← Beranda
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Wajib Waspadai Argentina yang Doyan Comeback
Diar Candra TristiawanJumat, 17 Juli 2026 | 00.58 WIB
Pemain Argentina Enzo Fernandez (kiri) dan Lautaro Martinez mencetak gol di semifinal Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

JawaPos.com – Spanyol akan bertemu Argentina di final Piala Dunia 2026. Pertemuan keduanya dijadwalkan berlangsung Senin (20/7) di MetLife Stadium, East Rutherford.

Di partai semifinal, Spanyol menundukkan Prancis dengan skor 2-0. Sedangkan Argentina menang dengan skor 2-1 atas Inggris lewat comeback dramatis.

“Kami melakukan yang terbaik untuk tim nasional kami. Terkadang semuanya berjalan lancar, namun terkadang tidak,” kata bek Argentina Cristian Romero kepada DSports. “Tetapi kami senang bisa kembali lolos ke final Piala Dunia,” tambah pemain belakang Tottenham itu.

Baca Juga: 4 Pernyataan Kontroversial tentang Lionel Messi Picu Kehebohan Besar di Argentina di Tengah Laga Piala Dunia FIFA 2026v

“Saya pikir kami sedang membuat sejarah. Bagi kami, (final) ini adalah sesuatu yang sangat besar dan kami merasakan arti penting seragam ini lebih dari siapa pun,” ungkap Romero.

Meski menang, Romero menang kena kritik tajam. Performa Romero dan Lisandro Martinez sebagai bek tengah Argentina disorot sebagai sosok yang rapuh di lini belakang Albiceleste.

Dalam tujuh pertandingan di Piala Dunia 2026, hanya dua kali gawang Argentina nirbobol. Yaitu dua pertandingan awal di fase grup ketika lawan Aljazair dan Austria. Setelah itu, di lima laga berikutnya gawang Argentina selalu bobol.

“Kami sudah terbiasa dengan orang-orang yang selalu membicarakan (keburukan) kami. Sepertinya mereka senang melakukannya dan kami merespon kritikan itu di lapangan dengan performa tim,” kata Lisandro kepada DSports.

Baca Juga: Tim Afrika Ini Jadi Satu-satunya yang Tak Bisa Dikalahkan Spanyol dan Argentina dalam 90 Menit di Piala Dunia 2026

Dalam tujuh pertandingan di Piala Dunia 2026 ini, Argentina seperti jenis tim yang doyan comeback. Dalam dua laga, juara dunia tiga kali itu tertinggal lebih dahulu kemudian meraih kemenangan.

Misalnya ketika lawan Mesir di 16 besar. Argentina yang tertinggal 0-2, kemudian menang dengan skor 3-2. Dalam durasi 14 menit, Lionel Messi dkk menciptakan tiga gol ke gawang Mesir.

Hal yang sama terjadi ketika Argentina mengalahkan Inggris. Kalah 0-1 lebih dahulu, Argentina lantas membalik situasi dengan menang 2-1. Dua gol dihasilkan dalam waktu tujuh menit saja. Dengan gaya yang doyan comeback itu Spanyol wajib waspada pada Argentina.

Eks bek Manchester United yang jadi pundit di Sky Sports Gary Neville memang memberikan kritik kepada duet Romero-Martinez. Neville menyebut keduanya tampil longgar dan sering memberikan ‘hadiah’ kepada lawan untuk menjebol gawangnya.

Baca Juga: Bedah Gaya Main Spanyol vs Argentina! Final Piala Dunia 2026 Janjikan Pertunjukan Terbaik

“Tetapi jika Anda menonton mereka (Romero-Martinez) bermain untuk Argentina mereka sungguh luar biasa. Mereka mencetak gol, menyundul bola, dan mereka benar-benar ada di mana-mana,” ungkap Neville. Romero sudah mencetak satu gol di Piala Dunia 2026.. Sedang Martinez membuat satu gol dan satu assist sejauh ini di Piala Dunia 2026.

“Saya menyebut mereka pasangan bek tengah terbaik sekaligus terburuk di dunia. Karena terkadang mereka benar-benar luar biasa, tetapi di saat berikutnya, dari yang luar biasa kemudian bermain konyol,” jelas Neville.

EDITOR: Edi Yulianto