← Beranda
Tumbang dari Argentina, Mohamed Salah Merasa Mesir Dirugikan Wasit
Antonius Oskarianto AdurRabu, 8 Juli 2026 | 23.53 WIB
Kapten timnas Mesir Mohamed Salah saat kalah dari Argentina. (Dok. IG/@egyptnt)

 

JawaPos.com - Mohamed Salah menilai wasit merugikan tim nasional Mesir saat kalah dari Argentina di 16 besar Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 2-3 tersebut dimainkan di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (8/7).

Kapten timnas Mesir tersebut sebenarnya enggan untuk membicarakan keputusan yang dianggap tidak adil dari wasit Francois Letexier. Mohamed Salah merasa dia akan terkena masalah jika berbicara tentang hal tersebut.

Baca Juga: Modal Jegal Erling Haaland! Anthony Gordon Bongkar Mentalitas 10 Pemain Inggris Usai Tumbangkan Meksiko di Azteca

"Saya tidak mau membicarakan hakim (wasit) itu karena saya akan mendapat masalah jika saya melakukannya," kata Mohamed Salah yang dikutip dari Sport Sport, Rabu (8/7).

Kekalahan dari Argentina terasa sangat membuat frustasi bagi timnas Mesir. Sebab, Salah merasa semua keputusan sangat merugikan bagi timnya dan berdampak buruk bagi sepak bola.

Baca Juga: Preview Swiss vs Argentina di Piala Dunia 2026: Manuel Akanji Tak Gentar Hadapi Lionel Messi cs

"Sangat menyedihkan dan membuat frustrasi menyaksikan semua keputusan selama pertandingan merugikan kita, terutama dalam pertandingan Piala Dunia yang sangat menentukan ini. Ini benar-benar buruk bagi sepak bola saat ini," pungkas Mohamed Salah.

Selama bermain 90 menit, Salah tidak banyak melakukan aksi gemilang. Melihat statistik permainannya dari Fotmob, pemain 34 tahun tersebut tidak mampu melepaskan tendangan ke arah gawang.

Baca Juga: Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan: Kemenangan Argentina Tidak Pantas!

Sebagai pemain yang dikenal memiliki kecepatan, Salah hanya sukses melakukan dua dari enam dribel. Dia juga tercatat melakukan dua sentuhan di kotak penalti Argentina.

Di Piala Dunia 2026, Salah selalu bermain sebagai starter. Pemain nomor punggung 10 tersebut mencetak satu gol dan dua assist dari lima laga yang dimainkan.

EDITOR: Banu Adikara