← Beranda
Win Rate Timnas Inggris Cuma 43 Persen, Argentina Tembus 85 Persen! Bedah Statistik Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 16 Juli 2026 | 05.39 WIB
Argentina datang ke semifinal Piala Dunia 2026 dengan rekor kemenangan sekitar 85 persen di semifinal turnamen besar, jauh di atas Inggris yang hanya mencatat sekitar 43 persen. (Instagram @england)

 

JawaPos.com - Timnas Inggris menghadapi ujian berat saat menantang Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 Kamis (15/7) pukul 02.00 WIB.

Statistik menunjukkan The Three Lions timnas Inggris hanya memiliki tingkat keberhasilan sekitar 43 persen di semifinal turnamen besar, sedangkan Argentina mencatat win rate hingga 85 persen sehingga datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan menuju perebutan tiket final piala dunia.

Duel ini mempertemukan dua negara yang sama-sama memiliki sejarah panjang di Piala Dunia. Argentina telah mengoleksi tiga gelar juara dunia pada 1978, 1986, dan 2022, sedangkan timnas Inggris baru sekali menjadi kampiun saat menjadi tuan rumah pada edisi 1966.

Baca Juga: Balogun Akui Kontroversi Pencabutan Kartu Merah Ganggu Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Meski sama-sama berstatus raksasa sepak bola, catatan keduanya ketika memasuki fase empat besar ternyata berbeda cukup jauh. Rekor itulah yang kini menjadi sorotan menjelang pertemuan mereka di semifinal Piala Dunia 2026.

Mengapa Rekor Semifinal Inggris Masih Belum Meyakinkan?

Inggris memang beberapa kali mampu melangkah jauh di turnamen besar, tetapi mereka kerap kesulitan melewati rintangan semifinal. Dari tujuh semifinal turnamen mayor yang pernah dijalani, The Three Lions hanya memenangi tiga laga dan kalah empat kali sehingga tingkat keberhasilannya mencapai 42,86 persen.

Di Piala Dunia, Inggris baru tiga kali tampil pada babak semifinal. Satu-satunya kemenangan terjadi pada edisi 1966 ketika tim asuhan Sir Alf Ramsey mengalahkan Portugal 2-1 di Wembley melalui dua gol Sir Bobby Charlton sebelum akhirnya mengangkat trofi juara dunia.

Baca Juga: Lamine Yamal Jadi Target Pencuri Setelah Loloskan Timnas Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Begini Kronologinya

Setelah itu, perjalanan Inggris selalu berakhir pahit. Mereka kalah melalui adu penalti melawan Jerman Barat pada semifinal Piala Dunia 1990, kemudian kembali gagal mencapai final setelah tumbang 1-2 dari Kroasia lewat babak perpanjangan waktu pada Piala Dunia 2018.

Meski demikian, performa Inggris di semifinal mulai membaik dalam beberapa tahun terakhir. Mereka sukses mengalahkan Denmark setelah extra time pada semifinal Euro 2021 dan kembali menang 2-1 atas Belanda pada semifinal Euro 2024.

Dua kemenangan beruntun di Piala Eropa tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Inggris. Namun jika melihat keseluruhan statistik semifinal turnamen besar, rekor mereka masih belum sekuat calon lawannya.

Argentina Nyaris Tak Pernah Gagal di Semifinal

Berbeda dengan Inggris, Argentina memiliki sejarah luar biasa ketika mencapai semifinal. La Albiceleste bahkan belum pernah kalah pada semifinal Piala Dunia sepanjang sejarah penampilannya.

Keberhasilan pertama lahir pada Piala Dunia edisi perdana ketika Argentina menghancurkan Amerika Serikat dengan skor 6-1 sebelum akhirnya kalah dari tuan rumah Uruguay di partai final. Sejak saat itu, setiap kali mencapai semifinal Piala Dunia, Argentina selalu berhasil melangkah ke laga puncak.

Pada Piala Dunia 1986, Diego Maradona menginspirasi Argentina menundukkan Belgia 2-0 sebelum akhirnya menjadi juara dunia. Tiga dekade kemudian, Argentina kembali menembus final setelah mengalahkan Belanda melalui adu penalti pada semifinal Piala Dunia 2014 usai bermain imbang tanpa gol selama 120 menit.

Baca Juga: FIFA Puas dengan Piala Dunia 48 Tim, Aturan Baru Dinilai Tingkatkan Kualitas dan Keselamatan Pemain

Dominasi tersebut berlanjut pada edisi 2022. Argentina tampil meyakinkan dengan mengalahkan Kroasia 3-0 pada semifinal sebelum kemudian mengangkat trofi juara dunia untuk kali ketiga.

Rekor impresif Argentina tidak hanya terlihat di Piala Dunia. Jika digabungkan dengan Copa America, mereka telah memainkan 13 semifinal turnamen besar dengan hasil 11 kemenangan dan hanya dua kekalahan, atau memiliki tingkat keberhasilan mencapai 84,62 persen.

Satu kekalahan terjadi saat Uruguay menang 1-0 pada semifinal Copa America 1987. Kekalahan lainnya datang ketika Brasil menghentikan langkah Argentina dengan skor 2-0 pada semifinal Copa America 2019.

Baca Juga: PSSI Resmi Umumkan Harga Tiket Timnas Indonesia di Piala ASEAN Hyundai 2026, Mulai Rp 100 Ribu

Di luar dua hasil tersebut, Argentina hampir selalu berhasil melewati babak empat besar. Mereka mencatat kemenangan atas Kolombia pada Copa America 1993 dan 2004, Meksiko pada 2007, Paraguay pada 2015, Amerika Serikat pada 2016, kemudian kembali menyingkirkan Kolombia pada 2021 serta Kanada pada 2024.

Statistik Memihak Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Perbedaan statistik kedua negara menjadi salah satu faktor yang membuat Argentina sedikit lebih diunggulkan menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026. Rekor kemenangan sekitar 85 persen menunjukkan La Albiceleste mampu menjaga konsistensi setiap kali memasuki fase yang menentukan.

Sebaliknya, Inggris masih memiliki pekerjaan rumah untuk mematahkan tren kurang meyakinkan di semifinal. Meski mampu meraih dua kemenangan beruntun pada semifinal Euro, catatan keseluruhan mereka masih berada di kisaran 43 persen.

Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Hiburan Spektakuler, FIFA Targetkan Jeda Babak Hanya 20 Menit

Laga nanti juga menjadi kesempatan bagi generasi baru Inggris untuk menghapus bayang-bayang kegagalan masa lalu. Jika mampu menyingkirkan Argentina, kemenangan tersebut akan menjadi salah satu pencapaian terbesar The Three Lions sejak menjuarai Piala Dunia 1966.

Di sisi lain, Argentina berpeluang memperpanjang tradisi emas mereka di babak semifinal. Dengan pengalaman sebagai juara bertahan dan sejarah yang hampir sempurna di fase empat besar, La Albiceleste datang membawa kepercayaan diri tinggi untuk kembali melangkah ke final Piala Dunia.

Semua statistik memang berpihak kepada Argentina. Namun sepak bola selalu menghadirkan kejutan, dan Inggris memiliki kesempatan membuktikan bahwa sejarah tidak selalu menentukan hasil akhir di lapangan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah