← Beranda
Statistik Bek Inggris vs Erling Haaland Bikin Khawatir! Tuchel Siapkan Cara Redam Sang Mesin Gol Norwegia
Andre Rizal HanafiKamis, 9 Juli 2026 | 06.12 WIB
Erling Haaland akan memimpin lini serang Norwegia saat menghadapi Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Instagram: Erling Haaland)

 

JawaPos.com - Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Norwegia dipastikan menyajikan duel menarik di lini depan dan belakang.

Sorotan utama tentu tertuju pada mesin gol Norwegia, Erling Haaland, yang tampil luar biasa sepanjang turnamen.

Penyerang berusia 25 tahun itu belum kehilangan sentuhan tajamnya. Dari empat pertandingan yang dimainkan di Piala Dunia 2026, Haaland selalu mencetak gol dan telah mengoleksi tujuh gol.

Catatan tersebut membuat lini pertahanan Inggris mendapat ujian berat saat kedua tim bertemu di Miami.

Baca Juga: Lirik Chant Paling Viral di Piala Dunia 2026! Tingkah Kocak Erling Haaland Satukan Penggemar Sepak Bola Lewat 'Haaland-Haaland!'

Salah satu nama yang paling disorot adalah Marc Guehi. Bek tengah andalan Inggris itu memiliki rekor yang kurang mengesankan setiap kali berhadapan dengan Haaland di level klub.

Dalam tujuh pertemuan sebelumnya, Haaland berhasil mencetak tujuh gol ke gawang tim yang diperkuat Guehi.

Statistik tersebut menjadi perhatian karena kali ini keduanya kembali bertemu, meski kini mereka sama-sama membela Manchester City setelah Guehi bergabung pada bursa transfer Januari lalu.

Baca Juga: Erling Haaland Angkat Bicara! Top Skor Piala Dunia 2026 Bikin Inggris Waspada Jelang Duel Perempat Final

Meski sudah menjadi rekan setim, situasi di level tim nasional tentu berbeda. Haaland dipastikan tetap menjadi ancaman utama bagi Inggris yang mengincar tiket semifinal.

Selain harus menghadapi striker paling produktif di turnamen, Guehi juga berada dalam situasi yang cukup rumit. Ia merupakan salah satu dari empat pemain Inggris yang telah mengantongi kartu kuning. Jika kembali menerima kartu saat menghadapi Norwegia, ia akan absen apabila Inggris berhasil lolos ke semifinal.

Selain Guehi, Jude Bellingham, Declan Rice, dan Nico O'Reilly juga berada dalam ancaman hukuman akumulasi kartu.

Pelatih Thomas Tuchel kini dituntut menemukan cara menghentikan ketajaman Haaland. Sejauh ini belum ada tim yang benar-benar mampu mematikan pergerakan bomber Norwegia tersebut sepanjang turnamen.

Meski demikian, Inggris masih memiliki sedikit alasan untuk optimistis. Ezri Konsa yang diprediksi menjadi tandem Guehi memiliki catatan cukup baik ketika menghadapi Haaland di Premier League.

Baca Juga: Modal Jegal Erling Haaland! Anthony Gordon Bongkar Mentalitas 10 Pemain Inggris Usai Tumbangkan Meksiko di Azteca

Dari lima pertemuan Aston Villa melawan Manchester City saat Konsa berhadapan langsung dengan Haaland, penyerang Norwegia itu hanya mampu mencetak satu gol.

Bahkan Villa berhasil memenangkan tiga pertemuan terakhir melawan City ketika kedua pemain sama-sama tampil.

Pilihan lain yang dimiliki Tuchel adalah John Stones. Bek senior tersebut mengenal Haaland dengan sangat baik setelah bertahun-tahun bermain bersama di Manchester City.

Stones juga pernah berhasil membuat Haaland gagal mencetak gol ketika Manchester City menghadapi Borussia Dortmund pada perempat final Liga Champions 2021, saat Haaland masih memperkuat klub Jerman tersebut.

Selain Stones, Dan Burn juga memiliki statistik yang cukup positif. Meski Newcastle United tidak banyak meraih kemenangan atas Manchester City, Haaland hanya mampu mencetak satu gol dalam delapan pertemuan ketika Burn berada di lapangan.

Namun, statistik masa lalu tentu bukan jaminan. Haaland tetap datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjadi salah satu pemain paling menentukan di Piala Dunia 2026.

Inggris sendiri memperoleh modal positif usai menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2 pada babak sebelumnya.

Kemenangan dramatis tersebut menunjukkan soliditas tim asuhan Thomas Tuchel, terutama ketika harus bertahan di bawah tekanan.

Marc Guehi pun menegaskan bahwa kekompakan menjadi kekuatan terbesar skuad Three Lions.

Menurutnya, seluruh pemain, baik yang tampil sejak awal maupun yang berada di bangku cadangan, memiliki kontribusi penting dalam setiap pertandingan.

Kini, tantangan sesungguhnya menanti. Jika ingin melangkah ke semifinal, Inggris harus menemukan cara menghentikan Erling Haaland. Sebab, satu kelengahan saja bisa menjadi pembeda dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit di Miami.

EDITOR: Banu Adikara