JawaPos.com - Kylian Mbappe kembali mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Penyerang Real Madrid sekaligus kapten timnas Prancis itu resmi memenangkan penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi pemain pertama yang berhasil meraih gelar top skor Piala Dunia sebanyak dua kali.
Mbappe menutup turnamen dengan torehan 10 gol, menyamai catatan legendaris Gerd Muller pada Piala Dunia 1970. Jumlah tersebut menjadi rekor gol tertinggi dalam satu edisi Piala Dunia selama 56 tahun terakhir.
Persaingan terdekat datang dari kapten Argentina, Lionel Messi, yang mengakhiri turnamen dengan delapan gol. Namun, Messi gagal menambah koleksinya setelah tidak mencetak gol pada semifinal melawan Inggris maupun final kontra Spanyol.
Torehan Bersejarah Mbappe
Melansir Managing Madrid, keberhasilan ini juga membuat Mbappe menjadi pemain Real Madrid kedua yang memenangkan Sepatu Emas Piala Dunia saat masih berstatus pemain Los Blancos, setelah Davor Suker yang meraihnya bersama Kroasia pada Piala Dunia 1998.
Baca Juga: Prancis Gagal Dapat Gelar di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sebut Didier Deschamps Tetap Legenda
Selain itu, beberapa pemain yang kemudian membela Real Madrid juga pernah menjadi top skor Piala Dunia, seperti Ronaldo Nazário pada 2002 dan James Rodríguez pada 2014.
Meski mencetak 10 gol, Mbappe masih berada di bawah dua rekor sepanjang masa. Just Fontaine tetap menjadi pemegang rekor dengan 13 gol pada Piala Dunia 1958, sementara Sándor Kocsis menorehkan 11 gol pada edisi 1954.
Perjalanan 10 Gol Mbappe di Piala Dunia 2026
Mbappe langsung membuka turnamen dengan gemilang lewat dua gol saat Prancis mengalahkan Senegal 3-1. Salah satu golnya lahir melalui tendangan jarak jauh spektakuler yang sekaligus mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Prancis, melampaui Olivier Giroud.
Baca Juga: Sah! Kylian Mbappe Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
Ia kembali mencetak dua gol saat menghadapi Irak dalam pertandingan yang sempat terganggu badai petir di Philadelphia. Salah satu gol kembali lahir dari tembakan jarak jauh dengan peluang yang sangat kecil.
Pada laga terakhir fase grup melawan Norwegia, Mbappe memang gagal mencetak gol, tetapi tetap memberi kontribusi besar lewat dua assist untuk Ousmane Dembele.
Babak 32 besar menghadirkan dua gol lagi saat Prancis mengalahkan Swedia. Kedua gol tersebut tercipta dari sudut yang hampir identik.
Di babak 16 besar melawan Paraguay, Mbappe mencetak satu-satunya gol pertandingan melalui titik penalti untuk memastikan kemenangan 1-0.
Baca Juga: Penyerang Prancis Kylian Mbappe Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026
Pada perempat final menghadapi Maroko, penalti Mbappe berhasil digagalkan Yassine Bounou. Namun, ia menebus kegagalan itu dengan gol indah dari luar kotak penalti serta satu assist untuk Dembele dalam kemenangan 2-0.
Langkah Prancis terhenti di semifinal setelah kalah dari Spanyol. Mbappe gagal mencetak gol dan hanya mampu melepaskan tiga percobaan yang tidak membuahkan hasil.
Meski demikian, ia menutup turnamen dengan dua gol pada laga perebutan tempat ketiga. Saat Prancis tertinggal 4-0, Mbappe sempat membangkitkan harapan lewat dua gol di babak kedua, meski timnya tetap kalah 6-4.