← Beranda
Timnas Inggris Hadapi Tantangan Berat, Rekor Perjalanan Terjauh di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Bumerang
Andre Rizal HanafiRabu, 15 Juli 2026 | 08.51 WIB
Timnas Inggris tantang Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Inggris menempuh perjalan terjauh dibanding kontestan lainnya. (Instagram @anthonygordon)

 

JawaPos.com - Timnas Inggris menghadapi tantangan yang tak dialami para pesaing menjelang semifinal Piala Dunia 2026. Bukan hanya harus berhadapan dengan Argentina yang diperkuat Lionel Messi, The Three Lions juga datang dengan beban perjalanan udara paling jauh sepanjang turnamen.

Skuad timnas Inggris tercatat telah menempuh lebih dari 14.365 mil atau sekitar 23.100 kilometer sejak fase grup hingga semifinal. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh peserta Piala Dunia 2026 dan bahkan menjadi rekor perjalanan terjauh sebuah tim dalam ajang Piala Dunia sejak edisi 2010.

Perjalanan panjang itu dimulai saat Inggris membuka turnamen dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia di Dallas. Setelah itu mereka terus berpindah kota untuk menjalani pertandingan demi pertandingan.

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-19, Lamine Yamal Tepis Mitos Numerologi Jelang Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Di babak 16 besar, Inggris bermain di Atlanta menghadapi Republik Demokratik Kongo. Mereka kemudian terbang ke Mexico City untuk menantang tuan rumah Meksiko dan meraih kemenangan dramatis 3-2 di Stadion Azteca.

Perjalanan belum berhenti. Pada babak perempat final, Harry Kane dan kolega kembali harus terbang ke Miami untuk menghadapi Norwegia. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan 2-1 yang memastikan langkah Inggris ke semifinal.

Kini, mereka kembali harus melakukan perjalanan menuju Atlanta untuk menghadapi Argentina dalam perebutan tiket menuju final.  Mobilitas yang tinggi sepanjang turnamen membuat Inggris menjadi tim dengan jadwal perjalanan paling melelahkan dibanding negara lain yang masih bertahan.

Baca Juga: Adu Cerdik Didier Deschamps vs Luis de la Fuente! Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Meski menjadikan Kansas City sebagai markas utama selama turnamen berlangsung, lokasi pertandingan yang tersebar di berbagai kota membuat Inggris tetap harus bolak-balik menggunakan pesawat.

Situasi berbeda justru dialami Argentina. Tim yang dipimpin Lionel Messi hanya mencatat perjalanan sekitar 5.727 mil atau kurang dari separuh jarak yang telah ditempuh Inggris. Jadwal pertandingan yang lebih bersahabat membuat Argentina memiliki keuntungan dari sisi pemulihan fisik.

Prancis bahkan menjadi tim dengan total perjalanan paling sedikit di Piala Dunia 2026. Les Bleus hanya mencatat sekitar 1.955 mil karena mayoritas pertandingan mereka berlangsung di kawasan pantai timur Amerika Serikat.

Spanyol yang juga lolos ke semifinal menjadi tim kedua dengan perjalanan terjauh setelah Inggris. Juara Eropa itu telah menempuh sekitar 12.342 mil selama mengikuti turnamen.

Perbedaan jarak tempuh ini tidak lepas dari format baru Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan 16 kota penyelenggara yang saling berjauhan, hampir semua peserta harus melakukan perjalanan udara berkali-kali.

Meski demikian, Inggris menjadi tim yang paling terdampak oleh jadwal tersebut. Sebagai perbandingan, Kosta Rika yang tampil pada Piala Dunia 2014 di Brasil menempuh lebih dari 10 ribu mil, sedangkan Kroasia pada Piala Dunia 2018 di Rusia mencatat perjalanan lebih dari 8 ribu mil.

Baca Juga: Paulo Dybala Bertahan di AS Roma, Rela Potong Gaji Demi Giallorossi

Angka yang dibukukan Inggris pada edisi kali ini jauh melampaui kedua catatan tersebut. Belum ada penelitian yang memastikan seberapa besar pengaruh perjalanan udara terhadap performa pemain di lapangan. 

Namun, pelatih Norwegia Stale Solbakken sempat mengungkapkan bahwa anak asuhnya mengalami gangguan fisik akibat padatnya mobilitas selama turnamen. Dia menyebut kombinasi penerbangan, perubahan ruang ganti, hingga penggunaan pendingin ruangan membuat beberapa pemain mengalami batuk dan gangguan pernapasan ringan.

Kini Inggris harus membuktikan bahwa kelelahan akibat perjalanan panjang tidak akan menghalangi ambisi mereka menuju final. Tantangan melawan Argentina dipastikan tidak hanya menguji kualitas permainan, tetapi juga ketahanan fisik para pemain setelah menempuh lebih dari 23 ribu kilometer sepanjang Piala Dunia 2026.

Baca Juga: 3 Fakta Ivan Barton! Wasit Asal El Salvador Pimpin Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah