingat pengambilan keputusan di KPK kolektif kolegial.
"Sistem kerja di Komisi Pemberantasan Korupsi adalah kolektif kolegial. apapun istilah yang dilekatkan kepada saya, saya adalah anggota daripada pimpinan dari lembaga itu. Saya harus berbicara dengan rekan pimpinan lain," pungkas Nawawi.