← Beranda
Prancis Gagal Dapat Gelar di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sebut Didier Deschamps Tetap Legenda
jpgSelasa, 21 Juli 2026 | 00.21 WIB
Didier Deschamps (kanan) bersama Kylian Mbappe. (Dok. Instagram/@k.mbappe)

JawaPos.com — Sang legenda, Didier Deschamps sudah mengakhiri kisahnya bersama tim nasional Prancis. Perpisahan yang sedikit mengecewakan, namun ia mendapat apresiasi besar dari Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).

Federasi Sepak Bola Prancis memberi hormat dan terima kasih kepada Deschamps atas kerja luar biasa yang telah ia tunjukkan sebagai pelatih tim nasional Prancis sejak 2012.

Baca Juga: Ditagih Striker Norwegia Erling Haaland, Wayne Rooney Tepati Janji Mendayung di Sungai Hudson

FFF menyampaikan ucapan itu salah satunya lewat artikel di situs mereka setelah laga perebutan peringkat ketiga melawan Inggris, Minggu, 19 Juli kemarin.

Meski kalah 4-6 dalam salah satu laga terbaik Piala Dunia di Miami Stadium, Deschamps mengakhiri pengabdian 14 tahunnya kepada Les Bleus dan sepak bola Prancis dengan jejak abadi.

Menurut FFF, Deschamps telah mewujudkan standar tinggi, ketelitian, rasa kerja sama tim, dan kecintaan pada seragam Prancis. Di bawah kepemimpinannya, selama 14 tahun, Prancis mendapatkan kembali kredibilitas dan rasa hormat.

Tim Ayam Jantan berada di level tertinggi sepak bola dunia, memenangkan Piala Dunia 2018, Liga Bangsa-Bangsa 2021, dan mencapai beberapa final besar, sambil mempertahankan konsistensi yang luar biasa.

Mulai bekerja pada 8 Juli 2012, Deschamps memimpin 185 pertandingan Prancis dengan mencatatkan 120 kemenangan, 35 hasil imbang dan 30 kekalahan.  Selama periode itu, ia menanamkan budaya kinerja, tanggung jawab, dan menunjukkan prestasi.

Eks kapten timnas Prancis itu memenangkan Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa 2000 sebagai pemain kemudian memimpin Les Bleus menjadi pemenang Piala Dunia dua puluh tahun kemudian dengan status pelatih.

“Didier Deschamps menempati tempat yang unik dalam sejarah sepak bola Prancis. Hanya sedikit yang telah memberikan begitu banyak kepada seragam Prancis, baik sebagai pemain maupun sebagai manajer,” tulis FFF.

Baca Juga: Mauro Zijlstra Cedera! Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Putar Otak Racik Lini Depan Timnas Indonesia

Federasi menegaskan, warisannya akan tetap abadi, baik di Clairefontaine maupun di hati jutaan penggemar dan sukarelawan yang tidak pernah dilupakannya. “Federasi Sepak Bola Prancis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Merci, Didier!“ ucap FFF.

Kapten Prancis, Kylian Mbappe mewakili pemain juga memberi penghormatan tinggi. “Kami ingin berterima kasih kepada pelatih atas semua yang telah dia lakukan. Pertandingan ini tidak akan menodai legenda Didier Deschamps,” ujarnya di situs FFF.

Deschamps sendiri menegaskan dirinya tidak bekerja sendirian. “Saya memiliki staf yang kompeten bersama saya, selalu dengan keinginan untuk mencapai level tertinggi, untuk menjaga tim Prancis ini tetap di puncak,” katanya.

Ia juga menegaskan kebanggaannya dan menyatakan Piala Dunia 2026 sangat indah buatnya.  “Tidak ada yang lebih indah bagi seorang pesepakbola selain mengenakan jersey ini. Ini Piala Dunia, ini luar biasa, tidak ada yang lebih indah,” tandasnya. 

Pekerjaan Deschamps selanjutnya akan dilanjutkan oleh legenda Prancis lainnya, Zinedine Zidane. Peraih tiga gelar Liga Champions sebagai pelatih itu akan memulai pekerjaan di UEFA Nations League. (amr)

Karier Deschamps di Timnas

Mulai: 8 Juli 2012

Akhir: 19 Juli 2026

Pertandingan: 185

Menang: 120

Imbang: 35

Kalah: 30

Persentase kemenangan: 64.9 persen

Prestasi di Timnas

Piala Dunia: Juara 2018, runner-up 2022,semifinal 2026

UEFA Nations League: Juara 2020–2021, peringkat tiga 2024–2025

Piala Eropa: Runner-up: 2016

EDITOR: Hendra