JawaPos.com - Piala Dunia 2026 hampir mencapai garis akhir setelah Argentina dan timnas Spanyol memastikan tempat di partai final. Turnamen kali ini menghadirkan banyak kisah menarik, mulai dari munculnya talenta muda hingga penampilan luar biasa para pemain senior yang masih tampil di level tertinggi.
Melansir Sportsnaut, berikut 10 pemain yang paling bersinar sepanjang Piala Dunia 2026.
1. Kylian Mbappe (Prancis)
Kylian Mbappe kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Striker Prancis itu tampil tajam sepanjang turnamen dan menjadi kandidat kuat peraih Sepatu Emas berkat produktivitasnya di depan gawang.
Kecepatan, penyelesaian akhir, dan kemampuannya menentukan pertandingan membuat Mbappe kembali menjadi motor utama permainan Les Bleus.
2. Vozinha (Tanjung Verde)
Salah satu cerita paling mengejutkan di Piala Dunia 2026 datang dari Tanjung Verde. Penampilan luar biasa mereka tidak lepas dari peran sang kiper, Vozinha.
Kiper berusia 40 tahun itu menjadi benteng terakhir yang sulit ditembus lawan dengan mencatatkan 18 penyelamatan sepanjang turnamen. Performa impresifnya membuat namanya mendadak dikenal luas oleh pencinta sepak bola dunia.
Baca Juga: Bagaimana Luis de la Fuente Berencana Meredam Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026?
3. Erling Haaland (Norwegia)
Erling Haaland akhirnya menunjukkan kualitasnya di panggung Piala Dunia. Penyerang Norwegia itu mencetak tujuh gol dan membawa negaranya melangkah jauh hingga babak perempat final.
Ketajamannya di kotak penalti menjadi salah satu tontonan terbaik sepanjang turnamen.
4. Lamine Yamal (Spanyol)
Meski belum menjadi pencetak gol terbanyak, Lamine Yamal memiliki pengaruh besar terhadap permainan Spanyol.
Kecepatan, kreativitas, dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu membuat lini serang La Roja jauh lebih hidup. Penampilan pemain muda Barcelona itu semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bintang masa depan sepak bola dunia.
5. Yan Diomande (Pantai Gading)
Nama Yan Diomande menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen.
Penyerang muda Pantai Gading itu tampil tanpa rasa takut menghadapi lawan-lawan kuat. Kecepatan dan kemampuan dribelnya membantu negaranya melaju ke fase gugur dan memberi perlawanan sengit kepada tim-tim unggulan.
Baca Juga: Marc Cucurella Siap Pensiun dari Timnas Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026
6. Lionel Messi (Argentina)
Di usia 39 tahun, Lionel Messi masih mampu menjadi pembeda bagi Argentina.
Kapten Albiceleste kembali memimpin negaranya hingga final lewat kontribusi gol, assist, dan kepemimpinan di lapangan. Penampilannya membuktikan bahwa kualitasnya tetap berada di level tertinggi meski sudah memasuki penghujung karier.
7. Harry Kane (Inggris)
Harry Kane kembali menjadi andalan Inggris di lini depan. Striker Bayern Munich itu mencetak enam gol dan berperan penting membawa Three Lions hingga semifinal sebelum akhirnya menutup turnamen dengan finis di peringkat ketiga.
8. Orlando Gill (Paraguay)
Tak banyak kiper yang tampil sebaik Orlando Gill sepanjang turnamen.
Penjaga gawang Paraguay tersebut menjadi pemimpin dalam jumlah penyelamatan dengan total 28 kali menggagalkan peluang lawan. Penampilannya menjadi faktor penting di balik perjalanan impresif Paraguay.
9. Ousmane Dembele (Prancis)
Selain Mbappe, Ousmane Dembele juga menjadi senjata utama Prancis. Pemain sayap itu menyumbang lima gol dan dua assist, menghadirkan ancaman konstan melalui kecepatan dan kreativitasnya di sisi lapangan.
Baca Juga: Dari Juara EPA ke Tim Utama, Muhamad Hafizh Rizkianur Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Persija
10. Jude Bellingham (Inggris)
Jude Bellingham kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.
Pemain Real Madrid itu mencetak enam gol meski bermain lebih sedikit dibanding Harry Kane. Energi, visi bermain, dan kemampuannya mencetak gol di momen-momen penting membuatnya menjadi sosok vital dalam perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna bagi perpaduan antara para legenda dan generasi baru. Messi dan Mbappe kembali menunjukkan kelasnya, sementara nama-nama seperti Lamine Yamal, Yan Diomande, dan Jude Bellingham memperlihatkan bahwa masa depan sepak bola internasional berada di tangan mereka.