← Beranda
Prediksi Mesir vs Argentina: Opta Sebut 69 Persen Kemenangan di Pihak Messi cs, The Pharaohs Tak Silau Nama Besar Albiceleste!
AntaraSelasa, 7 Juli 2026 | 23.36 WIB
Mohamed Salah membawa Mesir melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia lewat drama adu penalti 4-2 di Stadion Dallas. (Instagram @egyptnt)

 

JawaPos.com - Pelatih Mesir Hossam Hassan menegaskan timnya tidak silau dengan nama besar Argentina menjelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa malam WIB.

Di atas kertas, Argentina memang jauh diunggulkan. Superkomputer Opta bahkan memprediksi kemenangan berada di pihak Lionel Messi dkk dengan persentase yang tidak tanggung-tanggung: 69,6 persen!

Namun, Mesir sama sekali tidak gentar. Hossam menyebut pertandingan tersebut harus dihadapi sebagai kesempatan besar untuk membuktikan kelayakan Mesir berada di fase gugur.

Baca Juga: Modal Jegal Erling Haaland! Anthony Gordon Bongkar Mentalitas 10 Pemain Inggris Usai Tumbangkan Meksiko di Azteca

"Argentina memiliki pemain-pemain hebat. Tentu saja, mereka memiliki Messi yang legendaris, tetapi kami menghormati seluruh skuad mereka. Ini sepak bola, dan kita tidak boleh meremehkan lawan,” kata Hossam Hassan dilansir laman FIFA, Selasa.

“Saya telah bekerja dengan para pemain saya dan mempersiapkan mereka tanpa memandang warna seragam lawan, atau nama mereka, dan peringkat mereka. Ini adalah Piala Dunia, kesempatan besar untuk membuktikan diri dan bahwa kami pantas berada di sini," katanya menambahkan.

Baca Juga: Lirik Chant Paling Viral di Piala Dunia 2026! Tingkah Kocak Erling Haaland Satukan Penggemar Sepak Bola Lewat 'Haaland-Haaland!'

Mesir melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Australia lewat adu penalti 4-2 usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Mohamed Salah dan kawan-kawan untuk menghadapi Argentina dengan kepercayaan diri lebih besar.

Hossam menilai Argentina memang memiliki kualitas individu yang tinggi, tetapi Mesir tidak ingin pertandingan hanya dilihat dari keberadaan Messi. Menurut dia, Argentina harus dihormati sebagai sebuah tim, bukan hanya karena satu pemain.

Baca Juga: Erling Haaland Tak Sangka Norwegia Bisa Tumbangkan Brasil di Piala Dunia 2026

Sikap itu menjadi pesan penting bagi para pemain Mesir agar tetap fokus pada rencana permainan sendiri. Hossam ingin timnya bermain tanpa beban, tetapi tetap disiplin menghadapi lawan yang lebih berpengalaman di turnamen besar.

Selain menjadi ujian menghadapi juara bertahan, bagi Mesir, pertandingan ini juga menjadi panggung pembuktian bahwa keberhasilan mereka melangkah ke fase gugur bukan sebuah kebetulan.

EDITOR: Banu Adikara