← Beranda
Jelang Argentina vs Mesir, Lionel Scaloni Akui Siap Jika Bertemu Spanyol pada Final Piala Dunia 2026
Andre Rizal HanafiRabu, 8 Juli 2026 | 01.17 WIB
Lionel Scaloni (Bein Sports)

 

JawaPos.com - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, tidak menampik bahwa partai final melawan Spanyol akan menjadi laga yang menarik di Piala Dunia 2026.

Namun, ia menegaskan bahwa pembicaraan soal final masih terlalu jauh karena Argentina harus lebih dulu melewati tantangan berat menghadapi Mesir di babak 16 besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Scaloni dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan melawan Mesir. Menurutnya, turnamen kali ini berjalan sangat kompetitif sehingga belum ada satu tim pun yang benar-benar mendominasi.

Scaloni mengakui Spanyol menjadi salah satu tim yang menunjukkan perkembangan paling konsisten sejak fase grup. Ia melihat La Roja terus meningkatkan kualitas permainan dari pertandingan ke pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Kolombia vs Swiss: Opta Sebut Kans Menang Los Cafeteros Sebesar 41 Persen di Waktu 90 Menit, Swiss Cuma 28 Persen

Meski begitu, pelatih berusia 48 tahun tersebut enggan menyebut Spanyol sebagai favorit utama juara.

Baginya, kondisi Piala Dunia 2026 sangat berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
Faktor perjalanan yang panjang, cuaca panas, kualitas lapangan, hingga padatnya jadwal pertandingan membuat seluruh peserta menghadapi tantangan yang sama.

Hal itu membuat performa sejumlah tim unggulan belum benar-benar mencapai level terbaik.

Baca Juga: Prediksi Mesir vs Argentina: Opta Sebut 69 Persen Kemenangan di Pihak Messi cs, The Pharaohs Tak Silau Nama Besar Albiceleste!

"Saya tentu mau jika finalnya mempertemukan Argentina dengan Spanyol. Tetapi perjalanan menuju ke sana masih sangat panjang. Kami dan mereka masih harus melewati banyak pertandingan yang tidak mudah," ujar Scaloni.

Ia mencontohkan hasil mengejutkan yang menimpa Brasil. Menurutnya, tersingkirnya Selecao dari Norwegia menjadi bukti bahwa tidak ada tim yang benar-benar aman di turnamen ini.

Scaloni mengatakan setiap pertandingan fase gugur memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Kesalahan kecil saja bisa mengubah hasil pertandingan dalam waktu singkat.

Karena itu, fokus Argentina saat ini sepenuhnya tertuju kepada Mesir yang dinilai sebagai lawan berkualitas.

Tim berjuluk Pharaohs disebut memiliki organisasi permainan yang rapi serta pelatih yang telah membangun identitas tim dalam waktu lama.

Selain itu, Mesir juga diperkuat Mohamed Salah yang tetap menjadi ancaman utama di lini depan.

Baca Juga: Lirik Chant Paling Viral di Piala Dunia 2026! Tingkah Kocak Erling Haaland Satukan Penggemar Sepak Bola Lewat 'Haaland-Haaland!'

Meski memberikan pujian kepada bintang Liverpool tersebut, Scaloni menegaskan persiapan Argentina tidak hanya berfokus kepada satu pemain.

Ia menyebut tim pelatih telah mempelajari permainan Mesir secara menyeluruh, baik saat menyerang maupun bertahan.

Menurutnya, banyak tim mengubah strategi ketika menghadapi Argentina sehingga Albiceleste harus siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Di sisi lain, kabar baik datang dari kondisi Lionel Messi. Scaloni memastikan sang kapten berada dalam kondisi fit dan siap diturunkan sejak menit awal.

Baca Juga: Disingkirkan Spanyol dari Piala Dunia 2026, Diogo Costa: Portugal Kurang Beruntung!

Messi sebelumnya bermain penuh selama 120 menit pada pertandingan babak sebelumnya. Namun, menurut Scaloni, pemain berusia 39 tahun itu tidak pernah mengeluhkan kondisi fisiknya.

Pelatih asal Argentina itu juga mengungkapkan bahwa susunan pemain sebenarnya sudah ia tentukan. Meski demikian, ia memilih belum mengumumkannya kepada publik maupun para pemain.

Argentina juga melakukan evaluasi terhadap performa mereka pada laga sebelumnya. Scaloni ingin timnya lebih disiplin saat kehilangan bola agar tidak mudah diserang melalui skema serangan balik.

Menurutnya, penguasaan bola tetap menjadi identitas utama Argentina. Namun, keseimbangan antara menyerang dan bertahan harus lebih baik agar peluang lawan dapat diminimalkan.

Scaloni turut memastikan gelandang Leandro Paredes telah siap bermain jika dibutuhkan. Ia menilai kehadiran Paredes memberikan warna berbeda karena mampu mengalirkan bola lebih cepat dan menghasilkan umpan-umpan vertikal yang membantu ritme permainan tim.

Menutup konferensi pers, Scaloni kembali menegaskan bahwa target utama Argentina saat ini hanyalah mengalahkan Mesir.

Urusan final, termasuk kemungkinan bertemu Spanyol, baru akan dipikirkan apabila Albiceleste berhasil melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

EDITOR: Banu Adikara