JawaPos.com – Argentina mencatatkan rekor yang tidak diinginkan setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia FIFA 2026.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (22/7), La Albiceleste menjadi tim pertama dalam sejarah final Piala Dunia yang tidak melepaskan satu pun tembakan sepanjang 90 menit waktu normal.
Catatan tersebut menjadi gambaran nyata buruknya performa lini serang Argentina pada pertandingan penentuan gelar juara dunia.
Argentina baru mencatatkan percobaan tembakan pada babak perpanjangan waktu setelah Ferran Torres membawa Spanyol unggul. Hingga pertandingan berakhir, tim asuhan Lionel Scaloni hanya mampu melepaskan dua tembakan sepanjang 120 menit.
Sebaliknya, Spanyol tampil dominan dengan menciptakan 20 percobaan tembakan ke arah pertahanan Argentina.
Keberhasilan Spanyol membatasi ruang gerak para penyerang Argentina menjadi faktor utama lahirnya statistik tersebut. Lini pertahanan yang dikomandoi Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella mampu meredam pergerakan Lionel Messi serta rekan-rekannya.
Disiplin permainan Spanyol juga didukung tekanan kolektif dari lini tengah hingga lini depan sepanjang pertandingan.
Meskipun mampu membawa pertandingan hingga babak perpanjangan waktu, Argentina tidak pernah menemukan ritme permainan menyerang mereka. Statistik tanpa tembakan selama waktu normal menjadi catatan kelam yang mengiringi kegagalan mempertahankan gelar juara dunia.
Sementara itu, dominasi Spanyol sepanjang pertandingan mempertegas kelayakan mereka meraih trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya.