← Beranda
Final Piala Dunia 2026 Bak Super Bowl, FIFA Siapkan Half Time Show Spektakuler Selama 30 Menit
Andre Rizal HanafiSabtu, 18 Juli 2026 | 23.38 WIB
Acara hiburan ala Super Bowl bakal tersaji di final Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

JawaPos.com - Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dipastikan akan menghadirkan pengalaman berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. 

Selain menyuguhkan duel dua tim terbaik dunia, laga yang berlangsung di Metlife Stadium, New Jersey, Minggu (19/7/2026) waktu setempat juga akan diwarnai pertunjukan musik megah saat turun minum.

Untuk mendukung acara tersebut, FIFA mengambil keputusan khusus dengan memperpanjang waktu jeda babak pertama. 

Baca Juga: Fakta Menarik Final Piala Dunia 2026: Messi dan Lamine Yamal Punya Kaitan Misterius dengan Angka 19

Jika biasanya para pemain hanya memiliki waktu istirahat selama 15 menit, kali ini jeda akan berlangsung sekitar 30 menit.

Kebijakan tersebut menjadi pengecualian yang hanya diterapkan pada partai final. FIFA telah berkoordinasi dengan International Football Association Board (IFAB) agar perubahan durasi jeda tetap sesuai dengan regulasi pertandingan.

Langkah ini sekaligus menjadi penanda hadirnya konsep hiburan baru dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia. Dengan Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Utara, FIFA mencoba menghadirkan nuansa yang selama ini identik dengan Super Bowl, yakni pertandingan olahraga yang dipadukan dengan konser berskala internasional.

Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Tak Bikin Deg-degan, Luis de la Fuente Malah Cemas Naik Helikopter

Proses pelaksanaan half time show pun telah dirancang dengan sangat rinci. Sesaat setelah peluit akhir babak pertama dibunyikan, lebih dari 300 kru akan memasuki lapangan untuk membangun panggung utama. Tahap ini diperkirakan berlangsung sekitar lima menit tanpa merusak permukaan rumput stadion.

Setelah panggung siap, pertunjukan musik akan berlangsung selama sekitar 13 hingga 15 menit. Penonton di stadion maupun pemirsa di seluruh dunia akan disuguhkan penampilan dengan tata cahaya, efek visual, serta sistem suara yang dirancang khusus untuk laga final.

Begitu konser selesai, seluruh perlengkapan akan segera dibongkar. Proses pembersihan lapangan kembali dilakukan dalam waktu sekitar lima menit agar pertandingan dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

Half time show final Piala Dunia 2026 akan dipimpin oleh Chris Martin, vokalis Coldplay, sebagai pengarah artistik. Sejumlah musisi kelas dunia juga telah dipastikan tampil dalam acara tersebut.

Shakira, Madonna, Justin Bieber, dan grup K-Pop BTS menjadi penampil utama yang akan memeriahkan jeda pertandingan. Selain itu, Burna Boy dijadwalkan tampil bersama Shakira membawakan lagu resmi Piala Dunia berjudul Dai Dai.

Acara juga akan dimeriahkan oleh konduktor orkestra Gustavo Dudamel, paduan suara anak PS22 Choir, karakter Sesame Street dan The Muppets, hingga kelompok tari Ghetto Kids asal Uganda yang akan mendampingi penampilan Shakira.

Baca Juga: Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol Lebih Diunggulkan, Argentina Siap Pertahankan Gelar Juara

Meski menawarkan hiburan spektakuler, keputusan memperpanjang waktu turun minum juga memunculkan perdebatan. Sejumlah pelatih kebugaran menilai jeda yang terlalu lama berpotensi memengaruhi kondisi fisik pemain.

Otot pemain bisa kehilangan suhu ideal sehingga ritme permainan yang sudah terbentuk pada babak pertama dikhawatirkan menurun ketika laga kembali dimulai. 

Tim pelatih Spanyol maupun Argentina diperkirakan telah menyiapkan metode pemanasan khusus agar para pemain tetap berada dalam kondisi optimal selama menunggu babak kedua.

Baca Juga: Daftar Final Piala Dunia FIFA 1930-2022: Timnas Spanyol atau Argentina Juara pada 2026?

Terlepas dari pro dan kontra tersebut, FIFA berharap konsep baru ini mampu menghadirkan pengalaman yang lebih menarik bagi miliaran penonton di seluruh dunia.

Final Piala Dunia 2026 pun diprediksi bukan hanya menjadi panggung perebutan trofi paling bergengsi di sepak bola, tetapi juga mencetak sejarah sebagai laga final pertama yang menghadirkan halftime show berskala besar.

EDITOR: Edi Yulianto