← Beranda
Rayakan Ulang Tahun ke-19, Lamine Yamal Tepis Mitos Numerologi Jelang Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Aprillia JPRabu, 15 Juli 2026 | 08.41 WIB
Pemain timnas Spanyol Lamine Yamal diwaspadai Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. (Dok. IG/@sefutbol)

 

JawaPos.com - Pemain sayap timnas Spanyol Lamine Yamal menegaskan, laga semifinal Piala Dunia melawan Prancis akan menjadi pertandingan paling penting dalam karirnya. Pemain berusia 19 tahun itu mengaku sangat antusias menjalani duel besar yang akan digelar di Arlington, Texas, pada Rabu (15/7).

Lamine Yamal yang baru saja merayakan ulang tahun pada Senin (13/7) berharap dapat menghadiahi dirinya sendiri kemenangan atas Prancis. Sekaligus tiket ke final piala dunia yang akan digelar di New York.

“Tanpa ragu, ini merupakan pertandingan terpenting yang akan saya mainkan. Kami semua sangat bersemangat, terutama saya. Saya yakin ini akan menjadi hari yang spesial,” ujar Yamal dikutip dari ESPN.

Baca Juga: Adu Cerdik Didier Deschamps vs Luis de la Fuente! Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Sebagai juara Euro 2024, timnas Spanyol datang dengan penuh percaya diri. Mereka akan menghadapi tantangan berat dari Prancis yang tampil impresif sepanjang turnamen piala dunia.

Les Bleus melaju ke semifinal dengan rekor sempurna, memenangkan enam pertandingan, mencetak 16 gol, dan hanya kebobolan dua kali. Meski Prancis difavoritkan, lamine Yamal menegaskan, tidak merasa gentar.

“Kami adalah juara Eropa dan kami tidak takut pada tim mana pun. Kami memiliki banyak talenta. Menurut saya, ketajaman lini serang mereka tidak harus menjadi hal buruk bagi kami. Itu bahkan bisa menjadi hal yang positif. Pertandingan ini pasti akan berjalan sangat seimbang,” kata Yamal.

Baca Juga: Paulo Dybala Bertahan di AS Roma, Rela Potong Gaji Demi Giallorossi

Secara performa individu, Yamal telah tampil dalam enam pertandingan sepanjang turnamen dengan torehan satu gol. Yamal juga baru kembali prima setelah sempat mengalami cedera. Meski mendapat kritik karena dianggap belum berada di performa terbaik, Yamal tetap percaya diri.

“Anda semua bilang saya belum dalam kondisi terbaik, jadi jangan berharap terlalu banyak. Namun, saya yakin semuanya akan berjalan baik. Saya tidak khawatir soal gol, meski mencetak gol di laga seperti ini tentu spesial,” ujar Yamal.

Terkait tekanan, Yamal mengaku tidak merasakannya dan memilih fokus memberikan kontribusi maksimal bagi tim. “Saya bermain dengan cara yang saya bisa, saya hanya mengerahkan segalanya untuk tim, semampu saya. Saat Anda memberikan segalanya, Anda tidak merasakan tekanan apa pun,” katan dia

Di luar lapangan, Yamal juga menanggapi kontroversi komentar mantan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy yang menyebut Prancis tidak memiliki pemain Prancis. Pernyataan tersebut menuai kritik karena dianggap bernuansa xenofobia. Yamal memilih meredam polemik itu dan menekankan peran sepak bola sebagai alat pemersatu.

“Kami akan memainkan pertandingan yang sangat penting dan tidak ada ruang untuk hal seperti itu. Sepak bola seharusnya menyatukan masyarakat dan menjadi contoh integrasi, terutama bagi Spanyol dan Prancis,” ujar dia.

Lamine Yamal juga menganggapi soal numerologi angka 19 yang mengiringi dirinya, mulai dari usia, nomor punggung, hingga potensi tanggal final. Yamal menepis cocokologi itu yang mengaitkan dengan kemenangan Spanyol dan memilih tetap realistis.

\Baca Juga: 3 Fakta Ivan Barton! Wasit Asal El Salvador Pimpin Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

“Tidak (percaya). Karena pelatih Portugal sempat membicarakan hal seperti itu (numerologi), lalu Mikel Merino muncul. Saya tidak khawatir soal mencetak gol yang terpenting adalah menang. Tetapi semoga saya bisa mencetak gol besok dan itu menjadi hari yang luar biasa. Yang saya inginkan sebagai hadiah adalah kemenangan,” kata Yamal dikutip dari The Guardian.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah