JawaPos.com - Timnas Inggris kembali membawa harapan besar untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara Piala Dunia. Jelang duel semifinal melawan Argentina di Piala Dunia 2026, muncul prediksi unik yang menjadi perbincangan publik.
Bukan berasal dari analisis taktik atau statistik pertandingan, melainkan dari ramalan astrolog China yang mengaitkan perjalanan The Three Lions timnas Inggris dengan siklus zodiak berusia 60 tahun. Ramalan tersebut menyebut bahwa 2026 merupakan Tahun Kuda Api atau Fire Horse dalam kalender China.
Menariknya, siklus yang sama juga terjadi pada 1966, tahun ketika timnas Inggris untuk pertama kalinya sekaligus terakhir kali berhasil mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan pendukungnya sendiri. Kesamaan itu memunculkan keyakinan di kalangan astrolog bahwa Inggris memiliki peluang besar mengulang sejarah.
Momen kemunculan Fire Horse hanya terjadi setiap enam dekade karena merupakan perpaduan antara 12 shio dan lima elemen dalam kalender tradisional China. Itulah sebabnya, 2026 dianggap memiliki kemiripan dengan tahun bersejarah bagi sepak bola Inggris.
Prediksi itu semakin ramai diperbincangkan setelah medium sekaligus astrolog Chloe Smith membahasnya melalui media sosial. Dia menjelaskan, siklus 60 tahunan membuat Tahun Kuda Api kembali hadir bertepatan dengan berlangsungnya Piala Dunia, sesuatu yang dinilai sebagai pertanda istimewa bagi Inggris.
Meski begitu, ramalan tersebut tentu tidak bisa dijadikan ukuran pasti. Dalam dunia sepak bola, hasil pertandingan tetap ditentukan oleh kualitas permainan, strategi pelatih, kondisi pemain, hingga faktor keberuntungan di lapangan. Namun, kemunculan kisah unik seperti ini menambah warna menjelang pertandingan penting.
Inggris sendiri tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah berhasil melaju hingga babak semifinal. Tim asuhan Thomas Tuchel dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit. Jika mampu melewati Lionel Messi dan rekan-rekannya, Inggris akan menantang pemenang laga Prancis kontra Spanyol di partai final.
Sementara itu, Argentina juga datang dengan modal kepercayaan diri yang tidak kalah besar. Tim berjuluk Albiceleste dikabarkan kembali mengenakan seragam tandang berwarna gelap yang selama ini dianggap membawa keberuntungan saat menghadapi Inggris di Piala Dunia.
Seragam tersebut identik dengan dua kemenangan Argentina atas Inggris pada edisi 1986 dan 1998. Pada 1986, Diego Maradona mencetak gol kontroversial "Hand of God" sekaligus gol spektakuler yang hingga kini dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Sedangkan pada 1998, Inggris harus kehilangan David Beckham yang menerima kartu merah sebelum akhirnya tersingkir melalui adu penalti. Di kubu Inggris, kabar baik datang dari kondisi Declan Rice.
Gelandang Arsenal itu sebelumnya sempat mengalami gangguan kesehatan saat laga perempat final. Tapi kondisinya terus membaik dan diyakini siap tampil menghadapi Argentina.
Kapten Harry Kane juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak hanya fokus menghentikan Lionel Messi. Menurutnya, Argentina merupakan tim yang memiliki banyak pemain berkualitas sehingga Inggris harus tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Pertemuan kedua tim dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan di Piala Dunia 2026. Terlepas dari ramalan astrolog maupun berbagai pertanda yang beredar, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa di atas lapangan.
Apakah Inggris benar-benar mampu mengulang kejayaan 1966 atau justru Argentina yang kembali melangkah ke final, semuanya akan terjawab setelah peluit panjang dibunyikan.