← Beranda
Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Swiss: Kejar Victory buat Lionel Messi, Murat Yakin Melihat Celah
Rizka Perdana PutraSabtu, 11 Juli 2026 | 17.32 WIB
Lionel Messi merayakan gol ke-20 sepanjang kariernya di Piala Dunia saat membawa Argentina unggul atas Cape Verde. Simak prediksi Argentina vs Swiss. (Instagram @equipedefrance)

JawaPos.com - “No podía terminar hoy.” (Hari ini tidak boleh menjadi akhir). Kalimat yang dilontarkan Lionel Messi usai membawa Argentina mengalahkan Mesir 3-2 pada babak 16 Besar, seolah menjadi napas perjuangan Albiceleste di Piala Dunia 2026.

Maklum, di usia 39 tahun, setiap laga fase gugur bisa menjadi penampilan terakhir Messi di Piala Dunia. Karena itu, La Pulga ingin terus memperpanjang kisahnya membela Argentina. Tekad itu akan kembali mendapat ujian saat Argentina menghadapi Swiss pada babak perempat final di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7) besok  (siaran langsung TVRI pukul 08.00 WIB).

“Kami ingin terus berada di sini. Hari ini tidak boleh menjadi akhir. Kami belum ingin pulang. Saya rasa tim ini pantas terus melaju, terus berjuang, dan terus mencoba,” ujar Messi seusai laga lawan Mesir kepada Ole.

Dukungan Skuad Tango

Untungnya, keinginan Messi juga menjadi tekad seluruh ruang ganti Tango-julukan Argentina. Hal itu diungkapkan rekan dekat Messi di timnas, Leandro Paredes. “Kami bermain agar pertandingan terakhir Leo tidak pernah terjadi,” kata Paredes kepada Ole.

Perasaan serupa juga diungkapkan Rodrigo De Paul. Rekan setim Messi di Inter Miami dan Argentina itu menilai, La Pulga telah memberi teladan lewat kerja keras, karakter, dan pengorbanan. Itu jadi motivasi bagi Albiceleste untuk bertahan selama mungkin di Piala Dunia.

“Lebih dari apa yang dia lakukan di lapangan, Lionel menyentuh sisi yang sangat dalam pada diri kami. Apa yang kami lakukan adalah bentuk rasa terima kasih kepada seseorang yang sekali lagi membawa kami ke perempat final Piala Dunia,” ujar De Paul.

Swiss Melihat Celah

Namun, perjalanan Argentina menuju delapan besar belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka harus bermain sampai perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Tanjung Verde 3-2, sebelum bangkit mengalahkan Mesir dengan skor sama.

Hal itulah yang membangun optimisme Swiss, tim yang sedang menikmati pencapaian terbaiknya menembus perempat final pertama kalinya sejak Piala Dunia 1954. “Bagi negara seperti Swiss, tidak ada yang lebih indah daripada menghadapi juara dunia di perempat final. Kami melihat Argentina bukan tim yang tak bisa dikalahkan,” kata pelatih Murat Yakin.

Laga melawan Argentina juga menjadi kesempatan bagi Granit Xhaka dan Ricardo Rodríguez membalas luka lama. Keduanya merupakan bagian dari skuad Swiss yang disingkirkan Argentina pada babak 16 Besar Piala Dunia 2014. Saat itu, Angel Di María mencetak gol kemenangan pada menit ke-118 setelah menerima umpan dari Messi.

Baca Juga: Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina

Dua belas tahun berselang, hanya Xhaka, Rodríguez, dan Messi yang masih bertahan. “Bagi kami yang bermain di era Messi, ini adalah sebuah privilese, menjadi bagian dari kisahnya. Dia adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah. Tetapi rasa lapar kami sangat besar. Kami ingin membuat hidupnya sesulit mungkin,” tegas Xhaka dikutip dari TyC Sports.


Prediksi Susunan Pemain

ARGENTINA (4-4-2):

23-E. Martinez (g); 25-Molina, 13-Romero, 6-Li. Martinez, 3-Tagliafico; 7-De Paul, 5-Paredes, 24-Fernandez, 20-Mac Allister; 10-Messi (c), 22-La. Martinez

Pelatih: Lionel Scaloni

SWISS (4-3-3):

1-Kobel; 6-Zakaria, 4-Elvedi, 5-Akanji, 13-Rodriguez; 14-Jashari, 10-Xhaka (c), 8-Freuler; 11-Ndoye, 7-Embolo, 17-Vargas

Pelatih: Murat Yakin

Wasit: Joao Pinheiro (Portugal)
Stadion: Arrowhead Stadium, Kansas City
Siaran langsung: TVRI pukul 08.00 WIB


Baca Juga: Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina

Messi di Enam Piala Dunia

Piala Dunia             Usia     Main     Gol     Assist     Hasil Argentina

Jerman 2006             19     3     1     1     Perempat final
Afrika Selatan 2010         23     5     0     1     Perempat final
Brasil 2014             27     7     4     1     Runnerup
Rusia 2018             31     4     1     2     16 besar
Qatar 2022             35     7     7     3     Juara
AS, Kanada, Meksiko 2026*     39     5     8     1     Perempat final*

*Masih berlangsung, bisa bertambah

 

 

EDITOR: Hendra