JawaPos.com – Carlo Ancelotti berjanji memulai siklus baru bersama tim nasional Brasil setelah langkah Selecao terhenti di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Dilansir dari laman ESPN pada Selasa (7/7), Brasil tersingkir usai kalah 1-2 dari Norwegia dalam pertandingan yang berlangsung di New Jersey.
Pelatih asal Italia itu menegaskan dirinya bersama jajaran staf pelatih akan tetap melanjutkan pekerjaan untuk membangun kembali kekuatan tim.
Baca Juga: Pimpinan BGN Sambangi KPK, Bahas Pencegahan Korupsi Program MBG
Carlo Ancelotti mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan, tetapi menilai para pemain telah bekerja keras sepanjang turnamen. Menurutnya, Brasil tidak pantas menelan kekalahan meski harus menerima kenyataan tersingkir lebih awal.
Ancelotti berharap pengalaman pahit tersebut menjadi motivasi untuk memulai fase baru dalam perjalanan tim nasional Brasil.
Pelatih yang sebelumnya menangani Real Madrid itu menilai regenerasi skuad menjadi langkah penting untuk mengembalikan daya saing Brasil.
Ancelotti menyebut lini tengah membutuhkan tambahan pemain muda berkualitas, terlebih setelah Neymar mengumumkan pengunduran diri dari tim nasional dan beberapa pemain senior diperkirakan akan mengikuti jejaknya.
Pelatih asal Italia tersebut optimistis Brasil masih memiliki fondasi yang kuat untuk membangun generasi baru yang mampu bersaing di level tertinggi.
Ancelotti juga menjelaskan keputusan tim pelatih dalam menentukan eksekutor penalti saat menghadapi Norwegia. Ia mengatakan pemilihan penendang dilakukan berdasarkan analisis statistik yang menempatkan Raphinha sebagai pilihan utama, diikuti Neymar dan Bruno Guimarães.
Meski Bruno gagal menjalankan tugasnya, Ancelotti tetap meyakini keputusan tersebut telah diambil melalui pertimbangan yang matang.