JawaPos.com - Aroma persaingan final Piala Dunia 2026 semakin terasa. Pertandingan yang mempertemukan Timnas Spanyol dan Argentina di New York diprediksi berlangsung ketat meski banyak pihak menjagokan La Furia Roja keluar sebagai juara.
Salah satu yang menilai timnas Spanyol berada di atas angin adalah presenter sekaligus komentator olahraga Spanyol, David Sanchez. Meski demikian, dia mengingatkan bahwa Argentina tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya, terutama karena pengalaman mereka sebagai juara bertahan piala dunia.
Dalam program La Tribu, Sanchez mengatakan rasa percaya diri yang dimiliki pendukung timnas Spanyol sebaiknya tetap disertai kewaspadaan. Menurut dia, sedikit rasa khawatir justru diperlukan ketika menghadapi tim yang memiliki mental juara seperti Argentina yang dipimpin pemain hebat seperti Lionel Messi.
Baca Juga: Didier Deschamps Tegaskan Prancis Serius Lawan Inggris, Rekor Pertemuan Les Blues unggul
"Saya melihat ada sedikit rasa takut di kalangan pendukung timnas Spanyol menjelang final. Menurut saya itu hal yang baik karena Argentina adalah tim yang pantas dihormati," ujar Sanchez.
Komentar tersebut muncul setelah Argentina memastikan tiket ke partai puncak dan kembali membawa Lionel Messi tampil di final Piala Dunia. Kehadiran kapten Albiceleste itu dinilai tetap menjadi ancaman meski usianya sudah tidak muda lagi.
Di sisi lain, Sanchez tetap menilai kualitas permainan Spanyol lebih baik dibanding Argentina sepanjang turnamen. Tim asuhan Luis de la Fuente dianggap tampil lebih konsisten, baik dalam penguasaan bola maupun organisasi permainan.
Dia mengaku tidak mengubah prediksinya sejak sebelum lawan Spanyol di final ditentukan. "Menurut saya, Spanyol adalah tim yang lebih baik dibanding Argentina. Cara bermain mereka juga lebih meyakinkan sepanjang turnamen," kata Sanchez.
Meski begitu, Sanchez menilai keunggulan Argentina tidak hanya terletak pada kualitas individu pemain. Dia melihat tim besutan Lionel Scaloni memiliki kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi pertandingan.
Menurut dia, Argentina mampu memainkan sepak bola menyerang ketika dibutuhkan, tetapi juga sangat piawai mengatur tempo, menguras emosi lawan, hingga memanfaatkan setiap momen penting untuk meraih kemenangan.
Hal-hal seperti itu dinilai sering menjadi pembeda dalam pertandingan besar, terutama di babak final. Sanchez juga mengingatkan Spanyol agar tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan Prancis.
Dia menilai Les Bleus terlalu percaya diri setelah mendapat banyak pujian sepanjang turnamen sehingga gagal tampil maksimal ketika menghadapi Spanyol. Rasa percaya diri memang penting, tetapi tidak boleh berubah menjadi sikap meremehkan lawan.
"Memiliki sedikit rasa takut kepada juara bertahan justru baik. Itu membuat tim tetap fokus sepanjang pertandingan," ucap Sanchez.
Baca Juga: Ole Romeny Ungkap Justin Hubner Berperan dalam Kepindahannya ke Fortuna Sittard
Meski terus memberikan pujian kepada Argentina, Sanchez tetap menjagokan Spanyol untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 apabila pertandingan berjalan sesuai rencana. Kualitas skuad, kedalaman pemain, serta pola permainan yang dimiliki La Furia Roja cukup untuk membawa pulang gelar juara dunia.
Namun, di pengujung komentarnya, Sanchez menyampaikan peringatan yang menjadi sorotan banyak pecinta sepak bola. "Bagi saya Spanyol tetap favorit. Tetapi saya sama sekali tidak pernah percaya pada Messi dan Argentina," tegas Sanchez.
Pernyataan itu bukan berarti meragukan kemampuan Albiceleste, melainkan bentuk penghormatan terhadap pengalaman dan mental juara yang dimiliki tim tersebut. Dengan kualitas dua finalis yang sama-sama impresif sepanjang turnamen, laga perebutan trofi Piala Dunia 2026 diprediksi akan berlangsung sengit hingga peluit akhir dibunyikan.
Baca Juga: Takut Bawa Sial, Presiden Argentina Javier Milei Tolak Hadir Langsung ke Laga Final Piala Dunia 2026